1/21
Looks like no tags are added yet.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Dilema Etik (menurut HIMPSI)
Situasi saat psikolog dihadapkan pada 2 atau lebih pilihan tindakan yang punya dasar etis, tapi tidak bisa dipenuhi bersamaan.
Konsekuensi dari Dilema Etik
Keputusan apapun yang diambil berpotensi mengorbankan atau melanggar salah satu prinsip etika profesional.
3 Prinsip Utama Etika Psikologi (HIMPSI)
Hormat martabat & HAM, 2. Tanggung jawab profesional, 3. Mengutamakan kesejahteraan orang lain.
Prinsip Kesejahteraan Orang Lain
Meliputi tidak membahayakan (non-maleficence) dan melakukan kebaikan (beneficence).
Etika Benar vs Salah
Dilema saat harus memilih antara nilai yang dianggap benar dengan yang jelas-jelas salah (sering diambil tergesa-gesa tanpa refleksi).
Dilema Benar vs Benar
Pilihan sulit (dilema sejati) ketika dua opsi sama-sama didasarkan pada nilai-nilai fundamental yang penting.
4 Paradigma Dilema (Kidder, 1995)
Truth vs Loyalty, 2. Individual vs Community, 3. Short-term vs Long-term, 4. Justice vs Mercy.
Truth vs Loyalty (Kebenaran vs Kesetiaan)
Dilema antara mengatakan kejujuran/transparansi ATAU tetap setia/melindungi orang atau kelompok tertentu.
Individual vs Community (Pribadi vs Bersama)
Dilema antara mengutamakan hak dan kesejahteraan pribadi ATAU kesejahteraan, solidaritas, dan pengorbanan demi kelompok.
Short-term vs Long-term (Jangka Pendek vs Panjang)
Dilema antara keuntungan instan yang cepat ATAU manfaat yang butuh waktu lama tapi lebih berkelanjutan.
Justice vs Mercy (Keadilan vs Belas Kasihan)
Dilema antara menegakkan aturan dan hukum secara konsisten ATAU menunjukkan empati, pengampunan, dan perlakuan fleksibel.
Langkah Penyelesaian Kidder (Sebutkan bbrp kunci)
Kenali nilai, kumpulkan fakta, uji benar vs salah, uji benar vs benar, cari opsi trilema, buat keputusan, refleksi.
Opsi Trilema (dalam Langkah Kidder)
Mencari jalan tengah atau opsi ketiga yang bisa menyelesaikan masalah (yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya).
Konflik Etik vs Hukum (Pasal 5)
Psikolog harus menunjukkan komitmen pada kode etik. Jika mentok tak bisa selesai, baru diharapkan patuh pada otoritas hukum.
Konflik Etik vs Tuntutan Organisasi
Psikolog wajib menjelaskan sifat konflik, komitmen pada kode etik, dan menyelesaikannya dengan memegang teguh prinsip kerahasiaan.
Mekanisme Pelaporan Pelanggaran Etik
Dibuat secara tertulis, disertai bukti, ditujukan ke HIMPSI, lalu diserahkan ke Majelis Psikologi Indonesia.
Pihak yang melakukan klarifikasi pelanggaran
Majelis Psikologi (bekerjasama dengan Pengurus Pusat/Wilayah).
Analisis: Kamu tahu rekan kerjamu memalsukan data klien, tapi dia sahabatmu dan memohon agar kamu tutup mulut.
Truth vs Loyalty
Analisis: Warga desa diminta pindah dari tanahnya demi pembangunan bendungan yang akan memberi akses listrik untuk seluruh provinsi.
Individual vs Community
Analisis: Memilih memanipulasi data agar dana cair bulan ini, atau menolaknya demi menjaga kredibilitas lembaga 5 tahun ke depan.
Short-term vs Long-term
Analisis: Dosen tetap memberikan nilai E pada mahasiswa yang menyontek sesuai aturan, meskipun ia tahu mahasiswa itu sedang mengalami krisis keluarga.
Justice vs Mercy
Keputusan Etis (menurut Kidder) saat ditekan Organisasi
Menolak manipulasi data dan menjaga integritas profesional adalah pilihan yang lebih tepat, meski berisiko kehilangan proyek.