1/38
Flashcards vocabulary ini mencakup konsep utama tentang Monera, termasuk klasifikasi, struktur, reproduksi, serta peranan bakteri dan Cyanobacteria bagi kehidupan manusia.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Archaebacteria
Berasal dari bahasa Yunani "archaio" (kuno), merupakan mikroorganisme prokariotik awal yang sering hidup di lingkungan ekstrem dan berkerabat dekat dengan eukariotik.
Eubacteria
Berasal dari bahasa Yunani "eu" (sejati), meliputi sebagian besar organisme prokariotik yang dapat hidup di mana pun (kosmopolit).
Bakteri
Berasal dari kata "bakterion" yang berarti batang kecil; merupakan organisme uniseluler prokariotik yang umumnya berdinding sel tetapi tidak berklorofil.
Basil (Bacillus)
Bentuk dasar sel bakteri yang menyerupai batang; contohnya adalah Bacillus subtilis.
Kokus
Bentuk dasar sel bakteri yang bulat; contohnya adalah Nitrosococcus.
Spirilum
Bentuk dasar sel bakteri yang berbentuk spiral atau gelombang; contohnya adalah Rhodospirillum rubrum.
Stafilokokus
Kumpulan bakteri berbentuk bulat yang bergerombol menyerupai buah anggur; contohnya Staphylococcus aureus.
Streptobasil
Bakteri berbentuk batang yang bergandengan memanjang membentuk rantai; contohnya Streptobacillus moniliformis.
Peptidoglikan
Senyawa penyusun dinding sel bakteri yang terdiri atas polimer gula yang berikatan dengan polipeptida pendek.
Membran Plasma
Lapisan sel yang tersusun dari fosfolipid dan protein yang bersifat selektif permeabel.
Mesosom
Organel sel yang terbentuk dari penonjolan membran plasma ke arah dalam sitoplasma.
Vakuola Gas
Struktur yang memungkinkan bakteri mengapung di permukaan air untuk mendapatkan sinar matahari guna berfotosintesis.
Klorosom
Lipatan di bawah membran plasma yang berisi klorofil dan pigmen fotosintetik lainnya.
Pilus (Fimbria)
Struktur rambut kaku berdiameter kecil yang terdapat di sekitar dinding sel untuk perlekatan.
Endospora
Bentuk pertahanan bakteri pada lingkungan buruk yang bersifat dorman (tidak aktif secara metabolisme) dan sangat resisten terhadap kondisi ekstrem.
Bakteri Fotoautotrof
Bakteri yang membuat makanannya sendiri dengan bantuan cahaya, contohnya Cyanobacteria.
Bakteri Kemolitotrof
Bakteri yang membuat makanannya sendiri melalui energi dari reaksi kimia.
Bakteri Saproba
Bakteri heterotrof yang memperoleh makanan dengan menguraikan organisme yang sudah mati.
Bakteri Aerob
Bakteri yang membutuhkan oksigen untuk hidup, contohnya Salmonella typhi.
Bakteri Anaerob Obligat
Bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidup, seperti Clostridium tetani.
Lofotrik
Bakteri yang memiliki sekelompok flagela pada salah satu ujung selnya.
Bakteri Gram Positif
Bakteri dengan lapisan peptidoglikan tebal yang mempertahankan zat warna violet sehingga berwarna biru atau ungu saat diamati.
Bakteri Gram Negatif
Bakteri dengan lapisan peptidoglikan tipis yang menyerap zat warna merah atau merah muda saat pewarnaan gram.
Pembelahan Biner
Reproduksi aseksual pada bakteri secara amitosis di mana sel induk membelah menjadi dua sel anak; biasanya terjadi setiap 20 menit.
Konjugasi
Pemindahan materi genetik dari satu sel bakteri ke sel bakteri lain secara langsung melalui jembatan konjugasi.
Transduksi
Rekombinasi gen antara dua sel bakteri dengan menggunakan virus fag (Bakteriofage) sebagai perantara.
Transformasi
Rekombinasi genetik melalui pengambilan langsung materi gen dari lingkungan atau bakteri lain oleh sel bakteri.
Metanogen
Archaebacteria yang menghasilkan metana (CH4) dengan mereduksi CO2 menggunakan H2.
Halofil
Archaebacteria yang hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi.
Termofil
Archaebacteria yang hidup di lingkungan bersuhu panas antara 45∘C hingga 110∘C.
Trikoma
Bentuk tubuh Cyanobacteria yang menyerupai benang atau filamen, terdiri dari sel-sel yang tersusun seperti rantai.
Heterokista
Sel Cyanobacteria berukuran besar dan berdinding tebal yang mengandung enzim nitrogenase untuk fiksasi nitrogen.
Akinet
Sel Cyanobacteria berdinding tebal yang berisi cadangan makanan dan berfungsi untuk bertahan pada kondisi lingkungan yang buruk.
Baeosit
Sel-sel vegetatif pada Cyanobacteria yang berbentuk bulat, kecil, dan memiliki klorofil.
Lichen (Lumut Kerak)
Simbiosis mutualisme antara Cyanobacteria dengan jamur.
Fragmentasi
Pemutusan sebagian tubuh organisme menjadi hormogonium yang akan tumbuh menjadi individu baru.
Spirulina maxima
Cyanobacteria berbentuk spiral yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral; digunakan sebagai suplemen makanan.
Sterilisasi
Cara membebaskan medium, alat, atau ruangan dari bakteri dan mikroorganisme lainnya.
Pasteurisasi
Proses pemanasan yang bertujuan membunuh kuman penyakit tanpa mematikan seluruh mikroorganisme secara total.