1/301
Looks like no tags are added yet.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Staf Perawat Lansia
Staf Perawat Lansia adalah tenaga profesional yang bertugas memberikan dukungan terhadap orang-orang yang mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena lanjut usia/disabilitas.
Tujuan Staf Perawat Lansia
Agar orang tersebut dapat menjalani kehidupan sesuai keinginannya.
Konsep Dasar Pemberian Dukungan
Martabat manusia
Pengertian Martabat Manusia
Penghormatan terhadap masing-masing selaku individu.
Sekalipun seseorang membutuhkan perawat lansia…
Mereka tetap harus dihormati hak, kebebasan, dan martabatnya sebagai manusia.
Faktor Pembeda Kehidupan
Pola pikir dan kebiasaan dalam menjalani hidup.
Pelaku utama dalam kehidupan
Dirinya sendiri
Dasar Perawatan Lansia
Memahami kehidupan apa yang ia inginkan, menghormati cara hidup dan pola pikirnya, serta memberikan dukungan agar pengguna dapat menjalani hidup sesuai keinginannya.
Singkatan QOL
Quality of Life (Kualitas Hidup)
Pengertian QOL
Cara berpikir tentang kehidupan yang mencakup kekayaan spiritual.
Yang termasuk QOL
Rasa puas dan bahagia terhadap kehidupan, alasan hidup.
QOL dapat dikatakan juga sebagai
Kualitas kehidupan dan kualitas nyawa
Pengertian Normalisasi
Cara berpikir di mana para penyandang disabilitas dapat hidup normal tanpa mendapat prasangka dan dilindungi hak asasi manusianya.
Mengapa harus normalisasi?
Agar seseorang dapat terus hidup normal sesuai dengan keinginannya tanpa harus menahan diri.
Tujuan Dukungan Kemandirian
Membantu pengguna untuk memilih bagaimana mereka ingin menjalani hidup.
Jenis dukungan
Dukungan fisik, mental, dan lingkungan sosial.
Cara Staf perawat lansia memberikan dukungan
Melakukan pengamatan, menanyakan keinginan, dan mendampingi tanpa mendominasi kehidupan lansia.
Alasan dukungan kemandirian penting
Karena akan menjaga martabat lansia, memberikan rasa percaya diri, dan mencegah penurunan fungsi tubuh lebih cepat.
Pelaku Utama Kehidupan (Konteks Kemandirian)
Lansia / Pengguna layanan itu sendiri
2 jenis kemandirian
Kemandirian fisik (melakukan aktivitas) dan kemandirian psikis (membuat keputusan).
Hal yang harus diperhatikan perawat lansia saat memutuskan sesuatu terkait klien
Membiarkan pengguna memilih dan memutuskan sendiri cara hidupnya agar ia dapat menjalani hidup sesuai keinginannya.
Definisi kehidupan dalam konteks perawatan lansia
Kehidupan tiap negara berbeda berdasarkan budaya, sehingga cara hidup beragam karena adanya kemauan, nilai-nilai, dan prinsip individu.
Ritme hidup manusia secara umum
Dimulai dari pagi dari bangun tidur - berganti pakaian - jalan jalan - makan dan minum teh - mandi - hingga malam hari untuk tidur.
Cara mendukung sesuai keinginan orang tersebut
Memahami cara hidup dan latar belakang pengguna secara personal.
Apa yang dilakukan jika cara berpikir dan tindakan lansia cenderung pasif?
Perawat lansia harus berusaha membangkitkan semangat dan motivasi pengguna.
Etika profesi staf perawat lansia terhadap pertimbangan privasi
Perawat lansia harus tahu menjaga privasi agar pengguna tidak merasa malu atau direndahkan.
Menjaga kerahasiaan klien (Confidentiality)
Staf mengetahui informasi, tetapi tidak boleh membicarakannya dengan orang lain tanpa izin maupun menyebarluaskan di internet/medsos tanpa seizin pengguna.
Larangan pembatasan fisik pada lansia
Tindakan merampas kebebasan bergerak pengguna sangat dilarang karena melanggar hak asasi.
Dampak negatif pembatasan fisik
Menurunkan kemampuan fisik (atrofi otot) dan dapat memperburuk kondisi demensia pengguna.
Contoh tindakan pembatasan fisik (Restraint)
Mengikat anggota badan, memagari tempat tidur, mengunci kamar, memasang sabuk penahan, atau memberi obat penenang dosis berlebih.
Definisi Kekerasan dalam perawatan lansia
Tindakan yang secara langsung melanggar hak asasi manusia dari pengguna layanan.
5 Jenis kekerasan pada lansia
Kekerasan fisik, kekerasan psikis, pengabaian (neglect), kekerasan ekonomi, dan kekerasan seksual.
Pengertian Kekerasan fisik
Melakukan tindakan kekerasan secara langsung terhadap tubuh pengguna (memukul, mencubit, dll).
Pengertian Kekerasan psikis
Berkata-kata kasar, menghina, dan bertindak yang mencederai kejiwaan atau perasaan pengguna.
Pengertian Pengabaian perawatan lansia (Neglect)
Secara sengaja menelantarkan atau tidak memberikan perawatan pada lansia yang memerlukannya.
contohnya dengan membiarkan pengguna tidak makan
Pengertian Kekerasan ekonomi pada lansia
Mendapatkan keuntungan aset (uang, harta benda) secara semena-mena dari pengguna tanpa hak.
Pengertian Kekerasan seksual pada lansia
Melakukan tindakan tidak senonoh atau pelecehan terhadap diri pengguna.
Pendekatan tim kehidupan dan perawatan lansia (Life and care team)
Melibatkan Spesialis dukungan perawatan lansia (manajer perawatan), staf perawat lansia, dan pekerja sosial.
Pendekatan tim perawatan medis
Terdiri dari dokter, dokter gigi, dan perawat (nurse).
Pendekatan tim makanan dan gizi
Melibatkan kolaborasi antara juru masak dan ahli gizi terdaftar (dietitian).
Tim Rehabilitasi terdiri dari
Terapis fisik (PT), terapis wicara (ST), dan terapis okupasi (OT).
Peran tenaga profesional untuk tindakan medias (Dokter dan Perawat)
Dokter dan perawat adalah tenaga medis yang dapat melakukan tindakan medis.
Peran tenaga profesional yang melakukan rehabilitasi (Terapis fisik, okupasi, dan wicara)
Tenaga profesional yang bertugas melatih pemulihan fungsi seseorang dan tugas lainnya.
terapis fisik (PT)
melatih kemampuan bergerak seperti jalan
terapis okupasi (OT)
melatih tindakan yang diperlukan untuk menjalani aktivitas keseharian
Terapis Wicara (ST)
melatih pengguna yang mengalami kesulitan berbicara dan menelan (deglutisi)
Peran tenaga profesional terkait makanan
Membuat daftar makanan yang mempertimbangkan keseimbangan gizi pengguna.
Tenaga profesional yang melayani konsultasi
Menyusun rencana dukungan selaku tenaga profesional yang melayani konsultasi dan koordinasi layanan kesejahteraan.
3 Layanan perawatan lansia
Layanan kunjungan, layanan ambulatori, dan layanan inap.
Layanan kunjungan (Home help service)
Menyediakan layanan ke pengguna dengan berkunjung ke rumah mereka.
Layanan ambulatori (Day service)
Menyediakan layanan kepada pengguna di fasilitas hanya pada siang hari.
Layanan inap
Menyediakan layanan kepada pengguna secara menetap di fasilitas perawatan lansia (panti wreda perawatan khusus).
Proses perawatan lansia
Penilaian (assessment), penyusunan rencana, evaluasi, dan pelaksanaan.
Pengertian observasi dalam perawatan lansia
Melihat dengan cermat untuk mengetahui kondisi pengguna secara menyeluruh.
Makna dari observasi
Hal-hal yang diobservasi dimanfaatkan untuk memperbaiki kehidupan pengguna, dicatat, dan disampaikan kepada semua staf.
Metode observasi yang dilakukan perawat lansia
Melalui informasi yang diperoleh dari interaksi (komunikasi) dengan pengguna dan pengukuran lainnya.
Manajemen kesehatan diri perawat lansia
Staf perawat lansia perlu menjaga kesehatan dirinya, karena jika tidak sehat, ia tidak bisa memberikan perawatan yang baik.
Hal penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan perawat
Mencegah sakit pinggang dengan menggunakan prinsip mekanika tubuh.
Pemanfaatan prinsip mekanika tubuh dalam keperawatan
Dalam proses berpindah, perlu diperhatikan keselamatan pengguna sekaligus bagaimana mengurangi beban fisik staf perawat lansia.
Pengertian mekanika tubuh
Gerakan tubuh yang terjadi karena kerja sama rangka dan otot, memungkinkan perawat bekerja aman dengan sedikit tenaga.
beberapa mekanisme tubuh
memperlebar landasan penopang untuk merendahkan posisi pusat berat
mendekatkan pusat berat ke sisi yang mendapatkan perawatan lansia
menggunakan grup otot yang lebih besar, seperti otot paha
memperkecil tubuh pengguna
mengupayakan untuk menarik pengguna mendekati anda, ketimbang mendorongnya
pemindahan pusat berat sebisa mungkin dilakukan secara datar
mengarahkan kaki ke arah berpindah tanpa memuntir tubuh
menggunakan prinsip tuas untuk mengurangi tenaga yang diperlukan
poin penting untuk mencegah sakit pinggang
memanfaatkan kemampuan pengguna: manfaatkan kekuatan pengguna setelah memastikan kondisinya
memastikan alat bantu: gunakan alat pemindah, papan penggeser dll
manfaatkan mekanika tubuh
meninjau gaya hidup: olahraga, gizi, dan istirahat cukup itu penting
managemen kesehatan mental
staf perawat juga perlu menjaga kesehatan mentalnya sendiri, usahakan agar tidak memendam sendiri kekhawatiran dan keseriusan anda
cara menjaga kesehatan mental
memastikan cukup makan dan waktu tidur
mengetahui cara melampiaskan stress yang sesuai dengan diri sendiri
berbicara dan konsultasi dengan senior atau rekan kerja
Definisi Penyakit Menular
Penyakit yang timbul ketika patogen memasuki tubuh dan menyebabkan berbagai macam gejala.
Pengguna yang rentan tertular penyakit
Pengguna yang hidup berkelompok atau tinggal bersama dalam satu fasilitas.
Jenis-jenis patogen penyebab penyakit menular
Virus, bakteri, jamur (fungi), dan parasit.
Perspektif observasi terhadap penyakit/kondisi
Setiap hal yang diobservasi terkait gejala fisik, penting untuk segera dilaporkan ke tenaga medis profesional (dokter/perawat).
Tiga elemen utama penyebab penyakit menular
Inang (pejamu), jalur infeksi, dan sumber infeksi.
Langkah penanganan atau pencegahan penyakit menular
Memutus mata rantai penularannya (antara sumber, jalur, atau inangnya).
Pengendalian penyakit menular di fasilitas keperawatan
Tidak membawa masuk, tidak membawa keluar, dan tidak menyebarkan agen infeksi.
Jenis atau rute jalur infeksi yang umum
Infeksi droplet (percikan ludah), infeksi melalui udara (airborne), dan infeksi kontak.
Contoh infeksi yang menular melalui droplet
Influenza (flu).
Contoh infeksi yang menular melalui udara (airborne)
Tuberkulosis (TBC), campak, dan sebagainya.
Contoh infeksi yang menular melalui kontak (sentuhan)
Infeksi Norovirus dan bakteri E. coli O157.
Yang termasuk dalam kategori sumber infeksi
Darah, cairan tubuh (saliva, ingus), dan ekskreta (muntahan, urine, feses).
Prinsip Kewaspadaan Standar (Standard Precautions)
Seluruh darah, cairan tubuh, sekreta, ekskreta, luka kulit, dan mukosa pasien harus selalu diperlakukan sebagai sesuatu yang berisiko infeksi.
Cara pencegahan saat menangani sumber infeksi
Selalu gunakan sarung tangan, celemek plastik (apron), dan masker secara tepat.
Mengapa pencegahan kecelakaan sangat penting di panti?
Karena pengguna lansia sangat rentan terhadap kecelakaan akibat adanya penurunan fungsi tubuh (fisik dan kognitif).
Langkah pencegahan agar lansia tidak terjatuh atau terjerembab
Mengamati kondisi pengguna, memastikan pakaian dan alas kaki pas (tidak kebesaran/kepanjangan), memeriksa alat bantu jalan, dan merapikan lingkungan.
Pengertian Manajemen Risiko di fasilitas perawatan
Upaya memperkirakan bahaya yang mungkin terjadi dan melakukan langkah pencegahan kecelakaan secara sistematik sebelum hal itu terjadi.
Definisi Bencana dalam konteks keadaan darurat
Kerusakan parah atau situasi darurat yang diakibatkan oleh kejadian luar biasa seperti gempa bumi, topan, kebakaran, dll.
Pemahaman atas mental
Manusia memiliki perasaan dan cara berpikirnya sendiri
Semangat
semangat adalah perasaan ketika seseorang ingin melakukan sesuatu
Stres
keadaan tegang yang terjadi pada mental dan fisik
Memori
Mengingat sesuatu tanpa melupakannya
Menghafal
Mengingat hal baru
Menyimpan
Terus menyimpan informasi
Memanggil
Mengeluarkan informasi
proses perekaman memori
menghafal - menyimpan - memanggil
Jenis memori Jangka panjang
episodeik, semantik, priming, prosedural
Memori episodik
memori tentang pengalaman dan kenangan
Memori semantik
memori tentang pengetahuan
Memori priming
memori tentang yang diingat tanpa disadari
Memori prosedural
memori yang diingat oleh tubuh
Kebutuhan
Keadaan menginginkan sesuatu
Hierarki kebutuhan Maslow
1 paling rendah - 5 paling tinggi
fisiologis,
kebutuhan utk mempertahankan hidup
rasa aman,
kebutuhan untuk melindungi diri sendiri
memiliki dan kasih sayang,
kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain
penghargaan,
kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain
aktualisasi diri
kebutuhan untuk memaksimalkan potensi diri sendiri
kebutuhan sosial
memiliki dan kasih sayang, penghargaan, aktualisasi diri
Kebutuhan dasr
fisiologis dan rasa aman
Hemeostasis
Sistem biologi yang bekerja mempertahankan kondisi tubuh sekalipun lingkungan di sekitarnya berubah
Cara kerja hemeostasis
Mengembalikan tubuh ke kondisi normal dengan mengeluarkan keringat dan panas tubuh
Tanda-tanda vital
Tanda bahwa seseorang hidup, seperti suhu tubuh, denyut nadi, dan tekanan darah
Suhu tubuh
memiliki ritme harian, tinggi di siang hari, rendah di malam hari