RANGKUMAN BUKU KAIGO PINK

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/301

encourage image

There's no tags or description

Looks like no tags are added yet.

Last updated 2:34 PM on 9/23/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

302 Terms

1
New cards

Staf Perawat Lansia

Staf Perawat Lansia adalah tenaga profesional yang bertugas memberikan dukungan terhadap orang-orang yang mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena lanjut usia/disabilitas.

2
New cards

Tujuan Staf Perawat Lansia

Agar orang tersebut dapat menjalani kehidupan sesuai keinginannya.

3
New cards

Konsep Dasar Pemberian Dukungan

Martabat manusia

4
New cards

Pengertian Martabat Manusia

Penghormatan terhadap masing-masing selaku individu.

5
New cards

Sekalipun seseorang membutuhkan perawat lansia…

Mereka tetap harus dihormati hak, kebebasan, dan martabatnya sebagai manusia.

6
New cards

Faktor Pembeda Kehidupan

Pola pikir dan kebiasaan dalam menjalani hidup.

7
New cards

Pelaku utama dalam kehidupan

Dirinya sendiri

8
New cards

Dasar Perawatan Lansia

Memahami kehidupan apa yang ia inginkan, menghormati cara hidup dan pola pikirnya, serta memberikan dukungan agar pengguna dapat menjalani hidup sesuai keinginannya.

9
New cards

Singkatan QOL

Quality of Life (Kualitas Hidup)

10
New cards

Pengertian QOL

Cara berpikir tentang kehidupan yang mencakup kekayaan spiritual.

11
New cards

Yang termasuk QOL

Rasa puas dan bahagia terhadap kehidupan, alasan hidup.

12
New cards

QOL dapat dikatakan juga sebagai

Kualitas kehidupan dan kualitas nyawa

13
New cards

Pengertian Normalisasi

Cara berpikir di mana para penyandang disabilitas dapat hidup normal tanpa mendapat prasangka dan dilindungi hak asasi manusianya.

14
New cards

Mengapa harus normalisasi?

Agar seseorang dapat terus hidup normal sesuai dengan keinginannya tanpa harus menahan diri.

15
New cards

Tujuan Dukungan Kemandirian

Membantu pengguna untuk memilih bagaimana mereka ingin menjalani hidup.

16
New cards

Jenis dukungan

Dukungan fisik, mental, dan lingkungan sosial.

17
New cards

Cara Staf perawat lansia memberikan dukungan

Melakukan pengamatan, menanyakan keinginan, dan mendampingi tanpa mendominasi kehidupan lansia.

18
New cards

Alasan dukungan kemandirian penting

Karena akan menjaga martabat lansia, memberikan rasa percaya diri, dan mencegah penurunan fungsi tubuh lebih cepat.

19
New cards

Pelaku Utama Kehidupan (Konteks Kemandirian)

Lansia / Pengguna layanan itu sendiri

20
New cards

2 jenis kemandirian

Kemandirian fisik (melakukan aktivitas) dan kemandirian psikis (membuat keputusan).

21
New cards

Hal yang harus diperhatikan perawat lansia saat memutuskan sesuatu terkait klien

Membiarkan pengguna memilih dan memutuskan sendiri cara hidupnya agar ia dapat menjalani hidup sesuai keinginannya.

22
New cards

Definisi kehidupan dalam konteks perawatan lansia

Kehidupan tiap negara berbeda berdasarkan budaya, sehingga cara hidup beragam karena adanya kemauan, nilai-nilai, dan prinsip individu.

23
New cards

Ritme hidup manusia secara umum

Dimulai dari pagi dari bangun tidur - berganti pakaian - jalan jalan - makan dan minum teh - mandi - hingga malam hari untuk tidur.

24
New cards

Cara mendukung sesuai keinginan orang tersebut

Memahami cara hidup dan latar belakang pengguna secara personal.

25
New cards

Apa yang dilakukan jika cara berpikir dan tindakan lansia cenderung pasif?

Perawat lansia harus berusaha membangkitkan semangat dan motivasi pengguna.

26
New cards

Etika profesi staf perawat lansia terhadap pertimbangan privasi

Perawat lansia harus tahu menjaga privasi agar pengguna tidak merasa malu atau direndahkan.

27
New cards

Menjaga kerahasiaan klien (Confidentiality)

Staf mengetahui informasi, tetapi tidak boleh membicarakannya dengan orang lain tanpa izin maupun menyebarluaskan di internet/medsos tanpa seizin pengguna.

28
New cards

Larangan pembatasan fisik pada lansia

Tindakan merampas kebebasan bergerak pengguna sangat dilarang karena melanggar hak asasi.

29
New cards

Dampak negatif pembatasan fisik

Menurunkan kemampuan fisik (atrofi otot) dan dapat memperburuk kondisi demensia pengguna.

30
New cards

Contoh tindakan pembatasan fisik (Restraint)

Mengikat anggota badan, memagari tempat tidur, mengunci kamar, memasang sabuk penahan, atau memberi obat penenang dosis berlebih.

31
New cards

Definisi Kekerasan dalam perawatan lansia

Tindakan yang secara langsung melanggar hak asasi manusia dari pengguna layanan.

32
New cards

5 Jenis kekerasan pada lansia

Kekerasan fisik, kekerasan psikis, pengabaian (neglect), kekerasan ekonomi, dan kekerasan seksual.

33
New cards

Pengertian Kekerasan fisik

Melakukan tindakan kekerasan secara langsung terhadap tubuh pengguna (memukul, mencubit, dll).

34
New cards

Pengertian Kekerasan psikis

Berkata-kata kasar, menghina, dan bertindak yang mencederai kejiwaan atau perasaan pengguna.

35
New cards

Pengertian Pengabaian perawatan lansia (Neglect)

Secara sengaja menelantarkan atau tidak memberikan perawatan pada lansia yang memerlukannya.

contohnya dengan membiarkan pengguna tidak makan

36
New cards

Pengertian Kekerasan ekonomi pada lansia

Mendapatkan keuntungan aset (uang, harta benda) secara semena-mena dari pengguna tanpa hak.

37
New cards

Pengertian Kekerasan seksual pada lansia

Melakukan tindakan tidak senonoh atau pelecehan terhadap diri pengguna.

38
New cards

Pendekatan tim kehidupan dan perawatan lansia (Life and care team)

Melibatkan Spesialis dukungan perawatan lansia (manajer perawatan), staf perawat lansia, dan pekerja sosial.

39
New cards

Pendekatan tim perawatan medis

Terdiri dari dokter, dokter gigi, dan perawat (nurse).

40
New cards

Pendekatan tim makanan dan gizi

Melibatkan kolaborasi antara juru masak dan ahli gizi terdaftar (dietitian).

41
New cards

Tim Rehabilitasi terdiri dari

Terapis fisik (PT), terapis wicara (ST), dan terapis okupasi (OT).

42
New cards

Peran tenaga profesional untuk tindakan medias (Dokter dan Perawat)

Dokter dan perawat adalah tenaga medis yang dapat melakukan tindakan medis.

43
New cards

Peran tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi (Terapis fisik, okupasi, dan wicara)

Tenaga profesional yang bertugas melatih pemulihan fungsi seseorang dan tugas lainnya.

  1. terapis fisik (PT)
    melatih kemampuan bergerak seperti jalan

  2. terapis okupasi (OT)
    melatih tindakan yang diperlukan untuk menjalani aktivitas keseharian

  3. Terapis Wicara (ST)
    melatih pengguna yang mengalami kesulitan berbicara dan menelan (deglutisi)


44
New cards

Peran tenaga profesional terkait makanan

Membuat daftar makanan yang mempertimbangkan keseimbangan gizi pengguna.

45
New cards

Tenaga profesional yang melayani konsultasi

Menyusun rencana dukungan selaku tenaga profesional yang melayani konsultasi dan koordinasi layanan kesejahteraan.

46
New cards

3 Layanan perawatan lansia

Layanan kunjungan, layanan ambulatori, dan layanan inap.

47
New cards

Layanan kunjungan (Home help service)

Menyediakan layanan ke pengguna dengan berkunjung ke rumah mereka.

48
New cards

Layanan ambulatori (Day service)

Menyediakan layanan kepada pengguna di fasilitas hanya pada siang hari.

49
New cards

Layanan inap

Menyediakan layanan kepada pengguna secara menetap di fasilitas perawatan lansia (panti wreda perawatan khusus).

50
New cards

Proses perawatan lansia

Penilaian (assessment), penyusunan rencana, evaluasi, dan pelaksanaan.

51
New cards

Pengertian observasi dalam perawatan lansia

Melihat dengan cermat untuk mengetahui kondisi pengguna secara menyeluruh.

52
New cards

Makna dari observasi

Hal-hal yang diobservasi dimanfaatkan untuk memperbaiki kehidupan pengguna, dicatat, dan disampaikan kepada semua staf.

53
New cards

Metode observasi yang dilakukan perawat lansia

Melalui informasi yang diperoleh dari interaksi (komunikasi) dengan pengguna dan pengukuran lainnya.

54
New cards

Manajemen kesehatan diri perawat lansia

Staf perawat lansia perlu menjaga kesehatan dirinya, karena jika tidak sehat, ia tidak bisa memberikan perawatan yang baik.

55
New cards

Hal penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan perawat

Mencegah sakit pinggang dengan menggunakan prinsip mekanika tubuh.

56
New cards

Pemanfaatan prinsip mekanika tubuh dalam keperawatan

Dalam proses berpindah, perlu diperhatikan keselamatan pengguna sekaligus bagaimana mengurangi beban fisik staf perawat lansia.

57
New cards

Pengertian mekanika tubuh

Gerakan tubuh yang terjadi karena kerja sama rangka dan otot, memungkinkan perawat bekerja aman dengan sedikit tenaga.

58
New cards

beberapa mekanisme tubuh

  1. memperlebar landasan penopang untuk merendahkan posisi pusat berat

  2. mendekatkan pusat berat ke sisi yang mendapatkan perawatan lansia

  3. menggunakan grup otot yang lebih besar, seperti otot paha

  4. memperkecil tubuh pengguna

  5. mengupayakan untuk menarik pengguna mendekati anda, ketimbang mendorongnya

  6. pemindahan pusat berat sebisa mungkin dilakukan secara datar

  7. mengarahkan kaki ke arah berpindah tanpa memuntir tubuh

  8. menggunakan prinsip tuas untuk mengurangi tenaga yang diperlukan


59
New cards

poin penting untuk mencegah sakit pinggang

  1. memanfaatkan kemampuan pengguna: manfaatkan kekuatan pengguna setelah memastikan kondisinya

  2. memastikan alat bantu: gunakan alat pemindah, papan penggeser dll

  3. manfaatkan mekanika tubuh

  4. meninjau gaya hidup: olahraga, gizi, dan istirahat cukup itu penting


60
New cards

managemen kesehatan mental

staf perawat juga perlu menjaga kesehatan mentalnya sendiri, usahakan agar tidak memendam sendiri kekhawatiran dan keseriusan anda

61
New cards

cara menjaga kesehatan mental

  1. memastikan cukup makan dan waktu tidur

  2. mengetahui cara melampiaskan stress yang sesuai dengan diri sendiri

  3. berbicara dan konsultasi dengan senior atau rekan kerja


62
New cards

Definisi Penyakit Menular

Penyakit yang timbul ketika patogen memasuki tubuh dan menyebabkan berbagai macam gejala.

63
New cards

Pengguna yang rentan tertular penyakit

Pengguna yang hidup berkelompok atau tinggal bersama dalam satu fasilitas.

64
New cards

Jenis-jenis patogen penyebab penyakit menular

Virus, bakteri, jamur (fungi), dan parasit.

65
New cards

Perspektif observasi terhadap penyakit/kondisi

Setiap hal yang diobservasi terkait gejala fisik, penting untuk segera dilaporkan ke tenaga medis profesional (dokter/perawat).

66
New cards

Tiga elemen utama penyebab penyakit menular

Inang (pejamu), jalur infeksi, dan sumber infeksi.

67
New cards

Langkah penanganan atau pencegahan penyakit menular

Memutus mata rantai penularannya (antara sumber, jalur, atau inangnya).

68
New cards

Pengendalian penyakit menular di fasilitas keperawatan

Tidak membawa masuk, tidak membawa keluar, dan tidak menyebarkan agen infeksi.

69
New cards

Jenis atau rute jalur infeksi yang umum

Infeksi droplet (percikan ludah), infeksi melalui udara (airborne), dan infeksi kontak.

70
New cards

Contoh infeksi yang menular melalui droplet

Influenza (flu).

71
New cards

Contoh infeksi yang menular melalui udara (airborne)

Tuberkulosis (TBC), campak, dan sebagainya.

72
New cards

Contoh infeksi yang menular melalui kontak (sentuhan)

Infeksi Norovirus dan bakteri E. coli O157.

73
New cards

Yang termasuk dalam kategori sumber infeksi

Darah, cairan tubuh (saliva, ingus), dan ekskreta (muntahan, urine, feses).

74
New cards

Prinsip Kewaspadaan Standar (Standard Precautions)

Seluruh darah, cairan tubuh, sekreta, ekskreta, luka kulit, dan mukosa pasien harus selalu diperlakukan sebagai sesuatu yang berisiko infeksi.

75
New cards

Cara pencegahan saat menangani sumber infeksi

Selalu gunakan sarung tangan, celemek plastik (apron), dan masker secara tepat.

76
New cards

Mengapa pencegahan kecelakaan sangat penting di panti?

Karena pengguna lansia sangat rentan terhadap kecelakaan akibat adanya penurunan fungsi tubuh (fisik dan kognitif).

77
New cards

Langkah pencegahan agar lansia tidak terjatuh atau terjerembab

Mengamati kondisi pengguna, memastikan pakaian dan alas kaki pas (tidak kebesaran/kepanjangan), memeriksa alat bantu jalan, dan merapikan lingkungan.

78
New cards

Pengertian Manajemen Risiko di fasilitas perawatan

Upaya memperkirakan bahaya yang mungkin terjadi dan melakukan langkah pencegahan kecelakaan secara sistematik sebelum hal itu terjadi.

79
New cards

Definisi Bencana dalam konteks keadaan darurat

Kerusakan parah atau situasi darurat yang diakibatkan oleh kejadian luar biasa seperti gempa bumi, topan, kebakaran, dll.

80
New cards

Pemahaman atas mental

Manusia memiliki perasaan dan cara berpikirnya sendiri

81
New cards

Semangat

semangat adalah perasaan ketika seseorang ingin melakukan sesuatu

82
New cards

Stres

keadaan tegang yang terjadi pada mental dan fisik

83
New cards

Memori

Mengingat sesuatu tanpa melupakannya

84
New cards

Menghafal

Mengingat hal baru

85
New cards

Menyimpan

Terus menyimpan informasi

86
New cards

Memanggil

Mengeluarkan informasi

87
New cards

proses perekaman memori

menghafal - menyimpan - memanggil

88
New cards

Jenis memori Jangka panjang

episodeik, semantik, priming, prosedural

89
New cards

Memori episodik

memori tentang pengalaman dan kenangan

90
New cards

Memori semantik

memori tentang pengetahuan

91
New cards

Memori priming

memori tentang yang diingat tanpa disadari

92
New cards

Memori prosedural

memori yang diingat oleh tubuh

93
New cards

Kebutuhan

Keadaan menginginkan sesuatu

94
New cards

Hierarki kebutuhan Maslow

1 paling rendah - 5 paling tinggi


  1. fisiologis,
    kebutuhan utk mempertahankan hidup

  2. rasa aman,
    kebutuhan untuk melindungi diri sendiri

  3. memiliki dan kasih sayang,
    kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain

  4. penghargaan,
    kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain

  5. aktualisasi diri
    kebutuhan untuk memaksimalkan potensi diri sendiri


95
New cards

kebutuhan sosial

memiliki dan kasih sayang, penghargaan, aktualisasi diri

96
New cards

Kebutuhan dasr

fisiologis dan rasa aman

97
New cards

Hemeostasis

Sistem biologi yang bekerja mempertahankan kondisi tubuh sekalipun lingkungan di sekitarnya berubah

98
New cards

Cara kerja hemeostasis

Mengembalikan tubuh ke kondisi normal dengan mengeluarkan keringat dan panas tubuh

99
New cards

Tanda-tanda vital

Tanda bahwa seseorang hidup, seperti suhu tubuh, denyut nadi, dan tekanan darah

100
New cards

Suhu tubuh

memiliki ritme harian, tinggi di siang hari, rendah di malam hari