1/4
Looks like no tags are added yet.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Seorang wisatawan menderita diare setelah mengunjungi tempat dengan sanitasi yang kurang baik. Dokter
menganjurkan wisatawan tersebut melakukan pemeriksaan ke laboratorium mikrobiologi dengan metode
kultur/biakan. Setelah ditanam pada media EMB agar kemudian diinkubasi pada suhu 37 0C selama 24 jam
didapatkan koloni dengan ciri – ciri bagian tengah koloni terdapat kilap logam dan bintik biru kehijauan.
Setelah dilakukan uji IMVIC didapatkan hasil sebagai berikut : Uji Indol (+), Uji metil merah (+), Uji voger
proskauer (-), dan Uji sitrat (-).
Kelombok bakteri apakah yang menginfeksi pasien di atas?
E. coli enterotoksigenik (ETEC)
Karena ada kasus keracunan makanan, seorang analis laboratorium mikrobiologi menerima sampel makanan
untuk diperiksa. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan metode biakan pada media BAP, ditemukan zona
bening di sekitar koloni, uji catalase (-), dan koagulase (+).
Bakteri apakah yang menyebabkan keracunan makanan tersebut?
Staphylococcus aureus
Pasien rujukan dari dokter praktik swasta meminta diperiksa secara laboratorium dengan catatan keluhan
sakit di tenggorokan dan muncul ruam – ruam pada dada bagian atas. Hasil pemeriksaan kultur pada agar
darah total menunjukkan hemolisis total dan pada uji katalase menunjukkan hasil negatif.
Kelombok bakteri apakah yang menginfeksi pasien di atas?
Streptococcus pyogenes
Pasien dengan infeksi kulit membawa surat rujukan dari dokter praktik swasta. Kulit pada bagian tangannya
menunjukkan ciri – ciri peradangan, nekrosis, dan abses. Sampel diambil dari bagian kulit yang terinfeksi
kemudian di periksa dengan metode kultur dan pewarnaan gram
Sebutkan media selektif yang bisa digunakan untuk pemeriksaan tersebut dan bagaimana sifat gram nya ?
BAP, Gram (+)