Sejarah Bab 1

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/108

encourage image

There's no tags or description

Looks like no tags are added yet.

Last updated 3:20 PM on 8/19/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

109 Terms

1
New cards

Syajaratun

Kata Arab yang berarti pohon, akar kata sejarah karena silsilah digambarkan bercabang seperti pohon.

2
New cards

Historia

Kata Yunani yang berarti pengetahuan hasil penyelidikan; asal etimologi kata sejarah dalam bahasa Yunani.

3
New cards

Geschichte

Istilah Jerman untuk sejarah yang berarti sesuatu yang telah terjadi.

4
New cards

Sejarah menurut KBBI

Kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lampau.

5
New cards

Herodotus

Bapak Sejarah; menyebut sejarah sebagai kajian jatuh bangunnya tokoh, masyarakat, dan peradaban yang bergerak melingkar, bukan lurus ke depan.

6
New cards

R.G. Collingwood

Sejarah adalah penyelidikan tentang tindakan manusia yang dilakukan pada masa lampau.

7
New cards

R. Mohammad Ali

Sejarah adalah ilmu yang menyelidiki perubahan dan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau.

8
New cards

Sartono Kartodirdjo

Sejarah adalah penggambaran pengalaman kolektif masa lalu; ia membedakan sejarah arti objektif dan arti subjektif.

9
New cards

Kuntowijoyo

Sejarah adalah ilmu tentang manusia, waktu, dan sesuatu yang bermakna sosial, serta mempelajari sesuatu yang tertentu dan terinci.

10
New cards

Muhammad Yamin

Sejarah adalah ilmu pengetahuan hasil penyelidikan peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

11
New cards

Sejarah arti objektif

Peristiwa atau kejadian itu sendiri, apa adanya, sebelum ditulis siapa pun.

12
New cards

Sejarah arti subjektif

Sejarah yang sudah ditulis dan ditafsirkan oleh sejarawan.

13
New cards

Einmalig

Sifat peristiwa sejarah yang hanya terjadi sekali dan tidak dapat terulang persis sama.

14
New cards

Sifat unik peristiwa sejarah

Peristiwa itu hanya terjadi satu kali dengan konteks dan waktu tertentu, tidak ada yang persis sama.

15
New cards

Sifat penting peristiwa sejarah

Peristiwa itu punya arti dan pengaruh besar bagi kehidupan orang banyak, bukan kejadian sepele.

16
New cards

Sifat abadi peristiwa sejarah

Peristiwanya tidak bisa berubah lagi dan akan selalu dikenang sepanjang perjalanan hidup manusia.

17
New cards

Tiga unsur utama sejarah

Manusia, ruang, dan waktu.

18
New cards

Manusia dalam sejarah

Unsur paling utama; berperan sebagai objek atau pelaku peristiwa sekaligus subjek yang menuliskan kisahnya.

19
New cards

Konsep ruang (spasial)

Tempat terjadinya peristiwa; membuktikan bahwa peristiwa itu nyata dan ada.

20
New cards

Konsep waktu (temporal)

Kapan peristiwa terjadi; menjadi batasan temporal setiap peristiwa sejarah.

21
New cards

Tiga unsur Proklamasi Kemerdekaan RI

Manusia Sukarno dan Hatta, ruang Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, waktu 17 Agustus 1945.

22
New cards

Tiga dimensi waktu dalam sejarah

Masa lalu sebagai pelajaran, masa kini yang menentukan, dan masa depan yang dipengaruhi tindakan hari ini.

23
New cards

Perkembangan

Masyarakat bergerak dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks dan lebih sesuai dengan zamannya.

24
New cards

Kesinambungan

Cara atau kondisi lama tetap diwarisi karena masih dianggap baik oleh masyarakat.

25
New cards

Contoh kesinambungan

Indonesia masih memakai sejumlah produk hukum warisan kolonial Belanda meskipun sudah merdeka.

26
New cards

Pengulangan

Peristiwa serupa terjadi kembali di masa berikutnya, memunculkan jargon sejarah terulang kembali.

27
New cards

Contoh pengulangan

Lengsernya Sukarno dan lengsernya Soeharto, dua-duanya dipicu gerakan mahasiswa.

28
New cards

Perubahan

Masyarakat membentuk praktik baru secara besar-besaran dalam waktu singkat, sering karena pengaruh kuat dari luar.

29
New cards

Perubahan cepat

Perubahan yang berlangsung singkat tetapi mendasar dan mengubah struktur masyarakat; disebut juga revolusi.

30
New cards

Contoh perubahan cepat

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki Agustus 1945 yang langsung membuat Jepang menyerah kepada Sekutu.

31
New cards

Perubahan lambat

Perubahan bertahap yang butuh waktu sangat panjang dan sering tak terasa; disebut juga evolusi.

32
New cards

Contoh perubahan lambat

Peralihan manusia praaksara dari food gathering ke food producing yang berlangsung ribuan tahun.

33
New cards

Faktor internal perubahan

Penemuan baru, revolusi, pertambahan penduduk, dan konflik di dalam masyarakat itu sendiri.

34
New cards

Faktor eksternal perubahan

Perang, bencana alam, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.

35
New cards

Keberlanjutan (kontinuitas)

Peristiwa masa lalu tidak terputus dan terus berlanjut pengaruhnya sampai masa kini dan masa depan.

36
New cards

Diakronik

Cara berpikir yang memanjang dalam waktu tetapi menyempit dalam ruang, menekankan urutan dan proses peristiwa.

37
New cards

Asal kata diakronik

Yunani dia yang berarti melintas atau melampaui dan chronos yang berarti waktu.

38
New cards

Ciri berpikir diakronik

Memanjang berdimensi waktu, naratif, dinamis, menekankan proses dan durasi, serta memakai hubungan kausalitas.

39
New cards

Contoh tema diakronik

Urutan peristiwa Perang Diponegoro 1825-1830 dari pengepungan Tegalrejo hingga penangkapan di Magelang.

40
New cards

Sinkronik

Cara berpikir yang meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu, menekankan struktur peristiwa pada masa tertentu.

41
New cards

Asal kata sinkronik

Yunani syn yang berarti dengan atau bersama dan chronos yang berarti waktu.

42
New cards

Ciri berpikir sinkronik

Mengkaji masa tertentu, menekankan struktur atau karakter, bersifat horizontal, tanpa perbandingan, cakupan lebih sempit.

43
New cards

Contoh tema sinkronik

Keadaan ekonomi Indonesia tahun 1998 saja, atau suasana pembacaan naskah Proklamasi di Jakarta.

44
New cards

5W+1H dalam sinkronik

What, when, where, who, why, dan how yang harus dijawab saat mengkaji satu peristiwa secara mendalam.

45
New cards

Kronologi

Ilmu tentang waktu yang menyusun peristiwa sejarah sesuai urutan terjadinya, dari chronos dan logos.

46
New cards

Anakronisme

Kerancuan urutan waktu antara satu peristiwa sejarah dengan peristiwa sejarah lainnya.

47
New cards

Kronik

Catatan daftar peristiwa tanpa menunjukkan hubungan antarperistiwa, berbeda dari kronologi yang berurutan dan berkaitan.

48
New cards

Periodisasi

Pembabakan atau pengelompokan peristiwa sejarah ke dalam babak, masa, zaman, atau periode tertentu.

49
New cards

Tujuan periodisasi

Mempermudah pemahaman, mengklasifikasi peristiwa, dan menyederhanakan rangkaian sejarah yang sangat panjang.

50
New cards

Panca Warsa Moh. Yamin

Periodisasi Prasejarah, Protosejarah 0-600 M, Babakan Kebangsaan 600-1525 M, Babakan antar Bangsa 1525-1900 M, Abad Proklamasi 1900-1945 M.

51
New cards

Kausalitas

Hubungan sebab akibat antara satu peristiwa sejarah dengan peristiwa sesudahnya.

52
New cards

Sejarah sebagai peristiwa

Kejadian itu sendiri yang benar-benar terjadi di masa lalu, bersifat einmalig dan objektif.

53
New cards

Sejarah sebagai kisah

Peristiwa masa lalu yang sudah diceritakan atau dituliskan ulang, sehingga dipengaruhi tafsir penulisnya.

54
New cards

Sejarah sebagai ilmu

Sejarah memenuhi syarat ilmu yaitu empiris, punya objek, teori, generalisasi, dan metode penelitian.

55
New cards

Sejarah sebagai seni

Penulisan sejarah membutuhkan intuisi, imajinasi, emosi, dan gaya bahasa agar kisahnya hidup dan indah dibaca.

56
New cards

Manfaat edukatif

Sejarah memberi pelajaran dari keberhasilan dan kesalahan masa lalu untuk memperbaiki masa kini dan masa depan.

57
New cards

Manfaat inspiratif

Kisah kepahlawanan masa lalu memberi ilham dan membangkitkan semangat nasionalisme serta patriotisme.

58
New cards

Manfaat instruktif

Sejarah membantu menyampaikan ilmu atau keterampilan, misalnya keputusan hukum yang merujuk kebiasaan masa lalu.

59
New cards

Manfaat rekreatif

Sejarah memberi kesenangan estetis, seolah membawa pembaca bertamasya menembus ruang dan waktu.

60
New cards

Kegunaan genetis dan didaktis

Rumusan Sartono Kartodirdjo bahwa sejarah berguna sebagai pelajaran dan suri teladan bagi generasi penerus.

61
New cards

Sumber sejarah menurut Moh. Ali

Segala sesuatu berwujud maupun tidak berwujud yang berguna bagi penelitian sejarah.

62
New cards

Sumber primer

Sumber asli yang didapat langsung dari pelaku atau saksi yang mengalami peristiwa dan belum diolah.

63
New cards

Sumber sekunder

Sumber dari orang yang tidak mengalami langsung peristiwa, biasanya dibuat setelah peristiwa selesai.

64
New cards

Kelebihan sumber primer

Paling dekat dengan peristiwa sehingga tingkat keaslian dan kebenarannya tinggi.

65
New cards

Kekurangan sumber primer

Jumlahnya terbatas, banyak yang rusak atau hilang, dan kadang aksesnya tertutup atau bahasanya sulit dipahami.

66
New cards

Kelebihan sumber sekunder

Mudah didapat, sudah tersusun rapi, dan biasanya sudah dianalisis sehingga membantu memahami konteks.

67
New cards

Kekurangan sumber sekunder

Sudah melewati tafsiran orang lain sehingga bisa bergeser dari fakta aslinya.

68
New cards

Sumber tertulis

Sumber berupa tulisan seperti prasasti, dokumen, piagam, naskah, surat kabar, arsip, dan laporan.

69
New cards

Kelebihan sumber tertulis

Informasinya rinci dengan nama dan tanggal, serta bisa diperiksa berulang-ulang.

70
New cards

Kekurangan sumber tertulis

Bisa dipalsukan atau ditulis demi kepentingan tertentu, dan bahasanya kadang kuno sehingga sulit dibaca.

71
New cards

Sumber lisan

Keterangan langsung dari pelaku atau saksi mata suatu peristiwa, biasanya dikumpulkan melalui wawancara.

72
New cards

Kelebihan sumber lisan

Bisa mengisi kekosongan informasi pada periode yang miskin dokumen dan memberi detail suasana peristiwa.

73
New cards

Kekurangan sumber lisan

Bergantung pada ingatan yang bisa melemah, bersifat subjektif, dan pelakunya makin berkurang.

74
New cards

Penyebab kesaksian saksi berbeda

Latar belakang pengetahuan yang berbeda, posisi pengamatan yang berbeda, dan saksi yang berlebihan bercerita.

75
New cards

Sumber benda

Sumber berupa artefak dan benda kebudayaan seperti bangunan, senjata, perkakas batu, patung, perhiasan, dan candi.

76
New cards

Kelebihan sumber benda

Wujudnya nyata dan dapat dilihat serta dipegang, dan menjadi rekaman jejak kehidupan manusia masa lampau.

77
New cards

Kekurangan sumber benda

Tidak bisa menginformasikan kebenaran secara pasti karena harus ditafsirkan ahli, dan banyak yang hilang atau rusak.

78
New cards

Sumber sejarah berdasarkan bentuk

Sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber benda.

79
New cards

Sumber sejarah berdasarkan sifat

Sumber primer dan sumber sekunder.

80
New cards

Lima tahap penelitian sejarah

Pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi menurut Kuntowijoyo.

81
New cards

Pemilihan topik

Langkah pertama penelitian sejarah, dipilih berdasarkan kedekatan emosional dan kedekatan intelektual.

82
New cards

Kedekatan emosional

Memilih topik karena keterikatan dengan daerah asal, keluarga, agama, atau kesukaan pribadi.

83
New cards

Kedekatan intelektual

Memilih topik karena menguasai referensi dan meyakini gagasan yang terkait topik tersebut.

84
New cards

Heuristik

Tahap mencari, menemukan, dan mengumpulkan sumber serta data yang relevan dengan topik penelitian.

85
New cards

Verifikasi

Tahap menyaring dan menilai sumber agar diperoleh sumber yang paling valid, asli, dan kredibel.

86
New cards

Kritik ekstern

Pengujian keaslian atau autentisitas sumber dilihat dari bentuk fisiknya seperti bahan, tinta, dan gaya tulisan.

87
New cards

Kritik intern

Pengujian kredibilitas isi sumber, apakah kontennya dapat dipercaya dan sesuai dengan konteksnya.

88
New cards

Interpretasi

Tahap menafsirkan sumber yang sudah lolos verifikasi secara objektif dan rasional.

89
New cards

Analisis

Menguraikan dan memecah data sejarah menjadi bagian-bagian untuk diperiksa satu per satu.

90
New cards

Sintesis

Menyatukan kembali fakta-fakta yang terpisah menjadi satu kesimpulan yang utuh.

91
New cards

Historiografi

Penulisan sejarah, tahap akhir penelitian yang menyusun fakta menjadi kisah sejarah yang utuh dan bermakna.

92
New cards

Asal kata historiografi

Yunani historia yang berarti sejarah dan graphein yang berarti menulis.

93
New cards

Ciri penulisan sejarah yang baik

Objektif, sistematis, kritis, kausalitasnya jelas, kontekstual, dan komunikatif.

94
New cards

Historiografi tradisional

Penulisan sejarah masa kerajaan Hindu-Buddha dan Islam oleh pujangga istana, bercampur mitos dan legenda.

95
New cards

Ciri historiografi tradisional

Istana-sentris, religio-magis, bertujuan melegitimasi kekuasaan raja, berbentuk babad, hikayat, atau kronik.

96
New cards

Contoh historiografi tradisional

Babad Tanah Jawi, Hikayat Raja-Raja Pasai, Kitab Negarakertagama, dan Sejarah Melayu.

97
New cards

Historiografi kolonial

Penulisan sejarah masa penjajahan oleh orang Eropa dengan sudut pandang penjajah.

98
New cards

Ciri historiografi kolonial

Belanda-sentris, menempatkan bangsa Indonesia sebagai objek, dan menonjolkan peran VOC serta pemerintah kolonial.

99
New cards

Contoh historiografi kolonial

Geschiedenis van Nederlandsch Indie, karya F.W. Stapel, dan laporan resmi VOC serta Hindia Belanda.

100
New cards

Historiografi nasional

Penulisan sejarah setelah kemerdekaan yang bertujuan mempersatukan bangsa dan membangkitkan nasionalisme.