Sejarah Perkembangan Museum di Indonesia

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/22

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Flashcards tentang sejarah perkembangan museum di Indonesia, mencakup definisi istilah penting, tokoh, dan nama museum.

Last updated 6:54 AM on 5/19/25
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

23 Terms

1
New cards

Museum (Yunani, mouseion)

Kuil untuk memuja dewi-dewi inspirasi, pembelajaran, dan patron seni.

2
New cards
3
New cards

Antiquarian

Kalangan terpelajar dan bangsawan Eropa yang mengumpulkan benda-benda kuno yang dianggap menarik, indah, aneh, atau langka.

4
New cards

Georg Eberhard Rumpf (Rumphius)

Seorang naturalis kelahiran Jerman yang bekerja untuk VOC, terkenal karena mengumpulkan spesies tumbuhan dan kerang di Pulau Ambon pada abad ke-17.

5
New cards

Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen

Lembaga yang didirikan pada 24 April 1778 di Batavia, menjadi cikal bakal Museum Nasional, tempat mengumpulkan benda arkeologi dan etnografi.

6
New cards

Raden Saleh Sjarif Bustaman

Seorang pelukis, bangsawan, dan ilmuwan yang menyumbangkan benda arkeologi dan manuskrip ke Bataviaasch Genootschap.

7
New cards

Museum Radya Pustaka

Museum yang didirikan pada 1890 di Surakarta oleh K.R.A Sosrodiningrat IV, menyimpan benda dan naskah kuno dari Kasunanan Surakarta.

8
New cards

Museum Sonobudoyo

Museum di Yogyakarta yang berawal dari Java Instituut, diresmikan pada 6 November 1935 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VII, bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok.

9
New cards

Oudheidkundige Vereniging Majapahit (OVM)

Perkumpulan yang didirikan pada 1924 oleh Ir. Henry Maclaine Pont untuk meneliti peninggalan Majapahit.

10
New cards

Museum Mpu Tantular

Museum di Jawa Timur, kelanjutan dari Stedelijk Historisch Museum Surabaya, didirikan oleh Godfried Hariowald Von Faber pada 1933.

11
New cards

Museum Zoologi Bogor

Museum yang didirikan pada 1894 oleh Dr. J.C. Koningsberger, mengumpulkan dan memamerkan koleksi binatang yang diawetkan.

12
New cards

Museum Geologi Bandung

Museum yang didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada 1929.

13
New cards

VOC (Verenigde Oost-Indische Compagnie)

Persekutuan Dagang Hindia Timur yang didirikan pada 20 Maret 1602, memiliki hak dagang luas dan kewenangan politik di Nusantara.

14
New cards

Perjanjian Gianti

Surat perjanjian yang mengatur wilayah kekuasaan antara Belanda dan raja Paku Buwono VII dari Surakarta, berdampak pada tata budaya Jawa.

15
New cards

Indis

Gaya arsitektur kolonial yang berkembang di Indonesia pada masa penjajahan Belanda.

16
New cards

Sendenbu

Departemen Propaganda pada masa pemerintahan Jepang, mengawasi organisasi kebudayaan seperti Hoso Kanri Kyoku dan Keimin Bunka Sidosho.

17
New cards

Keimin Bunka Sidosho

Pusat Kebudayaan yang dibentuk oleh Jepang pada April 1943, bertujuan memelihara kesenian klasik dan asli Indonesia serta menyebarkan kesenian Nippon.

18
New cards

Literary Society

Nama baru dari Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen pada masa pemerintahan kolonial Inggris(1811-1816).

19
New cards

Museum van Het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen

Gedung museum yang dirintis pada 1862 untuk menyimpan koleksi dari Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.

20
New cards

Ejaan Sriwedari

Kesepakatan dalam cara penulisan huruf Jawa yang lahir setelah seminar yang dihadiri oleh utusan Keraton Surakarta, Yogyakarta, Pura Mangkunagaran, Pura Paku Alaman serta sejumlah hadirin pada 29 Desember 1922.

21
New cards

MZB (Museum Zoologicum Bogoriensis)

Nama awal untuk museum Zoologi Bogor pada Agustus 1894, merupakan bagian dari ‘s Lands Plantentuin. Fungsi awalnya adalah laboratorium zoologi sebagai wadah penelitian bidang pertanian dan zoologi, dengan nama Landbouw Zoologisch Museum.

22
New cards

Museum Rumoh Aceh

Rumah panggung tradisi Aceh yang digunakan sebagai ruang pameran kebudayaan Aceh pada “Pameran Kolonial” (Colonial Exhibition) yang berlangsung di beberapa kota di Eropa pada 1914.

23
New cards

Oud Bataviaasche Museum (Museum Kota Batavia Lama)

Museum yang dibuka untuk umum pada 22 Desember 1939 mengenenai sejarah kota Batavia.