Kisi-Kisi Ujian Biologi Kelas 11: Sistem Ekskresi, Koordinasi, Reproduksi, dan Pertahanan Tubuh

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
Locked
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/24

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Flashcards vocabulary berdasarkan materi Biologi Kelas 11 mencakup sistem ekskresi, sistem koordinasi, sistem reproduksi, dan sistem pertahanan tubuh.

Last updated 4:31 PM on 5/24/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

25 Terms

1
New cards

Glomerulus

Lokasi terjadinya filtrasi darah di ginjal di mana semua zat kecil lolos kecuali protein dan sel darah.

2
New cards

Kapsul Bowman

Bagian ginjal yang menampung urin primer yang mengandung glukosa, asam amino, urea, air, dan garam.

3
New cards

Uji Benedict

Prosedur pengujian urin untuk mendeteksi glukosa; hasil abnormal ditunjukkan dengan perubahan warna menjadi merah bata.

4
New cards

Uji Biuret

Prosedur pengujian urin menggunakan reagen NaOH+CuSO4NaOH + CuSO_4 untuk mendeteksi protein; hasil abnormal ditunjukkan dengan warna ungu atau violet.

5
New cards

Diabetes Insipidus

Kelainan ekskresi yang disebabkan oleh kekurangan hormon ADH, ditandai dengan urin yang sangat banyak dan encer tanpa kandungan glukosa.

6
New cards

Aldosteron

Hormon yang dihasilkan oleh korteks adrenal untuk mengatur reabsorpsi Na+Na^+ guna menaikkan tekanan darah.

7
New cards

Nefritis

Gangguan ekskresi akibat infeksi bakteri yang menyebabkan radang nefron dan kebocoran protein ke dalam urin.

8
New cards

Serebelum

Bagian otak yang berfungsi sebagai pusat keseimbangan dan koordinasi gerakan otot.

9
New cards

Lobus Oksipital

Bagian dari serebrum (otak besar) yang berfungsi sebagai pusat persepsi penglihatan.

10
New cards

Depolarisasi

Tahap potensial aksi ketika rangsang datang menyebabkan ion Na+Na^+ masuk ke dalam sel sehingga muatan dalam sel menjadi positif.

11
New cards

Repolarisasi

Tahap potensial aksi ketika ion K+K^+ keluar dari sel sehingga muatan di dalam sel kembali menjadi negatif.

12
New cards

Akromegali

Kondisi kelebihan Growth Hormone (GH) yang terjadi pada masa dewasa.

13
New cards

Kretinisme

Kelainan akibat kekurangan hormon tiroksin pada masa anak-anak yang menyebabkan kekerdilan fisik dan keterbelakangan mental.

14
New cards

Sel Batang (Basil)

Sel fotoreseptor pada retina yang berperan saat intensitas cahaya redup atau malam hari dalam skala hitam-putih.

15
New cards

LH (Luteinizing Hormone)

Hormon dari hipofisis anterior yang melonjak tinggi (surge) pada hari ke-14 untuk memicu proses ovulasi.

16
New cards

HCG (Human Chorionic Gonadotropin)

Hormon yang dihasilkan oleh korion (plasenta) untuk mempertahankan korpus luteum saat hamil dan menjadi dasar tes kehamilan.

17
New cards

Amnion

Membran embrio yang berfungsi menghasilkan cairan air ketuban sebagai pelindung janin dari guncangan fisik.

18
New cards

Mesoderm

Lapisan germinal pada tahap gastrula yang akan membentuk otot, tulang, jantung, ginjal, dan darah.

19
New cards

Epididimis

Saluran pada pria yang berfungsi sebagai tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.

20
New cards

Tuba Fallopi (Oviduk)

Bagian dari saluran reproduksi wanita yang menjadi tempat terjadinya fertilisasi atau pembuahan.

21
New cards

Oogenesis

Proses pembentukan sel telur yang dimulai sejak bayi masih berupa janin dalam kandungan dan menghasilkan 1 ovum fungsional.

22
New cards

Sel T

Jenis limfosit yang diproduksi di sumsum tulang merah dan matang di kelenjar timus, bertanggung jawab atas imunitas seluler.

23
New cards

Opsonisasi

Mekanisme pengikatan antibodi-antigen di mana antibodi menyelimuti permukaan patogen sebagai penanda agar mudah dimakan oleh fagosit.

24
New cards

Respons Sekunder

Reaksi sistem imun pada infeksi kedua yang berlangsung sangat cepat dan besar karena keberadaan sel memori.

25
New cards

Alergi

Respons imun berlebihan terhadap alergen yang melibatkan antibodi IgE dan pelepasan histamin.