Kota, Urban Design, dan Permasalahan Umum Kota

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/30

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Kumpulan kartu kilat kosa kata materi Kota, Urban Design, dan Permasalahan Umum Kota berdasarkan bahan perkuliahan Dr. Ar. Yashinta I. P. Hematang, S.T., M.T., IAI.

Last updated 3:01 AM on 8/31/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

31 Terms

1
New cards

Civilis

Kata asal dari peradaban (civilization) yang memiliki arti "menjadi warga kota".

2
New cards

Kota (Hestin Mulyandari)

Barisan pertemuan semua kepentingan manusia dalam sebuah kolase ruang besar (organisme) yang merupakan pusat industri, perdagangan, pendidikan, dan pemerintahan.

3
New cards

Permukiman Kota (Dimensi Demografis)

Karakteristik permukiman kota yang ditandai oleh pemusatan penduduk yang tinggi.

4
New cards

Permukiman Kota (Dimensi Sosiologis)

Karakteristik permukiman kota yang bersifat heterogen dari penduduk dengan budaya Urban.

5
New cards

Permukiman Kota (Dimensi Ekonomis)

Karakteristik permukiman kota dengan lapangan kerja yang didominasi bidang industri, jasa, transportasi, dan perdagangan.

6
New cards

Kota Purba

Kota yang berkembang di dekat sumber air, memiliki sistem irigasi untuk ketersediaan pangan, ditandai stratifikasi sosial, perdagangan, serta dinding sebagai struktur pertahanan.

7
New cards

Penataan Kota Abad 20

Penataan kota berorientasi pada kekuatan pasar (market forces), penggunaan pola grid (contoh New York), pembangunan vertikal, dan pengenalan peraturan zoning.

8
New cards

Periode Kontemporer

Upaya pemaknaan kembali ruang perkotaan dan pencarian jati diri yang hilang pada awal abad ke-20 dengan merujuk pada pemikiran Jane Jacobs, Kevin Lynch, Gordon Cullen, dan Charles Moore.

9
New cards

Urban Design (Catanese dan Snyder; 1984)

Jembatan antara perencanaan kota dan perancangan arsitektur yang menjabarkan rencana dua dimensi menjadi tiga dimensi.

10
New cards

Urban Design (Gosling dan Maitland; 1984)

Bagian dari proses perencanaan kota yang menyangkut aspek tiga dimensi dan non-visual seperti kebisingan, aroma, rasa nyaman, bahaya, rasa aman, sosial, ekonomi, dan kebijakan.

11
New cards

Urban Form (Danisworo; 1989)

Akumulasi produk pengambilan keputusan oleh banyak pihak dalam satu kurun waktu.

12
New cards

Urban Design (Shirvani; 1985)

Cara untuk mengembangkan kerangka kebijakan dalam menyusun rancangan fisik elemen utama wujud kota yang dibangun pada waktu dan oleh orang yang berbeda.

13
New cards

Urban Planning

Proses yang mengintegrasikan perencanaan penggunaan lahan (land use planning) dan transportasi untuk meningkatkan lingkungan terbangun, ekonomi, dan sosial masyarakat.

14
New cards

Skala Regional (Catanese dan Snyder; 1984)

Ranah perancangan kota yang meliputi wilayah kota dan desa di sekelilingnya untuk menggambarkan hubungan antara wilayah kota yang berkembang dan wilayah desa terbuka.

15
New cards

Skala Kota (Catanese dan Snyder; 1984)

Ranah perancangan kota yang difokuskan pada kawasan pusat kota sebagai pusat metropolitan yang kuat untuk merangsang kegiatan ekonomi bagi penanaman modal.

16
New cards

Skala Lingkungan (Catanese dan Snyder; 1984)

Ranah perancangan kota yang meliputi wilayah dengan penggunaan tertentu untuk mengurangi konflik di antara penggunaan tanah yang ada.

17
New cards

Skala Blok (Catanese dan Snyder; 1984)

Ranah perancangan kota yang mencakup wilayah dibatasi jalan dengan tujuan mengendalikan tinggi dan jarak bangunan terhadap jalan.

18
New cards

Designing Cities Without Designing Buildings

Ungkapan Barnett (1974) yang menyatakan bahwa ruang di antara bangunan-bangunan merupakan ranah dari urban design.

19
New cards

Super Blok (SK. Gubernur DKI Jakarta No. 25/1990)

Bidang tanah dibatasi jalan kolektor atau saluran umum sesuai rencana kota untuk satu/lebih jenis peruntukan, berupa high rise building yang menampung kegiatan campuran.

20
New cards

Blok (SK. Gubernur DKI Jakarta No. 25/1990)

Bidang tanah yang batas-batas fisiknya adalah jalan lingkungan atau saluran umum sesuai rencana kota untuk satu jenis peruntukan atau lebih.

21
New cards

Sub Blok (SK. Gubernur DKI Jakarta No. 25/1990)

Bidang tanah yang telah ditetapkan batas-batas fisiknya sesuai rencana kota untuk suatu keperluan tertentu.

22
New cards

Aspek Pengelolaan (Urban Design)

Implementasi administrasi yang mencakup lembaga/organisasi pelaksana serta teknik dan strategi yang digunakan untuk mengimplementasikan urban design.

23
New cards

Aspek Regulasi (Urban Design)

Berbagai pranata hukum untuk mengimplementasikan urban design, seperti incentive zoning, performance zoning, special district, TDR, sign ordinance, dan historical district.

24
New cards

Pragmatisme Finansial (Lang; 1992)

Pendekatan urban design yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan lokasi yang berorientasi pasar.

25
New cards

Pendekatan Seni (Lang; 1992)

Pandangan bahwa urban design merupakan pekerjaan seni dari ide arsitek tanpa menjadikan aspek sosio-teknik sebagai pertimbangan utama.

26
New cards

Pendekatan Pemecahan Masalah (Lang; 1992)

Pendekatan desain menggunakan pengetahuan empiris sebagai kesinambungan masa lalu untuk memecahkan masalah di masa datang.

27
New cards

Rancangan Komunitas (Lang; 1992)

Pendekatan urban design yang difokuskan pada proses pengambilan keputusan oleh pengguna sendiri.

28
New cards

Radiant City

Karya/konsep perancangan kota yang digagas oleh Le Corbusier.

29
New cards

Broadacre City

Karya/konsep perancangan kota yang digagas oleh Frank Lloyd Wright.

30
New cards

Dymaxion

Karya/konsep perancangan kota yang digagas oleh Buckminster Fuller.

31
New cards

Metabolism

Karya/konsep perancangan kota yang digagas oleh Kenzo Tange.