Glossar Analisis Pengujian Laboratorium (APL)

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/84

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Kumpulan kartu kosakata yang mencakup istilah-istilah penting dalam Analisis Pengujian Laboratorium (APL), mulai dari stoikiometri, teknik dasar lab, hingga analisis instrumen dan mikrobiologi.

Last updated 12:38 PM on 7/24/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

85 Terms

1
New cards

Stoichiometry

Istilah untuk perhitungan kimia dalam analisis laboratorium.

2
New cards

Mole

Satuan yang digunakan untuk mengubah gram menjadi mol.

3
New cards

Massa molar

Massa dari satu mol zat yang digunakan dalam perhitungan kimia.

4
New cards

Persamaan reaksi

Representasi kimia yang menunjukkan reaksi yang terjadi pada analisis.

5
New cards

Balanced equation

Memastikan jumlah atom reaksi sesuai antara sisi reaktan dan produk.

6
New cards

Reactant

Zat awal yang bereaksi dalam proses analisis.

7
New cards

Product

Hasil reaksi yang digunakan untuk menentukan jumlah produk maksimal.

8
New cards

Excess reagent

Pereaksi berlebih yang digunakan untuk menjamin reaksi berlangsung sempurna.

9
New cards

Dilution

Proses pembuatan larutan dengan konsentrasi yang lebih rendah.

10
New cards

Standard solution

Larutan yang konsentrasinya sudah diketahui secara pasti.

11
New cards

Primary standard

Bahan acuan murni yang digunakan untuk membuat larutan standar.

12
New cards

Secondary standard

Larutan standar yang perlu distandarisasi terlebih dahulu.

13
New cards

Titration

Prosedur di mana larutan standar ditambahkan secara bertahap selama analisis.

14
New cards

Analyte

Sampel atau zat yang sedang dianalisis dalam laboratorium.

15
New cards

Indicator

Zat yang menunjukkan perubahan warna pada saat mencapai titik akhir.

16
New cards

End point

Titik dalam titrasi di mana terjadi perubahan warna yang diamati.

17
New cards

Equivalence point

Titik di mana reaksi setara secara stoikiometri antara analit dan titran.

18
New cards

Buffer solution

Larutan yang berfungsi menjaga pHpH tetap stabil selama reaksi analisis.

19
New cards

Percent yield

Perhitungan yang digunakan untuk menentukan efisiensi dari hasil reaksi.

20
New cards

PPE (Personal Protective Equipment)

Alat Pelindung Diri (APD) untuk menghindari kecelakaan dan paparan bahan berbahaya.

21
New cards

Lab coat

Jas laboratorium untuk melindungi pakaian dan tubuh dari tumpahan bahan kimia.

22
New cards

Kacamata safety

Alat pelindung mata dari percikan bahan kimia berbahaya.

23
New cards

Fume hood

Lemari asam yang menyedot uap atau gas berbahaya saat terjadi reaksi kimia.

24
New cards

Beaker

Gelas beker yang digunakan untuk menampung atau mencampur larutan secara kasar.

25
New cards

Erlenmeyer flask

Wadah untuk pencampuran larutan tanpa risiko tumpah karena bentuknya yang mengerucut.

26
New cards

Volumetric flask

Labu ukur yang digunakan untuk membuat larutan dengan volume yang sangat tepat.

27
New cards

Graduated cylinder

Gelas ukur untuk mengukur volume larutan dengan tingkat presisi sedang.

28
New cards

Micropipette

Alat untuk mengambil volume cairan yang sangat kecil dalam skala μL\mu L secara presisi.

29
New cards

Burette

Alat untuk meneteskan cairan titran saat titrasi dengan tingkat presisi tinggi.

30
New cards

Filter paper

Kertas saring yang berfungsi memisahkan padatan dari cairan.

31
New cards

Centrifuge

Alat untuk memisahkan komponen berdasarkan perbedaan massa jenis menggunakan gaya putar.

32
New cards

Evaporation

Proses penguapan untuk menghilangkan pelarut sehingga diperoleh residu.

33
New cards

Analytical balance

Neraca analitik yang digunakan untuk menimbang massa sampel atau zat secara akurat.

34
New cards

SOP (Standard Operating Procedure)

Pedoman kerja standar untuk menjalankan prosedur di laboratorium.

35
New cards

Calibration

Proses penyesuaian alat ukur agar hasil yang diberikan akurat.

36
New cards

Gravimetry

Metode analisis untuk mengukur kadar berdasarkan massa endapan.

37
New cards

Volumetry

Analisis untuk mengukur kadar berdasarkan volume pemisahan atau penetesan.

38
New cards

Precipitation

Proses pengendapan atau pembentukan padatan dari suatu larutan.

39
New cards

Precipitate

Padatan hasil reaksi yang kemudian ditimbang atau diamati.

40
New cards

Filtrate

Cairan yang dihasilkan setelah melewati proses penyaringan.

41
New cards

Residue

Padatan yang tertinggal pada media penyaring setelah proses filtrasi.

42
New cards

Ignition

Proses pemanasan endapan untuk mencapai berat konstan atau untuk uji kadar abu.

43
New cards

Back titration

Titrasi balik yang digunakan apabila reaksi utama berlangsung lambat.

44
New cards

Redox titration

Titrasi yang mengukur zat berdasarkan reaksi oksidasi dan reduksi.

45
New cards

EDTA Titration

Metode untuk menentukan kadar ion logam menggunakan ligan EDTAEDTA.

46
New cards

Accuracy

Ukuran yang menunjukkan kedekatan hasil analisis terhadap nilai yang benar.

47
New cards

Precision

Ukuran yang menunjukkan konsistensi hasil antara pengulangan pengujian.

48
New cards

Masking agent

Agen pemasker yang digunakan untuk menutupi gangguan ion logam saat titrasi.

49
New cards

KspKsp (Solubility product)

Konstanta yang menentukan kelarutan suatu endapan dalam larutan.

50
New cards

Moisture content

Kadar air yang terkandung dalam suatu sampel.

51
New cards

Dry matter

Massa sampel yang tersisa setelah seluruh kandungan air dihilangkan.

52
New cards

Ash content

Mineral sisa yang tertinggal setelah sampel dibakar pada suhu tinggi.

53
New cards

Kjeldahl method

Metode untuk menentukan kadar protein berdasarkan total nitrogen dalam sampel.

54
New cards

Crude fat

Lemak kasar yang ditentukan kadarnya melalui proses ekstraksi.

55
New cards

Soxhlet extraction

Teknik ekstraksi lemak dari sampel menggunakan pelarut organik secara berkelanjutan.

56
New cards

Crude fiber

Serat kasar yang diukur setelah sampel melalui proses hidrolisis asam dan basa.

57
New cards

NFE (Nitrogen Free Extract)

Perhitungan kandungan karbohidrat selain serat kasar dalam analisis proksimat.

58
New cards

Desiccator

Wadah untuk mendinginkan atau menyimpan sampel yang sudah dikeringkan agar beratnya tetap.

59
New cards

Bomb calorimeter

Alat yang digunakan untuk mengukur energi bruto atau nilai kalori dari suatu bahan.

60
New cards

Loss on Drying (LOD)

Perhitungan kehilangan massa sampel yang disebabkan oleh penguapan air.

61
New cards

Spectrophotometry

Analisis untuk mengukur kadar larutan berwarna atau zat pada panjang gelombang UV.

62
New cards

Hukum Beer-Lambert

Hukum dasar yang menjelaskan hubungan antara absorbansi cahaya dan konsentrasi zat.

63
New cards

Calibration curve

Kurva kalibrasi yang digunakan untuk menentukan kadar sampel berdasarkan standar.

64
New cards

Blank solution

Larutan blanko untuk mengoreksi pengaruh absorpsi dari pelarut dan reagen.

65
New cards

LOD (Limit of Detection)

Konsentrasi terendah dari suatu zat yang masih dapat dideteksi oleh alat.

66
New cards

LOQ (Limit of Quantification)

Konsentrasi terendah yang dapat dihitung secara akurat dalam analisis.

67
New cards

GC (Gas Chromatography)

Teknik kromatografi gas untuk analisis senyawa volatil seperti pelarut.

68
New cards

Retention time

Waktu retensi yang digunakan untuk identifikasi senyawa berdasarkan waktu keluarnya dari kolom.

69
New cards

AAS (Atomic Absorption Spectroscopy)

Alat untuk mengukur kadar logam seperti FeFe, ZnZn, dan PbPb.

70
New cards

FTIR Spectroscopy

Teknik spektroskopi untuk identifikasi gugus fungsi pada senyawa organik.

71
New cards

Validation

Proses untuk membuktikan bahwa suatu metode layak digunakan secara resmi di laboratorium.

72
New cards

Nutrient Agar (NA)

Media umum yang digunakan untuk menumbuhkan berbagai jenis bakteri.

73
New cards

Selective media

Media yang dirancang khusus hanya untuk menumbuhkan mikroba tertentu.

74
New cards

Differential media

Media yang digunakan untuk membedakan jenis-jenis mikroba berdasarkan karakteristik pertumbuhannya.

75
New cards

Sterilization

Proses membunuh semua bentuk kehidupan mikroorganisme pada alat atau media.

76
New cards

Autoclave

Alat sterilisasi yang menggunakan uap panas bertekanan tinggi.

77
New cards

Aseptic technique

Teknik kerja yang bertujuan mencegah kontaminasi mikroba dari lingkungan.

78
New cards

Incubation

Proses menumbuhkan mikroba pada suhu dan kondisi tertentu di dalam inkubator.

79
New cards

CFU (Colony Forming Unit)

Unit pembentuk koloni yang digunakan untuk menghitung jumlah mikroba hidup.

80
New cards

Serial dilution

Pengenceran bertingkat untuk mengurangi jumlah mikroba agar dapat dihitung dengan mudah.

81
New cards

Gram-positive

Bakteri yang berwarna ungu setelah dilakukan prosedur pewarnaan gram.

82
New cards

Gram-negative

Bakteri yang berwarna merah atau pink setelah prosedur pewarnaan gram.

83
New cards

MPN method

Metode statistik yang digunakan untuk menghitung estimasi jumlah mikroba.

84
New cards

Total Plate Count (TPC)

Metode untuk menghitung total seluruh bakteri aerobik yang ada dalam sampel.

85
New cards

Coliform test

Uji kualitas air atau makanan untuk mendeteksi keberadaan bakteri koliform yang berbahaya.