1/24
Flashcards vocabulary berdasarkan materi Biologi Kelas 11 mencakup sistem ekskresi, sistem koordinasi, sistem reproduksi, dan sistem pertahanan tubuh.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Glomerulus
Lokasi terjadinya filtrasi darah di ginjal di mana semua zat kecil lolos kecuali protein dan sel darah.
Kapsul Bowman
Bagian ginjal yang menampung urin primer yang mengandung glukosa, asam amino, urea, air, dan garam.
Uji Benedict
Prosedur pengujian urin untuk mendeteksi glukosa; hasil abnormal ditunjukkan dengan perubahan warna menjadi merah bata.
Uji Biuret
Prosedur pengujian urin menggunakan reagen NaOH+CuSO4 untuk mendeteksi protein; hasil abnormal ditunjukkan dengan warna ungu atau violet.
Diabetes Insipidus
Kelainan ekskresi yang disebabkan oleh kekurangan hormon ADH, ditandai dengan urin yang sangat banyak dan encer tanpa kandungan glukosa.
Aldosteron
Hormon yang dihasilkan oleh korteks adrenal untuk mengatur reabsorpsi Na+ guna menaikkan tekanan darah.
Nefritis
Gangguan ekskresi akibat infeksi bakteri yang menyebabkan radang nefron dan kebocoran protein ke dalam urin.
Serebelum
Bagian otak yang berfungsi sebagai pusat keseimbangan dan koordinasi gerakan otot.
Lobus Oksipital
Bagian dari serebrum (otak besar) yang berfungsi sebagai pusat persepsi penglihatan.
Depolarisasi
Tahap potensial aksi ketika rangsang datang menyebabkan ion Na+ masuk ke dalam sel sehingga muatan dalam sel menjadi positif.
Repolarisasi
Tahap potensial aksi ketika ion K+ keluar dari sel sehingga muatan di dalam sel kembali menjadi negatif.
Akromegali
Kondisi kelebihan Growth Hormone (GH) yang terjadi pada masa dewasa.
Kretinisme
Kelainan akibat kekurangan hormon tiroksin pada masa anak-anak yang menyebabkan kekerdilan fisik dan keterbelakangan mental.
Sel Batang (Basil)
Sel fotoreseptor pada retina yang berperan saat intensitas cahaya redup atau malam hari dalam skala hitam-putih.
LH (Luteinizing Hormone)
Hormon dari hipofisis anterior yang melonjak tinggi (surge) pada hari ke-14 untuk memicu proses ovulasi.
HCG (Human Chorionic Gonadotropin)
Hormon yang dihasilkan oleh korion (plasenta) untuk mempertahankan korpus luteum saat hamil dan menjadi dasar tes kehamilan.
Amnion
Membran embrio yang berfungsi menghasilkan cairan air ketuban sebagai pelindung janin dari guncangan fisik.
Mesoderm
Lapisan germinal pada tahap gastrula yang akan membentuk otot, tulang, jantung, ginjal, dan darah.
Epididimis
Saluran pada pria yang berfungsi sebagai tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.
Tuba Fallopi (Oviduk)
Bagian dari saluran reproduksi wanita yang menjadi tempat terjadinya fertilisasi atau pembuahan.
Oogenesis
Proses pembentukan sel telur yang dimulai sejak bayi masih berupa janin dalam kandungan dan menghasilkan 1 ovum fungsional.
Sel T
Jenis limfosit yang diproduksi di sumsum tulang merah dan matang di kelenjar timus, bertanggung jawab atas imunitas seluler.
Opsonisasi
Mekanisme pengikatan antibodi-antigen di mana antibodi menyelimuti permukaan patogen sebagai penanda agar mudah dimakan oleh fagosit.
Respons Sekunder
Reaksi sistem imun pada infeksi kedua yang berlangsung sangat cepat dan besar karena keberadaan sel memori.
Alergi
Respons imun berlebihan terhadap alergen yang melibatkan antibodi IgE dan pelepasan histamin.