1/23
Kumpulan kartu kosakata mengenai adab, dalil naqli, dan penerapan karakter dalam menggunakan media sosial berdasarkan materi Pendidikan Agama Islam.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Adab (Secara Bahasa)
Adat istiadat yang menunjukkan suatu kebiasaan, etiket, pola perilaku yang ditiru dari orang-orang yang dianggap sebagai model.
Adab (Secara Istilah)
Kebiasaan dan aturan tingkah laku praktis yang mempunyai muatan nilai baik yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Media Sosial (Hendra A. Setyawan, 2017)
Media berbasis Internet yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan orang lain dan mempresentasikan dirinya dengan khalayak luas maupun terbatas yang dapat mendorong persepsi interaksi.
Adab Menggunakan Media Sosial
Suatu sikap dan perilaku yang harus dikedepankan ketika berinteraksi dengan orang lain ketika menggunakan media sosial.
Tim AIS Ditjen Aptika Kementerian Kominfo
Tim yang memantau adanya 1.401 konten hoaks dan disinformasi tentang Covid-19 yang beredar di masyarakat per tanggal 5 Mei 2020.
Q.S. Al-Hujurat/49: 6
Dalil naqli yang memerintahkan orang beriman untuk meneliti kebenaran berita (tabayyun) yang dibawa oleh orang fasik agar tidak mencelakakan suatu kaum karena kecerobohan.
H.R. Muslim (Kriteria Muslim Terbaik)
Seorang muslim yang orang lain merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya.
Niat (dalam bermedia sosial)
Landasan kesadaran dan sikap yang harus dipasang lillāhi ta'ala agar perbuatan bermedia sosial bernilai ibadah dan mendatangkan manfaat.
H.R. Muslim (Amal dan Niat)
Hadis yang menyatakan bahwa sesungguhnya amal perbuatan ditentukan dengan niatnya dan setiap orang mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan.
Memilih Teman di Media Sosial
Prinsip untuk menambah silaturrahim dan saling mengingatkan dalam kebaikan, serta berani berkata TIDAK jika diajak ke hal yang bertentangan dengan agama dan norma.
H.R. Al-Bukhari (Perumpamaan Teman)
Perumpamaan teman baik seperti penjual minyak misik yang memberi aroma wangi, dan teman buruk seperti pandai besi yang dapat membakar pakaian atau memberi bau tidak sedap.
Tabayyun (dalam Media Sosial)
Proses meneliti fakta atau kebenaran informasi yang diterima dengan cara menanyakan ke pemberi informasi atau mengecek ke sumber resmi sebelum membagikannya (sharing).
Q.S. Al-Hajj/22: 30
Ayat yang memerintahkan untuk menjauhi perkataan-perkataan dusta, yang dalam media sosial berkaitan dengan larangan manipulasi atau rekayasa informasi.
H.R. Muslim (Mengajak Kebaikan)
Hadis yang menyatakan bahwa barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka orang tersebut akan mendapatkan pahala sama seperti orang yang menjalankannya.
Q.S. An-Nahl/16: 125
Ayat yang memerintahkan untuk menyeru manusia ke jalan Tuhan dengan hikmah, pelajaran yang baik, dan membantah dengan cara yang baik.
H.R. Muslim (Larangan Hasad dan Hina)
Hadis yang melarang sesama muslim untuk saling hasad, menipu, membenci, acuh tak acuh, menzhalimi, serta menghina karena setiap muslim haram darah, harta, dan harga dirinya.
H.R. Al-Tirmidzi (Kebaikan Islam Seseorang)
Hadis yang menyatakan bahwa sebagian dari kebaikan Islam seseorang adalah ia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.
H.R. Al-Tirmidzi (Al-Hikmah)
Kalimat yang mengandung hikmah adalah sesuatu yang hilang dari orang mukmin, maka ia lebih berhak mengambilnya di mana pun ia menemukannya.
Su'udzan
Berburuk sangka yang harus dihindari dalam update status atau mengunggah berita di media sosial.
Tajassus
Mencari-cari kesalahan orang lain, sebuah perbuatan yang dilarang dalam menggunakan media sosial sesuai Q.S. Al-Hujurat/49: 12.
Ghibah
Menggunjing orang lain di media sosial, yang diibaratkan seperti memakan daging suadaranya yang sudah mati dalam Q.S. Al-Hujurat/49: 12.
SARA
Singkatan dari Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan; konten atau komentar yang menyinggung hal ini harus dihindari dalam bermedia sosial.
Hikmah Adab Bermedia Sosial
Manfaat yang didapat seperti terhindar dari hoaks, mendapat kepercayaan, terjalin hubungan harmonis, dan terhindar dari tindakan diskriminatif.