1/28
Daftar kartu kilat kosa kata lengkap mengenai perkembangan teori atom, partikel subatom, konfigurasi elektron, bilangan kuantum, serta perkembangan dan sifat keperiodikan sistem periodik unsur (SPU).
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Teori Atom John Dalton
Model atom yang dikemukakan pada tahun 1803, menyatakan bahwa atom adalah partikel terkecil berbentuk bola pejal yang tidak dapat dibagi, diciptakan, atau dimusnahkan.
Teori Atom J.J. Thomson
Model atom yang dikemukakan pada tahun 1897, menggambarkan atom sebagai bola pejal bermuatan positif dengan elektron bermuatan negatif tersebar di permukaannya seperti roti kismis.
Teori Atom Ernest Rutherford
Model atom yang dikemukakan pada tahun 1911, menyatakan atom sebagian besar merupakan ruang hampa dengan inti atom (nukleus) yang sangat kecil, padat, dan bermuatan positif di pusatnya.
Teori Atom Niels Bohr
Model atom yang dikemukakan pada tahun 1913, menyatakan bahwa elektron mengelilingi inti pada lintasan atau tingkat energi tertentu secara stasioner.
Teori Atom Mekanika Kuantum
Teori atom modern tahun 1926 berdasarkan Dualisme Partikel-Gelombang de Broglie, Prinsip Ketidakpastian Heisenberg, dan Persamaan Gelombang Schrödinger, yang menyatakan elektron berada dalam awan elektron.
Orbital
Daerah dengan probabilitas tertinggi untuk menemukan elektron di dalam atom.
Proton
Partikel penyusun atom bermuatan relatif +1 dengan massa 1 sma yang ditemukan oleh E. Goldstein pada tahun 1886 di dalam inti atom.
Neutron
Partikel penyusun atom tidak bermuatan (muatan relatif 0) dengan massa 1 sma yang ditemukan oleh J. Chadwick pada tahun 1932 di dalam inti atom.
Elektron
Partikel penyusun atom bermuatan relatif −1 dengan massa 0 (18401 sma) yang ditemukan oleh J.J. Thomson pada tahun 1897 di kulit atom.
Nomor Massa (A)
Jumlah total proton dan neutron yang terdapat di dalam inti atom.
Nomor Atom (Z)
Jumlah proton di dalam inti atom, yang juga sama dengan jumlah elektron pada atom netral.
Isotop
Atom-atom dari unsur yang sama (memiliki nomor atom Z sama) namun memiliki nomor massa (A) yang berbeda, contohnya 612C dan 613C.
Isobar
Atom-atom dari unsur yang berbeda (nomor atom Z berbeda) namun memiliki nomor massa (A) yang sama, contohnya 614C dan 714N.
Isoton
Atom-atom dari unsur yang berbeda yang memiliki jumlah neutron (A−Z) yang sama, contohnya 613C (n=7) dan 714N (n=7).
Asas Aufbau
Prinsip pengisian elektron pada subkulit yang dimulai dari tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi.
Aturan Hund
Aturan pengisian elektron pada orbital setingkat di mana elektron diisi satu per satu secara sejajar sebelum berpasangan.
Asas Larangan Pauli
Prinsip yang menyatakan tidak ada dua elektron di dalam satu atom yang memiliki empat bilangan kuantum yang persis sama.
Bilangan Kuantum Utama (n)
Bilangan kuantum yang menunjukkan nomor kulit atom (1,2,3,…).
Bilangan Kuantum Azimut (l)
Bilangan kuantum yang menunjukkan jenis subkulit (s=0, p=1, d=2, f=3).
Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Bilangan kuantum yang menunjukkan orientasi orbital, bernilai dari −l sampai +l.
Bilangan Kuantum Spin (s)
Bilangan kuantum yang menunjukkan arah putaran elektron, bernilai +21 jika mengarah ke atas (\text{\textuparrow}) dan −21 jika mengarah ke bawah (\text{\textdownarrow}).
Triade Döbereiner
Pengelompokan unsur dalam kelompok tiga unsur di mana massa unsur yang di tengah merupakan rata-rata dari massa unsur pertama dan ketiga.
Hukum Oktaf Newlands
Pengelompokan unsur berdasarkan kenaikan massa atom di mana sifat fisik dan kimia unsur berulang setiap unsur ke-8.
Sistem Periodik Mendeleev
Sistem periodik yang menyusun unsur berdasarkan kenaikan massa atom dan kemiripan sifat serta menyediakan tempat kosong untuk unsur yang belum ditemukan.
Sistem Periodik Modern (Moseley)
Sistem periodik unsur yang menyusun unsur berdasarkan kenaikan nomor atom dan digunakan hingga saat ini.
Jari-jari Atom
Jarak dari inti atom sampai kulit elektron terluar, yang nilainya semakin kecil dari kiri ke kanan dalam satu periode dan semakin besar dari atas ke bawah dalam satu golongan.
Energi Ionisasi
Energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari atom netral, yang nilainya semakin besar dari kiri ke kanan dalam satu periode dan semakin kecil dari atas ke bawah dalam satu golongan.
Afinitas Elektron
Perubahan energi saat suatu atom menerima elektron, yang nilainya semakin besar atau negatif dari kiri ke kanan dalam satu periode dan semakin kecil atau positif dari atas ke bawah dalam satu golongan.
Elektronegativitas
Kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron, yang nilainya semakin besar dari kiri ke kanan dalam satu periode dan semakin kecil dari atas ke bawah dalam satu golongan.