1/73
berisi kisi kisi ujian proposal skripsi tiya
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
BAB 1
Mengapa penelitian difokuskan pada remaja putri?
Karena remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta kehilangan darah saat menstruasi.
Mengapa memilih usia 16–18 tahun?
Karena pada usia tersebut remaja telah memasuki masa remaja akhir, umumnya mengalami menstruasi secara teratur, masih dalam masa pertumbuhan sehingga kebutuhan zat besi meningkat, serta lebih mampu memahami dan mengikuti seluruh prosedur penelitian.
Mengapa tidak memilih seluruh rentang usia remaja?
Agar karakteristik responden lebih homogen sehingga dapat mengurangi variasi yang dapat memengaruhi hasil penelitian.
Mengapa anemia menjadi masalah pada remaja putri?
Karena anemia dapat menurunkan konsentrasi belajar, produktivitas, daya tahan tubuh, serta berdampak pada kesehatan reproduksi di masa depan.
Mengapa anemia diukur menggunakan kadar hemoglobin?
Karena kadar hemoglobin merupakan indikator utama untuk menentukan ada atau tidaknya anemia.
Mengapa menggunakan batas Hb WHO?
Karena batas tersebut merupakan standar internasional yang digunakan untuk menentukan status anemia.
Apa fungsi hemoglobin?
Hemoglobin berfungsi mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh serta membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru.
Mengapa peningkatan Hb penting?
Karena peningkatan kadar hemoglobin menunjukkan perbaikan kapasitas pengangkutan oksigen sehingga gejala anemia dapat berkurang.
Mengapa pemeriksaan Hb dilakukan sebelum dan sesudah intervensi?
Untuk mengetahui perubahan kadar hemoglobin setelah pemberian intervensi.
Mengapa memilih jambu biji merah?
Karena jambu biji merah mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan penyerapan zat besi.
Mengapa bukan jeruk yang dipilih?
Karena jambu biji merah memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dan juga mengandung zat besi sehingga berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar.
Apa fungsi vitamin C dalam penelitian ini?
Vitamin C membantu mengubah zat besi menjadi bentuk yang lebih mudah diserap di usus.
Mengapa memilih kurma?
Karena kurma mengandung zat besi serta beberapa zat gizi lain yang mendukung proses pembentukan hemoglobin.
Apakah kurma saja bisa meningkatkan Hb?
Kurma berpotensi membantu meningkatkan kadar hemoglobin, namun dalam penelitian ini dikombinasikan dengan jambu biji merah agar efeknya saling mendukung.
Mengapa dikombinasikan?
Karena jambu biji merah membantu meningkatkan penyerapan zat besi, sedangkan kurma berkontribusi sebagai sumber zat besi sehingga diharapkan memberikan efek yang lebih optimal.
Mengapa tidak diberikan terpisah?
Karena penelitian ini bertujuan menilai efektivitas kombinasi kedua bahan sebagai pendamping Tablet Tambah Darah.
Mengapa tetap diberikan TTD?
Karena TTD merupakan intervensi standar dalam program pemerintah sehingga penelitian ini menilai Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping, bukan sebagai pengganti.
Mengapa kelompok kontrol tetap diberi TTD?
Untuk menjaga aspek etika penelitian dan sebagai pembanding terhadap intervensi yang diberikan.
Apa hasil studi pendahuluan yang mendasari penelitian?
Studi pendahuluan terhadap 20 siswi menunjukkan Sebagian besar siswi masih mengalami gejala anemia 5L
Apa practice gap penelitian ini?
Meskipun program pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri telah dilaksanakan, prevalensi anemia masih cukup tinggi sehingga diperlukan upaya pendamping untuk meningkatkan efektivitas program tersebut.
Apa research gap penelitian ini?
Penelitian sebelumnya telah mengombinasikan jambu biji merah dan kurma, namun masih memiliki keterbatasan pada kekuatan desain penelitian, karakteristik responden, dan pelaksanaan intervensi sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan metodologi yang lebih baik.
Mengapa memilih Jus JAMBIKURAA?
Karena kombinasi jambu biji merah dan kurma berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Jambu biji merah kaya vitamin C yang membantu penyerapan zat besi, sedangkan kurma mengandung zat besi yang mendukung pembentukan hemoglobin. selain itu kurma juga mengandung gula alami sehingga dalam kombinasi keduanya tidak perlu penambahan gula lagi.
Mengapa kelompok kontrol juga diberikan TTD?
Untuk menjaga aspek etika penelitian dan menjadikan TTD sebagai perlakuan standar sehingga perbedaan hasil dapat dikaitkan dengan pemberian Jus JAMBIKURAA.
Mengapa tidak membandingkan jus dengan plasebo?
Karena tujuan penelitian adalah menilai efektivitas Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping intervensi standar, bukan membandingkannya dengan plasebo.
Apa rumusan masalah penelitian?
“Bagaimanakah Efektivitas Konsumsi Jus JAMBIKURAA
(Jambu Biji Merah dan Kurma Anti Anemia) terhadap Kadar Hemoglobin
Remaja Putri?”
Apa tujuan umum penelitian?
Untuk mengetahui efektivitas konsumsi Jus Jambikura (Jambu Biji
Merah dan Kurma Anti Anemia) terhadap kadar hemoglobin remaja putri.
Mengapa penelitian ini penting dilakukan sekarang?
Karena prevalensi anemia pada remaja putri masih tinggi meskipun program TTD telah berjalan, sehingga diperlukan inovasi berbasis pangan yang mudah didapat dan tidak kenal musim yang dapat mendukung keberhasilan program tersebut.
Apa yang ingin dibuktikan melalui penelitian ini?
Bahwa pemberian Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping Tablet Tambah Darah dapat meningkatkan kadar hemoglobin lebih baik dibandingkan pemberian Tablet Tambah Darah saja.
Jika hasil penelitian tidak signifikan, apakah penelitian gagal?
Tidak. Hasil tersebut tetap merupakan temuan ilmiah yang menunjukkan bahwa pada kondisi penelitian ini Jus JAMBIKURAA belum terbukti lebih efektif dibandingkan TTD saja. Temuan tersebut dapat menjadi dasar penelitian lanjutan.
Mengapa memasukkan teori Guyton & Hall?
Karena teori tersebut menjelaskan proses pembentukan eritrosit dan sintesis hemoglobin yang menjadi dasar penentuan durasi intervensi.
Mengapa intervensi dilakukan selama 10 hari?
Karena berdasarkan Guyton & Hall, proses pembentukan eritrosit dan sintesis hemoglobin berlangsung sekitar 7–10 hari sehingga dipilih durasi 10 hari agar perubahan kadar hemoglobin dapat diamati.
Mengapa faktor menstruasi dimasukkan?
Karena menstruasi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kadar hemoglobin pada remaja putri.
Mengapa status gizi dimasukkan?
Karena status gizi dapat memengaruhi kecukupan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin.
Mengapa hanya ada satu variabel bebas?
Karena penelitian ini hanya menguji satu intervensi, yaitu Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping Tablet Tambah Darah.
Mengapa status gizi tidak menjadi variabel bebas?
Karena status gizi tidak diberikan perlakuan sehingga hanya digunakan sebagai karakteristik responden.
Apa kebaruan (novelty) penelitian Anda?
Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan kombinasi Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping Tablet Tambah Darah pada remaja putri dengan desain quasi experiment yang membandingkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, sehingga diharapkan memberikan bukti yang lebih kuat mengenai efektivitas intervensi tersebut.
Mengapa Anda yakin kombinasi jambu dan kurma lebih efektif daripada TTD saja?
Secara teori, jambu biji merah meningkatkan penyerapan zat besi melalui kandungan vitamin C, sedangkan kurma menyediakan zat besi. Kombinasi keduanya diharapkan mendukung efektivitas TTD. Namun, penelitian ini tetap dilakukan untuk membuktikan apakah secara statistik kombinasi tersebut benar-benar memberikan peningkatan kadar hemoglobin yang lebih baik dibandingkan TTD saja.
Mengapa menggunakan desain quasi experiment?
Secara teori, jambu biji merah meningkatkan penyerapan zat besi melalui kandungan vitamin C, sedangkan kurma menyediakan zat besi. Kombinasi keduanya diharapkan mendukung efektivitas TTD. Namun, penelitian ini tetap dilakukan untuk membuktikan apakah secara statistik kombinasi tersebut benar-benar memberikan peningkatan kadar hemoglobin yang lebih baik dibandingkan TTD saja.
Mengapa menggunakan two group pretest-posttest design?
Karena untuk membandingkan perubahan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok, serta membandingkan perubahan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Mengapa tidak menggunakan true experiment?
Karena dalam penelitian ini pemilihan responden tidak dilakukan secara acak, melainkan menggunakan purposive sampling sehingga tidak memenuhi karakteristik true experiment.
Mengapa memilih MAN 1 Kota Semarang?
Karena berdasarkan studi pendahuluan masih ditemukan siswi yang mengalami gejala yang mengarah pada anemia, serta pihak sekolah memberikan izin untuk pelaksanaan penelitian.
Mengapa penelitian dilakukan bulan Juli–Agustus?
Karena waktu tersebut telah disesuaikan dengan jadwal akademik sekolah serta waktu pelaksanaan penelitian yang telah direncanakan.
Mengapa menggunakan rumus Lemeshow?
Karena rumus Lemeshow sesuai digunakan untuk menentukan besar sampel penelitian analitik ketika ukuran populasi tidak dijadikan dasar perhitungan sampel.
Mengapa jumlah sampel 40?
Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus Lemeshow diperoleh kebutuhan sampel sebanyak 40 responden yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 20 responden.
Mengapa menggunakan purposive sampling?
Karena penelitian memiliki kriteria inklusi dan eksklusi sehingga responden dipilih sesuai karakteristik yang dibutuhkan.
Mengapa setelah purposive sampling masih dilakukan randomisasi?
simple random allocation digunakan untuk membagi responden ke kelompok intervensi dan kontrol secara acak sehingga mengurangi bias seleksi.
Mengapa menggunakan simple random allocation?
Agar setiap responden memiliki peluang yang sama untuk masuk ke kelompok intervensi maupun kelompok kontrol.
Mengapa menggunakan fungsi RAND()?
Karena fungsi RAND() menghasilkan angka acak sehingga proses pembagian kelompok menjadi objektif dan meminimalkan bias.
Mengapa nomor ganjil menjadi intervensi?
Penentuan nomor ganjil dan genap hanya sebagai cara pembagian kelompok setelah proses randomisasi dan tidak memengaruhi hasil penelitian.
Mengapa menggunakan Easy Touch GCHb?
Karena alat ini praktis, telah dikalibrasi, memiliki akurasi yang baik, dan hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam waktu singkat.
Mengapa instrumen tidak diuji validitas dan reliabilitas?
Karena instrumen utama berupa hemometer digital Easy Touch GCHb merupakan alat kesehatan yang telah melalui proses kalibrasi dan pengujian sehingga validitas dan reliabilitasnya telah dijamin oleh produsen.
Bagaimana memastikan hasil Hb tetap akurat?
Pengukuran dilakukan sesuai SOP menggunakan alat yang telah dikalibrasi, dengan prosedur yang sama pada seluruh responden dan dibantu enumerator yang telah memperoleh penyamaan persepsi.
Mengapa sekarang menggunakan evaluasi sensori, bukan uji organoleptik?
Karena istilah evaluasi sensori merupakan istilah yang lebih mutakhir dan mencakup seluruh proses ilmiah dalam menilai karakteristik sensori suatu produk pangan.
Mengapa menggunakan uji hedonik?
Karena penelitian bertujuan mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap produk berdasarkan atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Mengapa evaluasi sensori dilakukan oleh ahli gizi?
Karena ahli gizi memiliki kompetensi dalam pelaksanaan evaluasi sensori produk pangan sehingga dapat memastikan prosedur dilakukan sesuai kaidah.
Mengapa jus diberikan pukul 10.00?
Agar waktu konsumsi seragam pada seluruh responden (jam istirahat) dan diberikan setelah sarapan sehingga lebih nyaman dikonsumsi.
Mengapa posttest dilakukan hari ke-11?
Karena pemeriksaan dilakukan satu hari setelah seluruh rangkaian intervensi selesai sehingga seluruh responden telah menerima perlakuan secara lengkap.
Bagaimana jika responden sakit?
Peneliti akan mengevaluasi kondisi responden. Apabila memenuhi kriteria drop out sesuai protokol penelitian, responden akan dikeluarkan dari analisis.
Mengapa menggunakan Shapiro–Wilk?
Karena jumlah sampel kurang dari 50 responden.
Mengapa menggunakan Paired t-test atau dependent t test?
Untuk membandingkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok yang sama apabila data berdistribusi normal.
Mengapa Wilcoxon?
Sebagai uji alternatif apabila data tidak berdistribusi normal.
Mengapa menggunakan ΔHb?
Karena ΔHb menunjukkan besarnya perubahan kadar hemoglobin setelah intervensi sehingga dapat dibandingkan antara kedua kelompok.
Mengapa Independent t-test?
Karena digunakan untuk membandingkan rata-rata perubahan kadar hemoglobin antara dua kelompok yang independen.
Mengapa Mann–Whitney?
Karena merupakan uji alternatif apabila data tidak normal atau tidak memenuhi asumsi parametrik.
Mengapa menggunakan Levene's Test?
Untuk mengetahui homogenitas varians sebelum dilakukan Independent t-test.
Mengapa menggunakan α = 0,05?
Karena merupakan tingkat signifikansi yang umum digunakan dalam penelitian kesehatan untuk menentukan ada atau tidaknya perbedaan yang bermakna.
Mengapa perlu ethical clearance?
Untuk memastikan penelitian memenuhi prinsip etika dan melindungi hak serta keselamatan responden.
Mengapa harus informed consent?
Sebagai bukti bahwa responden telah memperoleh penjelasan mengenai penelitian dan bersedia berpartisipasi secara sukarela.
Bagaimana Anda memastikan peningkatan Hb benar-benar akibat Jus JAMBIKURAA, bukan karena faktor lain?
Penelitian menggunakan kelompok kontrol yang sama-sama memperoleh Tablet Tambah Darah. Perbedaannya hanya pada pemberian Jus JAMBIKURAA sebagai pendamping. Selain itu, karakteristik responden dicatat dan kepatuhan intervensi dimonitor untuk meminimalkan pengaruh faktor lain.