15/11/26

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/428

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Last updated 10:17 AM on 9/17/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

429 Terms

1
New cards

Kriteria Mayor dan Minor Demam Rematik

JONES x PEACE

- Joint involvement (px)

- myOcarditis

- Nodul subkutan

- Eritema marginatum

- Sydenham chorea

- Previous demam rematik

- Ekg interval pr memanjang

- Arthralgia (subjektif)

- Crp atau led meningkat

- Elevated temperature

2
New cards

Klinis pasien Infective Endocarditis?

FROM JANE

- Fever

- Roth spot

- Osler nodes

- Murmur

- Janeway lesion

- Anemia

- Nailbed hemorrhage

- Emboli

3
New cards

Terapi perikarditis?

Kombinasi anti-inflamasi:

Aspirin 3x650 mg-1000 mg

Kolkisin 2x0.5-0.6 mg

4
New cards

Diagnosis?

- Nyeri dada tiba-tiba seperti dirobek dan menembus ke

punggung

- Syok/hipotensi

- Tekanan darah sistolik berbeda pada tiap ekstremitas

- Defisit neurologis fokal

- Insufisiensi aorta

Diseksksi aorta

(Robekan lapisan tunika intima aorta → pemisahan dinding aorta membentuk false lumen)

5
New cards

Pada palpasi abdomen teraba massa pulsatif.

Diagnosis dan pemeriksaan gold-standard nya?

Dx : Aneurisma Aorta Abdominalis

Gold-standard : CT angiografi

6
New cards

Gejala dan patofisiologi dari Subclavian Steal Syndrome?

Patofisiologi : Aliran darah retrograde pada cabang arteri subclavia (arteri vertebral/arteri internal mammary) akibat stenosis atau oklusi arteri subklavia

Manifestasi klinis :

- Klaudikasio lengan → terutama saat mengangkat

tangan atau melakukan aktivitas berat karena gangguan perfusi

- Perbedaan tekanan darah pada lengan kanan dan kiri

(

7
New cards

6P dalam Acute Limb Ischemia?

- Pain (menetap, tidak membaik dengan istirahat, progresif)

- Pallor

- Paresthesia

- Pulseless

- Paralisis

- Poikilothermia

8
New cards

Terapi buerger disease?

Cilostazol 2x100 mg

Pada HF : 2x50 mg

9
New cards

Perbedaan onset Acute Limb Ischemi dengan Chronic Limb Ischemi?

< 2 mgg : ALI (ec emboli)

> 2 mgg : CLI (ec atherosclerosis)

10
New cards

Kelainan pada Tetralogy of Fallot?

VORS

- Vsd

- Overiding aorta

- Rvh

- Stenosis pulmonal

(+) Pentalogy : ASD

11
New cards

Penyempitan aorta seringkali pada area distal percabangan a. Subclavia terjadi pada apa dan khas nya?

Koarktasio aorta

Khas : Perbedaan TD ekstremitas atas dan bawah, Figure of 3

12
New cards

Gambaran ST Elevasi difus (di semua lead) dan adanya water bottle appereance?

Pericarditis

13
New cards

Gambaran thorax egg on string ada pada?

TGA (transposition of great arteries)

<p>TGA (transposition of great arteries)</p>
14
New cards

Pasien susp. DF OF H2, pemeriksaan yang tepat?

NS1 dan RT-PCR

15
New cards

Apa gejala khas Dengue Fever?

Demam (mendadak tinggi) + KLMNOP

- Kepala nyeri

- Lemas

- Mual muntah

- Nyeri

- Otot dan orbita

- Perdarahan spontan

16
New cards

Pasien dengan serologi dengue (+), dengan keluhan tiba-tiba mimisan dan gusi berdarah. Klasifikasi WHO nya?

DBD derajat 2 : ada bukti kebocoran plasma + perdarahan spontan

Kriteria lain :

DB : gejala khas + tanpa bukti plasma leakage

DBD 1 : plasma leakage + manifestasi perdarahan spontan (-)

DBD 3 : ada kegagalan sirkulasi, TD masih bisa terukur

DBD 4 : TD dan Nadi tak terukur

Cat : 3 dan 4 itu DSS

17
New cards

Warning Sign dari Dengue Fever

Jawaban :

Dengan cerita : Ada pasien yang MUNTAH terus (persisten) → PERUT nya jadi NYERI dan seperti terisi CAIRAN (akumulasi cairan) → dia sampai LETARGI dan LEMAS → Saat diperiksa ada PEMBESARAN HEPAR > 2 cm → Dicek Lab HT nya meningkat namun AT nya menurun cepat → akhirnya ada PERDARAHAN MUKOSA

List :

  • Muntah persisten

  • Nyeri perut

  • Tanda akumulasi cairan

  • Pembesaran hepar > 2 cm

  • Letargi dan lemas

  • HT meningkat, AT menurun cepat

  • Perdarahan mukosa

Klasifikasi :

  • Tanpa Warning sign : Dengue fever

  • Dengan warning signs : DHF 1-2

  • Kebocoran plasma berat + perdarahan berat + kerusakan organ berat : Severe dengue


18
New cards

Hitung kebutuhan cairan dengan Holliday Segar jika BB 50 kg!

Jawaban :

Per hari :

- 10 kg pertama : 10 x 100 = 1000

- 10 kg kedua : 10 x 50 = 500

- Setiap 1 kg setelahnya : 30 x 20 = 600

Total = 2100 ml/hari

Per jam :

- 10 kg pertama = 10 x 4 = 40

- 10 kg kedua = 10 x 2 = 20

- 1 kg setelahnya = 30 x 1 = 30

Total = 90 ml/jam

Rumus :

Per Hari (100-50-20)

10 kg pertama → 100 mL/kg/hari

10 kg berikutnya (11-20 kg) → 50 mL/kg/hari

BB >20 kg → 20 mL/kg/hari untuk setiap kg di atas 20 kg

Per Jam (4-2-1)

10 kg pertama → 4 mL/kg/jam

10 kg berikutnya → 2 mL/kg/jam

Di atas 20 kg → 1 mL/kg/jam

19
New cards

Terapi Dengue Fever, DHF, dan DSS

Jawaban :

a. DF : Rawat jalan + Manajemen cairan (holliday segar) + perhatikan warning sign + Cek DL setiap hari → ke RS jika ada peningkatan HT dan/atau penurunan AT

b. DHF/Tanpa syok (1-2) : Rawat inap + resusitasi cairan

Start : 7 ml/kgBB dalam 1 jam → Evaluasi TTV dan HT

  • Membaik terus (TTV normal, HT turun) : turunkan per jam 2 ml/kgbb (Jam-2 : 5 ml/kgBB/jam → Jam 3 : 3 ml/kgBB/jam → Jam 4 : 1,5 ml/kgBB/jam dilanjutkan selama 24 jam)

  • Tidak ada perbaikan : naikkan 5 ml/kgBB/jam hingga jam ke-3 (Jam 2 : 10 ml/kgBB/jam → Jam 3 : 15 ml/kgBB/jam) → Tidak naik Jam 4 : Koloid 10 ml/kgBB/jam → Tidak naik Jam 5 : tx penyebab lain (anemia, asidosis, disfungsi miokard, dll.)

  • Kesimpulan : Jika membaik → diturunkan, Jika memburuk → dinaikkan

c. DSS (3-4) :

DSS (3) : Start 10-20 ml/kgBB dalam 1 jam → Evaluasi TTV dan HT

DSS (4) : Start 10-20 ml/kgBB dalam 10-20 menit → Evaluasi TTV dan HT

  • Membaik terus (TTV normal, HT turun) : Jam ke 2 jadi 10 ml/kgBB → Jam ke 3 diturunkan ke seperti terapi DHF 1-2 yaitu 7 ml/kgBB/jam → Jam ke 4 jadi 5 ml/kgBB/jam → Jam ke 3 jadi 3 ml/kgBB/jam → Jam ke 4 jadi 1,5 ml/kgbb/jam lalu dipertahankan 24 jam

  • Tidak membaik/Memburuk : TTV memburuk disertai →

    • HT menurun (susp terjadi perdarahan) : transfusi darah

    • HT meningkat (susp plasma leakage masih terjadi) : masuk cairan bolus kedua kristaloid/koloid 10-20 ml/kgBB dalam 1 jam → menetap → transfusi


20
New cards

Gambaran Apusan Darah Tepi Tipis dari Malaria?

M. Falciparum (FM): Maurer dot (khas), trofozoit (accole ring, cincin/ringform, double dot), gametosit (bulan sabit/pisang/sosis)

M. Vivax (ViS) : Schuffer dot (Khas), trofozoit (ameboid, double ring) gametosit (sferis besar)

M. Ovale (OJek) : James dot (khas), trofozoit (fimbriated/berekor/mirip roket), gametosit (sferis lebih kecil)

M. Malariae (MaZ) : Ziemann's dot (khas), trofozoit (band/rectangular), skizon (rosette/daisy 8 merozoit), gametosit (basket)

21
New cards

Pola demam jenis malaria?

M. Falciparum : tropikana/intermitten (1 hari bebas demam)

M. Vivax dan Ovale : tertiana (2 hari bebas demam)

M. Malariae : quartana (3 hari bebas demam)

22
New cards

Terapi malaria dewasa first line?

Durasi :

M. Falciparum : 3DHP 1P

M. Vivax dan Ovale : 3DHP 14P

M. Malariae : 3DHP

Jumlah tablet harian/BB : DHP

- 40-60 kg : 3 tab

- 60-80 kg : 4 tab

- > 80 kg : 5 tab

Jumlah tablet harian/BB : Primakuin

> 40 kg : 1 tab

Cat :

- Dosis normal Primakuin : 0.25/kgBB/hari -> Jika kasus relaps : 0.5/kgBB/hari

- Kalau infeksi campuran : 3DHP 14P

23
New cards

Terapi malaria dewasa second line?

Falciparum : 7Kina 1P 7Ab (Doxicyclin/Tetracyclin)

Vivax/ovale : 7Kina 14P

Malariae : 7 Kina + 7Ab

Bumil : 7 Kina + 7Ab (khusus : klindamisin)

Cat :

Sediaan Kina : Tablet (Tanpa komplikasi) atau Injeksi (Berat)

24
New cards

Dosis terapi malaria berat?

Artesunat (sediaan vial 60 mg/ml)

- H1 : 2,4 mg/kgBB di jam 0-12-24

- H-selanjutnya : 1x2,4 mg/kgBB/jam

Artemeter (sediaan ampul 80 mg/ml)

- H1 : 1x3,2 mg/kgBB

- H-selanjutnya : 1x1,6 mg/kgBB

25
New cards

Profilaksis malaria?

- Klorokuin tab 300 mg/minggu : 1 mgg sblm - selama - 4 mgg sesudah

- Doxisiklin tab 100 mg/ hari : 1-2 hari sblm - selama - 4 mgg sesudah

- Mefloquin tab 250 mg/minggu : 2 mgg sblm - selama - 4 mgg sesudah

- Atovaquon 250 mg + Proguanil 100 mg per Hari : 1-2 hafi sblm - selama - 1 mgg sesudah

26
New cards

Terapi antibiotik untuk leptospirosis?

berDoA pakai PeCi Dulu selama 7 hari

Ringan : DoA (PO)

- Doksisiklin 2x100 mg 7 hari (KI : anak, bumil)

- Amoxicilin 3x500 mg 7 hari

- Ampicilin 4x500-750 mg 7 hari (DOC bumil dan anak)

- Azitromisin 1x500 mg 3 hari

Berat : PeCi Dulu (Parenteral)

- Penicilin G 4x1,5 jt U 7 hari

- Ceftriaxon 1x1 gr 7 hari

- Cefotaxime 4x1 gr 7 hari

- Doxisiklin 2x100 mg 7 hari

Durasi : Ami Pesan Celana 4, sedangkan Azi dan Cefo 1. Sisa 7.

27
New cards

Pemeriksaan penunjang untuk diagnosis leptospirosis?

1) Fase Leptospiremia (

28
New cards

Px penunjang Gold standard untuk tifoid sesuai waktunya?

D-F-U

Minggu 1 : Kultur darah

Minggu 2 : Kultur feses

Minggu 3 : Kultur urin

29
New cards

Px penunjang lain dari tifoid?

Lab rutin : leukopenia, trombositopeni, limfositosis relatif

Demam H4-5 : Tes Tubex dan Typhidot

Demam H7-dst : Widal

30
New cards

Widal positif pada hasil?

- Titer O >= 1/320

- Titer H >= 1/640

- Kenaikan titer 4x

31
New cards

Tubex positif jika warna/indikator?

(+) 4 : merah bata soft

(+) kuat 6 : ungu

32
New cards

Terapi antibiotik untuk demam tifoid?

DeCi Anak haRAM

Dewasa :

  • 1st line : Ciprofloxacin 2x500 mg 7 hari

  • Lainnya : Ofloxacin 2x400 mg 7 hari, Levofloxacin 1x500 mg 5 hari

  • Udah jarang : Kloramfenikol 4x500 mg 10-14 hari PO/IV sampai 7 hari bebas demam

Anak :

  • 1st line : Kloramfenikol 4x50-100 mg/kgBB sampai 7 hari bebas demam (KI : AL < 2000)

    • Alt : Tiamfenikol 4x500 mg

  • 2nd line :

    • Ampicilin 100 mg/kgBB/hari

    • Ceftriaxon : 1x3-4 gr/hari dalam Infus Dextrose 100 cc selama 30 menit durasi 3-5 hari

    • Cefixime : 2x20 mg/kgBB selama 10 hari

    • Cortimoxazole : 6 mg/kgBB/hari

Cat : Bumil dikasi amox/ampi/ceftri/cefixime

33
New cards

Pemeriksaan HIV pada bayi baru lahir?

Usia < 18 bulan : Virologi (replikasi virus) -> PCR

Usia > 18 bulan : Serologi (lihat Antibodi) -> Rapid Test, ELISA, western blot

Gold standard : PCT, western blot

Skrining : Rapid Test

34
New cards

Pemeriksaan penunjang untuk monitoring terapi HIV?

Jumlah CD4+ dan Viral load

35
New cards

Regimen ARV HIV dewasa?

1st line : TeLE (Tenofovir, Lamivudine, Efaviren) -> TDF + 3TC + EFV

2nd line : ZaLEF (Zidovudin, Lamivudin, Efaviren) -> AZT + 3TC + EFV

3rd line : TeLAN (Tenofovir + Lamivudin + Nevirapin) -> TDF + 3TC + NVP

Catatan : Kontraindikasi

- TDF : Pasien renal clearance kurang (CKD, DM, HT)

- AZT : Hb < 10

36
New cards

Stadium HIV pada Pasien dengan diare kronis tanpa penyebab yg jelas dan demam berulang?

Jawaban : St. 3

Derajat HIV :

  • St.1 : KGB generalisata, NT (-)

  • St.2 : Penurunan BB < 10%, Infeksi mukokutan (Ulkus mulut berulang, Herpes Zooster, Dermatitis seboroik, ISPA berulang)

  • St.3 : Penurunan BB > 10%, Demam Intermitten/> 1 bulan, Diare kronis tanpa penyebab yg jelas, Infeksi Per Organ (TB paru, Candidiasis oral, oral hairy leukoplakia, meningitis, empyema, bakteremia), Anemia (< 8), neutropenia (<500), dan trombositopenia (<50.000)

  • St.4 : Wasting, Pneumonia Pneumocystis Jiroveci, Infeksi menyebar (Kandidiasis esofageal-trakea-paru, TB ekstraparu, Toxoplasmosis, Kriptokoksis, Limfoma Serebral/non-hodgkin), Diare/demam kronik


37
New cards

Klasifikasi Ablett pada Tetanus derajat 2 adalah?

Derajat 1 : Trismus ringan, rigiditas (-) TTV stabil

Derajat 2 : Trismus sedang, disfagia ringan, rigiditas (+), spasme singkat, TTV abnormal (RR > 30)

Derajat 3 : Trismus berat, disfagia berat, rigiditas generalisata, spasme lama, TTV abnormal (RR > 40, apneu spell, Nadi > 120x)

Derajat 4 : derajat 3 + gangguan otonom

38
New cards

Pada pasien tetanus dengan luka kotor dan riwayat baru 1 dosis vaksin diberikan?

Jawaban : Td (vaksin) + Imunoglobulin/ATS

Pasien luka bersih :

- Dosis < 3 : Beri Td

- Dosis >= 3 :

—> Riw. Vaksin >= 10 thn (+) : Beri td

—> Riw. Vaksin < 10 th (+) : Tidak beri

Pasien luka kotor :

- Dosis < 3 : Beri Td + Imunoglobulin

- Dosis >= 3 :

—> Riw. Vaksin < 5 th : Tidak diberi

—> Riw. Vaksin >= 5 th : Beri Td

39
New cards

Bagaimana jenis luka yang termasuk risiko tetanus?

Luka KLL, luka bakar, luka tertusuk paku berkarat, luka terkontaminasi feses dan saliva

40
New cards

Berapa dosis ATS dan TIG?

Jawaban :

ATS (skin test dulu) :

  • Dewasa : IM 50.000 U -> Infus lambat 50.000 U

  • Anak : 5.000-10.000 U ( ½ dosis IM, ½ dosis IV)

HTIG :

  • Dewasa : IM SD 3000-6000 U (1A = 250 U)

  • Anak : IM 300-600 U


41
New cards

Terapi kuratif untuk tetanus?

Antibiotik :

Dewasa :

  • IV Metronidazole 3-4 x 500 mg 7-10 hari

  • IV Penicilin G 2-4 Juta U 4-6 dd 7-10 hari

Anak :

  • Metronidazole Loading dose 15 mg/kgbb → 2-3x7,5 mg/kgbb

  • IM Penisilin prokain 2x50.000 U/kgbb

  • Ampisilin 2-3x50 mg/kgbb

  • Eritromisin 3x15-25 mg/kgbb


42
New cards

Pasien BAB berdarah, apa saja kemungkinan diagnosis bandingnya? Untuk pemeriksaan awal/skrining apakah yang pemeriksaan yang digunakan dan apa hasilnya?

Px penunjang awal : Feses lengkap -> Gold standard : Kultur feses

DD :

1) Shigellosis (Disentri basiler)

Klinis : Gejala infeksi sistemik (Demam, lemas), infeksi lokal (nyeri perut, kram perut), BAB > 10x namun sedikit-sedikit

Hasil feses : Merah terang, pH basa, tidak berbau, Bakteri gram (-), ghost cell (+)

2) E. Histolytica (Disentri amoeba) : Gejala ringan (walking diarrhea), BAB > 10x namun banyak, berbau busuk

Hasil feses : Merah gelap, bau busuk, pH asam, Kista berinti 4, kristal charcot leyden, eusinofilia

3) Balantidiasis :

Hasil mikroskopis : parasit dengan silia, berbentuk lonjong, mikro dan makro nuklear

<p>Px penunjang awal : Feses lengkap -> Gold standard : Kultur feses</p><p>DD :</p><p>1) Shigellosis (Disentri basiler)</p><p>Klinis : Gejala infeksi sistemik (Demam, lemas), infeksi lokal (nyeri perut, kram perut), BAB > 10x namun sedikit-sedikit</p><p>Hasil feses : Merah terang, pH basa, tidak berbau, Bakteri gram (-), ghost cell (+)</p><p>2) E. Histolytica (Disentri amoeba) : Gejala ringan (walking diarrhea), BAB > 10x namun banyak, berbau busuk</p><p>Hasil feses : Merah gelap, bau busuk, pH asam, Kista berinti 4, kristal charcot leyden, eusinofilia</p><p>3) Balantidiasis :</p><p>Hasil mikroskopis : parasit dengan silia, berbentuk lonjong, mikro dan makro nuklear</p>
43
New cards

Terapi antibiotik untuk diare diberikan pada kausa apa? DOC nya?

Jawaban : bakterial dan parasit

Bakterial

1) Shigellosis

- Adult : Ciprofloxacin 2x500 mg 3 hari ATAU Koltrimoxazole 1x960 mg 3 hari

- Child : Klotrimoxazole 1x15 mg/kgBB/hari 3 hari

2) E. Histolytica

- Adult : Metronidazole 3x500 mg 5-10 hari

- Child : Metronidazole 35-50 mg/kgBB 5-10 hari

3) Giardiasis

- Adult : Metronidazole 3x250 mg 5 hari

- Child : Metronidazole 3x15mg/KgBB 5 hari

4) Balantidiasis

- Adult : Metronidazole 3x500 mg 5 hari

- Child : Metronidazole 4x250 mg 5 hari

5) Cholera

- Adult : Doxisiklin 300 mg SD atau Azitromisin 1 gr SD, Eritromisin 4x500 mg 3 hari

- Anak : Azitromisin 20 mg/kgBB SD atau Eritromisin 4x12.5 mg/kgBB 3 hari

6) C. Defficile : Metronidazole 3x500 mg 7-10 hari

44
New cards

Bagaimana gambaran mikroskopis giardiasis?

Gambaran Kista, trofozoit Berbentuk Pir, Berinti (mirip wajah), berflagel simetris lateral

<p>Gambaran Kista, trofozoit Berbentuk Pir, Berinti (mirip wajah), berflagel simetris lateral</p>
45
New cards

Bakteri gram negatif berbentuk koma dengan monotrichoua flagel yang menyebabkan diare? Pemeriksaan khusus yang bisa melihatnya?

Vibrio cholera, pemeriksaan mikroskopis lapang gelap.

Klinis : diare seperti cucian beras (odorless, colorless) tanpa kram perut, muntah tanpa mual, dehidrasi berat

46
New cards

Gambaran kolonoskopi pada pasien Infeksi C. Defficile adalah?

Colitis pseudomembran

47
New cards

Stadium infektif dan diagnostik dari filariasis?

Infektif (dari nyamuk) : Larva L3

Diagnostik (dari darah/limfatik) : mikrofilaria

Diperiksa dengan Apusan Darah Tebal/Tipis dengan Pewarnaan Giemsa /wright

48
New cards

Apa vektor tersering yang membawa nyamuk brugia malayi?

Jawaban : Mansonia

Ket tambahan :

- W. bancrofti : Culex

- Brugia timor : anopheles

49
New cards

Apa saja jenis cacing yang menyebabkan filariasis dan cara membedakannya?

Membedakan dengan hasil apusan darah : BMT 123

- W. Bancrofti : space head 1:1

- B. Malayi : space head 2:1

- B. Timori : space head 3:1

<p>Membedakan dengan hasil apusan darah : BMT 123</p><p>- W. Bancrofti : space head 1:1</p><p>- B. Malayi : space head 2:1</p><p>- B. Timori : space head 3:1</p>
50
New cards

Terapi first line pasien filariasis?

DEC (Dietilcarbamazine) 3x100 mg selama 1 hari atau 12 hafi untuk limfatik filariasis

—> Anak : 6 mg/kgBB/hari

Dapat dikombinasi dengan : Ivermectin 150 ug/kg SD (KI : anak < 5 th dan bumil)

2nd line :

DEC 6 mg/kgBB 12 hari + Doksisiklin 1x200 mg 6 minggu

Atau Doksisikljn 200 mg/hari 4-6 mgg

51
New cards

Profilaksis filariasis?

DEC 6 mg/kgBB SD/ tahun + Albendazole 400 mg SD/tahun

52
New cards

Apakah stadium Infektif dan Diagnostik cacing tambang (nematoda)?

Jawaban : Hookworm (manusia : ancylostoma duodenale & americanus, hewan : ancylostoma braziliensis & caninum)

- Infektif : larva filariform

- Diagnostik : Telur (berbentuk oval, lapisan tipis 1 lapis bening, berisi fragmented ovum)

Klinis khas : anemia, bab berdarah, gatal-gatal, fakris tidak memakai alas kaki/alas duduk

Lainnya : Nematoda

1) Ascariasis (ec. Ascaris lumbricoides)

- Infektif : Telur (3 lapis tebal, lapisan luar berkelok-kelok)

- Diagnostik : Telur

Klinis khas : cacing di feses kasat mata/besar, loefler syndrome di paru

2) Trichuriasis (ec. Trichuris trichura)

- Infektif : Telur (berbentuk tong/lemon, double knop)

- Diagnostik : Telur

Klinis khas : prolaps ani

3) Enterobiasis (ec. Oxyuris vermicularis)

- Infektif : telur berbentuk seperti huruf D

- Diagnostik : cacing

Klinis khas : pruritus ani di malam hari, keluar cacing dari anus berukuran kecil-kecil

4) Strongyloides

- Infektif : L. filariform

- Diagnostik : L. rhabditiform

Khas : infeksi lama, imunosupresi

<p>Jawaban : Hookworm (manusia : ancylostoma duodenale & americanus, hewan : ancylostoma braziliensis & caninum)</p><p>- Infektif : larva filariform</p><p>- Diagnostik : Telur (berbentuk oval, lapisan tipis 1 lapis bening, berisi fragmented ovum)</p><p>Klinis khas : anemia, bab berdarah, gatal-gatal, fakris tidak memakai alas kaki/alas duduk</p><p>Lainnya : Nematoda</p><p>1) Ascariasis (ec. Ascaris lumbricoides)</p><p>- Infektif : Telur (3 lapis tebal, lapisan luar berkelok-kelok)</p><p>- Diagnostik : Telur</p><p>Klinis khas : cacing di feses kasat mata/besar, loefler syndrome di paru</p><p>2) Trichuriasis (ec. Trichuris trichura)</p><p>- Infektif : Telur (berbentuk tong/lemon, double knop)</p><p>- Diagnostik : Telur</p><p>Klinis khas : prolaps ani</p><p>3) Enterobiasis (ec. Oxyuris vermicularis)</p><p>- Infektif : telur berbentuk seperti huruf D</p><p>- Diagnostik : cacing </p><p>Klinis khas : pruritus ani di malam hari, keluar cacing dari anus berukuran kecil-kecil</p><p>4) Strongyloides </p><p>- Infektif : L. filariform</p><p>- Diagnostik : L. rhabditiform</p><p>Khas : infeksi lama, imunosupresi</p>
53
New cards

Terapi untuk cacing nematoda?

A. Albendazole 400 mg SD : Ascariasis, Hookworm, Enterobiasis (tapi diulang 2 minggu lagi, total : 2x)

B. Albendazole 1x400 mg 3-7 hari : CLM, trichuriasis, creeping erruption

C. Mebendazole 500 mg SD atau 2x100 mg 3 hari : Ascariasis, hookworm, trichuriasis

D. Ivermectin 1x200 ug/kgBB 2 hari : Strongyloides

54
New cards

Apakah stadium infektif dan diagnostik dari cacing platyhelminthes?

Trematoda

1) Schisostomiasis

- Infektif : Serkaria

- Dx : Telur berspina (S. Hematobium dengan spina terminal, S. mansoni dengan spina di pinggir, dan S. Japonicum spina rudimenter)

Khas : swimmer itch, hematuria pada SH

2) Fasciola hepatika

- Infektif : Metaserkaria

- Dx : Telur di feses dengan 1 knop/beroperculum

Cestoda

1) Taeniasis (O/ T. Saginata + Solium)

- Infektif : Sisterkus

- Dx : Telur

2) Sisterkosis

- Infektif : telur

- Dx : sisterkus di jaringan

<p>Trematoda </p><p>1) Schisostomiasis</p><p>- Infektif : Serkaria</p><p>- Dx : Telur berspina (S. Hematobium dengan spina terminal, S. mansoni dengan spina di pinggir, dan S. Japonicum spina rudimenter)</p><p>Khas : swimmer itch, hematuria pada SH</p><p>2) Fasciola hepatika</p><p>- Infektif : Metaserkaria</p><p>- Dx : Telur di feses dengan 1 knop/beroperculum</p><p>Cestoda</p><p>1) Taeniasis (O/ T. Saginata + Solium)</p><p>- Infektif : Sisterkus</p><p>- Dx : Telur</p><p>2) Sisterkosis</p><p>- Infektif : telur</p><p>- Dx : sisterkus di jaringan</p>
55
New cards

Terapi untuk infeksi cacing platyhelmintes?

Cestoda (Taenia sp.)

- Taeniasis : Prazikuantel 10 mg/kgBB SD

- Sistiserkosis : Prazikuantel 50 mg/kgBB/hari 5-10 hari

Trematoda

A) Schistosomiasis : Prazikuantel 20 mg/kgBB/kali

- S. Haematobium & mansoni : 2dd, SD -> ulangi 2-4 mgg

- S. Japonicum : 3dd SD

B) Fascioliasis : Triclabendazole 2x10 mg/kgBB SD

56
New cards

Pasien serangan asma saat siang 5x dan malam 3x dalam 1 bulan, derajat asma?

Jawaban : Persisten ringan

1) Intermitten : bulanan (

2) Persisten ringan : mingguan (>1x/minggu) serangan malam > 2x/bulan, serangan bisa mengganggu aktivitas dan tidur, APE >=80%

3) Persisten sedang : harian (serangan setiap hari), serangan malam > 1x/mgg, mengganggu tidur dan aktivitas, perlu penggunaan bronkodilator terus, APE 60-80%

4) Persisten berat : serangan kontinyu/setiap saat, aktivitas terbatas, serangan malam >3x/mgg, APE

57
New cards

Dosis obat pengontrol asma sesuai derajatnya?

Intermitten : Prn ICS + formoterol

Persisten ringan : ICS 200-400 ug/hari

Persisten sedang : ICS 400-800 ug/hari

Persisten berat : ICS > 800 ug/hari

58
New cards

Pada pasien asma, bagaimana menilai derajat kontrol nya?

S M R A

gejala Siang : >= 2x/mgg

gejala Malam : ada

penggunaan Reliever/SABA > 2x/mgg untuk melegakan : ada

Aktivitas terbatas : ada

Interpretasi :

(+) 0-1 : terkontrol

(+) 1-2 : terkontrol sebagian

(+) 3-4 : tidak terkontrol

59
New cards

Pada pasien dengan asma eksasebrasi akut derajat ringan sedang, apa tx yg diberikan?

Berikan :

SABA 3-4 puff setiap 20 menit maksimal 3x

Oksigenasi dengan target 93-95% SpO2

Moderate : Prednisolone 40-50 mg (anak : 1-2 mg/kgBB)

60
New cards

Menurut kriteria GOLD 2025, FEV1/FVC 45% termasuk obstruksi derajat?

Jawaban : Obstruksi berat

Ket :

- Ringan : >= 80%

- Sedang : 79-50%

- Berat : 49-30%

- Sangat berat : < 30%

61
New cards

Berapa skor mMRC pada pasien dengan keluhan sesak saat berjalan jauh sehingga harus berhenti-henti?

Jawaban : Skor 2

Ket :

0 : aktivitas berat

1 : berjalan jauh, tidak berhenti

2 : berjalan jauh, harus berhenti-berhenti

3 : berjalan > 100 m, harus berhenti

4 : aktivitas ringan (e.g berpakaian)

62
New cards

Pada pasien PPOK dengan riwayat eksaserbasi 1x/bulan sampai harus rawat inap termasuk dalam grup terapi?

Jawaban : E

Ket :

E : Eksaserbasi >= 2x/bulan ATAU perlu rawat inap

A : Eksaserbasi < 2x/bulan ATAU tidak perlu ranap, skor mMRC 0-1 dan CAT < 10

B : Eksaserbasi < 2x/bulan ATAU tidak perlu ranap, skor mMRC >=2 dan CAT >= 10

63
New cards

Pada pasien grup E pada PPOK, terapi yang diberikan?

Jawaban : LABA + LAMA + Consider ICS (pada Eosinofil > 300)

Ket :

A : LABA (e.g formoterol) atau LAMA (e.g tiotropium bromide)

B : LABA + LAMA

<p>Jawaban : LABA + LAMA + Consider ICS (pada Eosinofil > 300)</p><p>Ket :</p><p>A : LABA (e.g formoterol) atau LAMA (e.g tiotropium bromide)</p><p>B : LABA + LAMA</p>
64
New cards

Apakah derajat eksaserbasi pasien PPOK dengan gejala sesak bertambah dan sputum bertambah banyak?

Jawaban : sedang-berat

Ket :

3 gejala cardinal eksaserbasi PPOK bertambahnya : Dispneu - Sputum - Purulensi sputum

- Ringan : 1/3

- Sedang-berat : >= 2/3

65
New cards

Terapi yang diberikan pada pasien PPOK derajat ringan adalah?

Jawaban : Tingkatkan bronkodilator, tx simptomatik dan suportif

Ket :

Sedang-berat : tambahan -> beri antibiotik

a) Non-complicated (pasien < 65 th, FEV1 > 50%, eksaserbasi < 3x/thn) : Azitromisin, doksisiklin

b) Complicated (pasien > 65 th, FEV1 < 50%, eksaserbasi > 3x/thn) : Levofloxacin, Amoxiclav

66
New cards

Bagaimana alur diagnosis pasien TB sesuai permenkes 2021?

Pasien terduga TB (gejala klinis sesuai TB) semuanya akan dicek TCM terlebih dahulu. Kelanjutan sesuai hasilnya.

1) Eror/Tidak ada hasil -> ulang

2) Negatif -> Lakukan Ro thorax ATAU Uji antibiotik

- Ro thorax sugestif TB ATAU Uji antibiotik tidak membaik : mulai OAT

- Ro thorax tidak sugestif TB ATAU Uji antibiotik membaik : bukan TB

3) Positif TCM -> Cek sensitivitas Rifampisin

a. Sensitif :

- cek sensitivitas isoniazid (pada riwayat pengobatan sebelumnya) -> sensitif : mulai terapi lini pertama

- cek sensitivitas isoniazid -> resisten : mulai regimen monoresisten INH

b. Indeterminate (blm bisa ditentukan) -> ulang TCM

c. Resisten -> cek kultur (untuk cek sensitivitas yang lain) : terapi sesuai sensitivitas obat

<p>Pasien terduga TB (gejala klinis sesuai TB) semuanya akan dicek TCM terlebih dahulu. Kelanjutan sesuai hasilnya.</p><p>1) Eror/Tidak ada hasil -> ulang</p><p>2) Negatif -> Lakukan Ro thorax ATAU Uji antibiotik</p><p>- Ro thorax sugestif TB ATAU Uji antibiotik tidak membaik : mulai OAT</p><p>- Ro thorax tidak sugestif TB ATAU Uji antibiotik membaik : bukan TB</p><p>3) Positif TCM -> Cek sensitivitas Rifampisin</p><p>a. Sensitif :</p><p>- cek sensitivitas isoniazid (pada riwayat pengobatan sebelumnya) -> sensitif : mulai terapi lini pertama</p><p>- cek sensitivitas isoniazid -> resisten : mulai regimen monoresisten INH</p><p>b. Indeterminate (blm bisa ditentukan) -> ulang TCM</p><p>c. Resisten -> cek kultur (untuk cek sensitivitas yang lain) : terapi sesuai sensitivitas obat</p>
67
New cards

TB milier termasuk dalam TB ekstra-paru atau intra-paru?

Jawaban : Intraparu

Penjelasan :

- Intraparu (di parenkim paru) : lesi aktif di paru, limfadenitis TB di rongga dada, TB milier

- Ekstraparu (di organ luar paru) : pleura, kelenja, limfe, abdomen, meninges, tulang

68
New cards

Jelaskan perbedaan pasien TB Gagal pengobatan dengan Drop-out/loss to follow up?

Klasifikasi TB berdasarkan riwayat pengobatan :

1) TB baru : baru pertama kali TB, konsumsi OAT < 28 hari

2) TB Drop out/loss to follow-up : konsumsi OAT >= 1 bulan, tidak minum OAT 2 bulan berturut-turun

3) TB Gagal pengobatan : BTA (+) di bulan ke-5 terapi OAT

4) TB Relaps : Sudah dinyatakan sembuh/pengobatan selesai -> kambuh lagi

69
New cards

Apakah uji pemeriksaan gold-standard untuk memeriksa sensitivitas obat TB?

Jawaban : Kultur Dahak (bisa memeriksa semua sensitivitas obat)

Alternatif -> TCM : Hanya bisa cek sensitivitas rifampisin saja

70
New cards

Bagaimana klasifikasi TB berdasarkan hasil uji kepekaan obat?

- Sensitif obat (TB SO) : Sensitif OAT lini pertama

- Resistensi Rifampisin (TB-RR) : resistensi rifampisin berdasarkan hasil uji TCM

- Monoresisten (TB-MR) : resisten 1 jenis OAT dari lini pertama berdasarkan hasil uji kultur

- Poliresisten (TB-PR) : resisten >= 2 jenis OAT dari lini pertama selain R dan H berdasarkan hasil uji kultur

- Multi-Drug Resistant (TB MDR) : resisten R dan H berdasarkan hasil uji kultur

- Pre-extensive drug resistant (TB Pre-XDR) : MDR + Resistensi FQ (Floroquinolon e.g mofloxacin)

- Extensive drug resistant (TB-XDR) : MDR + FQ + Obat Injeksi (e.g kanamisin, amikasin)

71
New cards

Pada pasien konsumsi OAT 1 bulan muncul rasa nyeri di perut kanan atas, mual, muntah dan mata menjadi kuning. Ketika diperiksa SGOT SGPT meningkat 4x lipat. Apa OAT yang paling sering menyebabkan kondisi tersebut dan tindakan yang harus dilakukan?

Jawaban : Drug Induced Hepatitis ec Pirazinamide (Z) -> Hentikan OAT

Efek samping :

- PirRAziNamide : Purin berlebih/hiperurisemia, hePatotoksik, Reumatoid Arthritis, ARthralgia

- INH/Isoniazid : Iron akumulasi di mitokondria/ anemia sideroblastik, Neuritis perifer, Hepatotoksik

- RifamPisin : Red urine, hePatotoksik, trombositoPenia

- Etambutol : Eye problem (mata kabur, buta warna sulit membedakan hijau merah)

Hentikan OAT jika menyebabkan hepatitis dengan :

1) Asimptomatis, SGOT SGPT meningkat > 5x

2) Simptomatis, SGOT SGPT meningkat > 3x

Pada kasus yang masih belum memenuhi, OAT dilanjutkan namun lakukan observasi.

72
New cards

Dosis Regimen OAT KDT lini pertama?

Regimen RHZE + RH 6 bulan untuk TB paru (6-12 bulan)

-> TB lain 9-12 bulan, Limfadenitis TB (6-12 bulan)

Dosis sesuai BB :

----- 30------35------65------

2-------- 3-------4--------5--

Versi lama :

-----30------37-------55------71----

--2------- 3------ 4------- 5----------

73
New cards

Pemantauan terapi TB menggunakan pemeriksaan? Dan kapan saja waktunya?

Jawaban : BTA sputum pada bulan 2, 5, dan 6

Kecuali pada bulan ke-2 BTA (+) -> cek kultur resistensi dan cek BTA di bulan 3

74
New cards

Pada pasien dengan DM lama terapi OAT TB ?

Jawaban : 9 bulan

Karena imunitas rendah, rifampisin menurukan efektivitas sulfonilurea, dan efek samping etambutol dapat mempengaruhi komplikasi mata pada DM,

75
New cards

Pada kondisi apa saja pemberian obat terapi tambahan/simptomatik diberikan pada TB?

DM (gejala neuropati + neuritis) : Suplementasi B6

Bumil : Suplementasi B6 50 mg/hari + Vit K 10 mg/hari (untuk meminimalisir perdarahan peripartum di TM3)

76
New cards

Cara mengetahui bahwa seseorang adalah TB laten adalah?

Jawaban : asimptomatik namun TST/mantoux (+) dan IGRA (+) Meski Rontgen thorax dan sputum (-)

77
New cards

Regimen yang diberikan untuk pencegahan TB pada pasien yang berisiko adalah?

3HR KDT selama 3 bulan

ATAU

3HP KDT selama 3 bulan

78
New cards

Pasien yang mengalami Pneumonia setelah 2 hari intubasi termasuk jenis apa? Apa patogen yang paling sering menjadi etiologi?

Jawaban : VAP (Ventilator Associated Pneumonia) -> Syarat : post 48 jam pemasangan ET

Lainnya :

- CAP (Community Acquired Pneumonia) :

79
New cards

Pasien usia 78 th dengan keluhan sesak, demam, dan batuk 2 hari yang lalu diranap karena keluhannya. RPD : DM, HT. Saat diperiksa pasien CM, RR 25x/menit, TD : 152/89 mmHg. Saat dilakukan lab didapatkan AL : 17.000 dan Urea 32. Terapi antibiotik yang pas?

Jawaban : Pemberian antibiotik sesuai dengan derajat keparahan dan komorbid pasien yang dinilai dengan CURB-65.

- Confusion

- Urea > 40

- RR >= 30x/mnt

- BP < 90 / <= 60

- Age >= 65 th

Interpretasi :

0-1 : ringan -> rajal

2-3 : sedang -> ranap

4-5 : berat -> ICU

Skor pada pasien : 1 -> Rajal

A) Rawat jalan :

- Sehat : Amoxicilin 3 x 1 gr ATAU Doksisiklin 2x100 mg ATAU Azitromisin 1x500 mg

- Komorbid : Levofloxacin 1x750 mg (monoterapi), Double (Amoxiclav 2x1 (875 mg/125 mg) + Azitromisin 1x500 mg ATAU Amoxiclav 2x1 (875 mg/125 mg) + Doksisiklin 2x100 mg )

B) Ranap :

- Monoterapi : Levofloxacin 1x750 mg

- Double : Ceftriaxon + azitromisin

80
New cards

Temuan sputum 3 lapis ada pada penyakit? Gold standard pemeriksaan penunjang untuk diagnosis?

Bronkiektasis (3 lapis : busa, saliva/cairan jernih, pus/endapan)

Gold standard : HRCT (Ditemukan gambaran signet ring cell)

Lainnya : Ro thorax (gambaran : tram-track line untuk jenis cilinder ATAU honeycomb apperance untuk cystic)

81
New cards

Terapi yang diberikan pada pasien bronkiektasis eksaserbasi akut adalah?

Jawaban : tambahkan antibiotik

1) Empiris : Amoxicilin 3x500-1000 mg ATAU Doksisiklin 2x100 mg ATAU Ciprofloxacin 2x500-750 mg

2) Jika kultur keluar -> sesuai kultur

Lainnya saat stabil : bronkodilator, mukolitik, ICS

82
New cards

Sebutkan jenis cairan efusi pleura berdasarkan patomekanisme dasarnya?

Transudat : MARCH

- Meig's syndrome

- Albumin (Low)

- Renal failure

- Cirrhosis/ CCF

- Heart failure/ Hyperthyroidism

Eksudat : MYOPIA

- Malignancy

- Yellow nail syndrome

- Oesophageal rupture

- Pancreatitis/ Pulmonary embolism

- Infection

- Autoimmune

83
New cards

Tes yang digunakan untuk membedakan cairan eksudat dan transudat?

Jawaban : tes rivalta

- Positif : (+) penggumpalan -> eksudat

- Negatif : (-) penggumpalan -> transudat

84
New cards

Menurut ligh's criteria, pasien dengan Protein serum 0.9, LDH serum 0.7, dan LDH cairan pleura > 2/3 normal adalah jenis cairan efusi pleura yang?

Jawaban : Eksudat

- Eksudat : Protein > 0,5, LDH > 0,6 dan LDH pleura > 2/3 normal

- Transudat : Protein

85
New cards

Kapan pasien efusi pleura harus dilakukan torakosintesis dan kapan dilakukan WSD, lokasinya di?

Jawaban :

- Torakosintesis pada pasien TIDAK STABIL : lokasi di SIC V Linea axilaris anterior

- WSD pada pasien STABIL : lokasi di SIC V line axilaris media

86
New cards

Seorang pasien dengan riwayat infeksi rongga mulut dan oral hygiene buruk datang dengan keluhan batuk berdahak dan demam. Kemungkinan temuan rontgen thorax adalah? Terapi yang diberikan?

Jawaban : Gambaran kavitas dengan air-fluid level

Terapi : Antibiotik Clindamycin 3x600 mg IV (hari 1) -> lanjut 4x150-300 mg PO (hingga terjadi resolusi ro thorax, 3-6 mgg)

Jika tidak berhasil -> drainase precutaneuous atau operatif

87
New cards

Tanda khas membedakan lokasi aspirasi benda asing di saluran pernafasan adalah dengan?

Laring : tercekik, stridor (karena proximal, sempit -> jadi kaya suling/stridor)

Trakea : audible slap, palpatory thud (karena struktur cincin -> benda jd berpindah-pindah)

Bronkus : akan masuk ke kanan/kiri (lebih sering kanan) -> suara nafas menurun unilateral

88
New cards

Bagaimana tatalaksana aspirasi benda asing pada pasien sesuai dengan kondisinya?

1) Jika pasien sadar dan bisa batuk efektif -> minta batuk kuat

2) Jika pasien tidak bisa batuk efektif :

a) Tidak sadar -> RJP

b) Sadar : bantu dengan manuver

- Anak < 1 th : Back blow 5x -> chest trust 5x (karena stenrum masih elastis)

- > 1 th : Back blow 5x -> abdominal thrust 5x

- Bumil/ obes/ berbadan lebih besar : chest trust

89
New cards

Pasien mengalami batuk lama, sesak, dan demam yang disertai penurunan berat badan. Pasien adalah pekerja galangan kapal dan rumahnya beratap asbes. Dilakukan pemeriksaan ro thorax, apakah temuannya dan kemungkinan Dx nya?

Jawaban : Pneumokoniosis ec Asbes/ Asbestosis (Gambaran : Plak pleura)

Lainnya dan temuan khas :

- Silikosis (karena debuk silika, pada pekerja pabrik besi, keramik) : eggshell calcification

- Bisinosis/ Monday morning fever (kapas) : monday sickness (batuk dan sesak di hari pertama kerja)

- Bagassosis (Tebu) : Bekerja di perkebunan tebu

- Farmer's lung (spora) : perkebunan

- Antrakosis/ black lung disease (batu bara) : fibrosis fokal dan interstisial, bekerja di pertambangan

- Berliosis (berilium) : kerja di pabrik seng

90
New cards

Diagnosis pasien dengan riwayat merokok aktif 20 tahun dengan keluhan batuk berdarah kronis, nyeri dada, sesak, sulit menelan dan suara serak, disertai penurunan BB 10 kg dalam 2 bulan ini adalah?

Ca Paru

91
New cards

Kriteria KDIGO untuk AKI adalah SCr > (....) mg/dl dalam (....) jam ATAU SCr meningkat (...) dari baseine/dalam 7 hari ATAU dari volume urin terhitung (....) ml/kgBB selama >= 6 jam

Kriteria KDIGO untuk AKI :

- Scr >= 0.3x mg/dl dalam 48 jam

- Scr meningkat >= 1,5x dari baseline 7 hari terakhir

- UO

92
New cards

Staging AKI menurut KDIGO dan RIFLE?

Jawaban :

1 = Risk -> peningkatan Scr 1.5x-1.9x lipat, penurunan GFR > 25%, UO < 0,5 ml/kg/jam selama 6 jam

2 = Injury -> peningkatan Scr 2x-2.9x lipat, penurunan GFR > 50%, UO < 0,5 ml/kg/jam selama 12 jam

3 = Failure -> Peningkatan Scr 3x lipat atau >= 4.0 mg/dl, penurunan GFR > 75%, UO < 0,3 ml/kg/jam selama 24 jam atau anuria >= 12 jam

Loss = gagal ginjal akut presisten, fungsi hilang > 4 minggu

End-stage = > 3 bulan

93
New cards

Indikasi HD Cito?

Jawaban :

- Asidosis (pH < 7,2 irespon bicnat)

- Intoksikasi

- Uremia (ensefalopati, penkes, pericarditis, kejang, dll.)

- Elektrolit imbalans (Hiperkalemia K > 6,5, perubahan EKG)

- Overload (edem pulmo, refrakter/iresponsif dengan diuretik)

94
New cards

Pada pasien dengan gajala AKI dan temuan sedimen urin abnormal yaitu Eritrosit Cast, kira-kira dimana letak kerusakannya?

Jawaban : eritrosit cast -> gangguan filtrasi vaskuler karena peningkatan permeabilitas vaskular di Glomerulus (Intrarenal/intrinsik -> AGN)

Lainnya :

- Prerenal (Etiologi hipoperfusi : hipovolemia) -> Hialin cast

- intrarenal (Etiologi kerusakan/gangguan renal)

a. AGN (Glomerulus) : GNAPS -> Eritrosit cast

b. ATN (Tubulus) : Hipoperfusi, kristal -> Muddy brown cast/ granular cast

c. AIN (Interstisial) : Hipersensitivitas, obat-obatan, autoimun -> Leukosit cast

- Postrenal (Etiologi obstruksi : BSK, prostat) -> Batu

95
New cards

Trias Hemolytic uremic syndrome dan khas nya?

Jawab : Anemia hemolitik (MDT : (+) Skistosit) + Trombositopenia + AKI

Khas : anak-anak (< 5 thn), post infeksi E.Coli (EHEC), Shigelosis, S. Pneumonia, HIV, toksisitas obat -> Diare berdarah

96
New cards

Staging pada pasien CKD dengan GFR 35% adalah?

Jawaban : 3b

Staging menurut GFR :

Normal = 90-120%

1 : >= 90%

2 : 89-60%

3a : 59-45%

3b : 44-30%

4 : 29-15%

5 : < 15% ---> Mulai Dialisis

97
New cards

Apa temuan radiologi USG abdomen pada pasien CKD?

Jawaban : contracted kidney (ginjal mengecil, batas korteks-medulla menipis mengabur/menipis)

98
New cards

Rumus asam basa adalah?

Respiratory Opposite : pH > , PCO2 < ATAU pH < , PCO2 >

Metabolic Equal : pH > , HCO3 > ATAU pH < , HCO3 <

99
New cards

Secara klinis pembeda ISK Atas dan Bawah adalah?

Jawaban :

a. Bawah (sistitis - uretritis) : Demam (-)

- Sistitis : LUTS syndrome (Frequency, Urgency, Nocturia, Disuria), Nyeri suprapubik

- Uretritis : Duh (+), disuria

b. Atas (Pyelonefritis - ureteritis) : Demam (+)

- Pyelonefritis : Nyeri ketok CVA (+), nyeri pinggang, mual muntah

- Ureteritis : Nyeri area pinggang menjalar ke perut bawah, urin keruh

100
New cards

DOC terapi antibiotik dan durasinya untuk ISK non komplikata adalah?

Jawaban : Non-komplikata (Wanita sehat dan non-hamil, tidak ada gangguan struktural) -> Durasi 3-5 hari

- Nitrofurantoin 4x50-100 mg 5 hari

- Fosfomycin 1x3 gr SD

- Ciprofloxacin 2x250 mg atau 1x500 mg 3 hari

- TMP/SMX (Kotrimoxazol) 2x960 mg 3 hari