Sistem Eksresi Manusia

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/42

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Flashcards for Sistem Eksresi Manusia lecture notes.

Last updated 5:22 AM on 6/1/25
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

43 Terms

1
New cards

Sistem Defekasi

Proses pengeluaran sisa-sisa pencernaan, contohnya feses.

2
New cards

Sistem Sekresi

Proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme yang masih berguna bagi tubuh, seperti enzim dan hormon.

3
New cards

Sistem Ekskresi

Proses pengeluaran sisa metabolisme yang sudah tidak berguna bagi tubuh, seperti urin, keringat, CO2, H2O, cairan empedu.

4
New cards

Fungsi Sistem Ekskresi

Menurunkan kadar zat produk metabolisme, melindungi sel-sel tubuh dari makanan bersifat racun, menjaga keseimbangan cairan tubuh (homeostatis), membantu mempertahankan suhu tubuh.

5
New cards

Alat Ekskresi

Ginjal, Paru-paru, Kulit, Hati

6
New cards

Ginjal

Organ tubuh yang memiliki 2 bagian yang bentuknya seperti kacang merah, terletak di bagian kanan dan kiri tulang pinggang di dalam rongga perut.

7
New cards

Struktur Ginjal

Korteks, Medula, Pelvis Renalis

8
New cards

Struktur Nefron

Kapsul Bowman, Glomerulus, Tubulus Proksimal, Lengkung Henle, Tubulus Distal, Tubulus Kolektivus

9
New cards

Fungsi Ginjal

Menjaga keseimbangan air dalam tubuh, membuang sisa metabolisme yang bersifat racun, mengatur kandungan elektrolit, menjaga tekanan osmosis, menjaga asam basa cairan darah, menghasilkan eritropoietin dan kalsitriol.

10
New cards

Proses Pembentukan Urine

Filtrasi (Penyaringan), Reabsorpsi (Penyerapan), Augmentasi (Penambahan)

11
New cards

Filtrasi

Penyaringan darah pada glomerulus, menghasilkan urine primer (glukosa, asam amino, air, garam mineral).

12
New cards

Reabsorpsi

Penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan seperti air, glukosa, asam amino, ion Na, K, Ca, dan Cl, menghasilkan urine sekunder. Tempatnya di tubulus proksimal.

13
New cards

Augmentasi

Penambahan zat yang sudah tidak berguna lagi, dan menyerap kelebihan air (ADH). Menghasilkan urine sesungguhnya (air, urea, asam urat, kreatinin, kreatin, garam mineral, zat warna empedu). Terjadi di tubulus distal.

14
New cards

Proses Mikturasi

Ginjal → Ureter → Kantung kemih → Uretra.

15
New cards

Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Urine

Hormon Antidiuretik, Gaya hidup & aktivitas, Suhu/Cuaca, Usia, Kondisi kesehatan, Jumlah air yang diminum.

16
New cards

Struktur Paru-Paru

Trakea, Bronkus, Bronkiolus, Alveolus

17
New cards

Fungsi Paru-Paru

Mengeluarkan uap air (H2O) dan CO2.

18
New cards

Kulit

Lapisan terluar membungkus seluruh permukaan tubuh, sebagian besar ditumbuhi rambut.

19
New cards

Struktur Kulit

Epidermis, Dermis, Hipodermis

20
New cards

Lapisan Epidermis

Stratum korneum, Stratum lusidum, Stratum granulosum, Stratum spinosum, Stratum germinativum

21
New cards

Fungsi Kulit

Melindungi tubuh, Mengatur suhu tubuh, Mengeluarkan keringat, Membentuk vitamin D, Menentukan warna kulit.

22
New cards

Proses Pembentukan Keringat

Suhu tubuh meningkat → Sinyal dikirim ke hipotalamus → Pembuluh darah melebar → Kelenjar keringat mengambil zat garam → Enzim dikeluarkan → Pori-pori kulit terbuka → Keringat: air, garam, urea

23
New cards

Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Keringat

Aktivitas, Suhu/Cuaca, Kondisi kesehatan, Emosi

24
New cards

Hati

Organ bagian dalam manusia yang berukuran paling besar, berat sekitar 1,5 kg, berada di bagian atas sebelah kanan abdomen dan di bawah tulang rusuk.

25
New cards

Struktur Hati

Lobus kanan, Lobus kiri, Kantong empedu, Saluran empedu, Kapsula hepatika, Vena porta, Arteri hepatika, Hepatosit, Lakuna, Kanalikuli

26
New cards

Fungsi Hati

Menyimpan energi dalam bentuk glikogen, menyimpan berbagai vitamin, menghasilkan zat kimia yang diperlukan tubuh, menetralkan racun, menghasilkan cairan empedu.

27
New cards

Sistem Ekskresi pada Hati

Zat besi, Globin, Hemin → Bilirubin, Biliverdin → Zat warna empedu → Urobilin → Usus

28
New cards

Fungsi Cairan Empedu

Mencerna dan mengemulsikan lemak dalam usus, mengaktifkan lipase, mengubah zat yang tidak larut menjadi zat yang larut dalam air, membentuk urea dan amonia.

29
New cards

Albuminuria

Penyakit yang terjadi akibat ginjal tidak dapat melakukan proses penyaringan, khususnya penyaringan protein.

30
New cards

Diabetes insipidus

Penyakit yang ditandai produksi urine berjumlah banyak dan encer, disertai rasa haus.

31
New cards

Poliuria

Kelainan peningkatan frekuensi buang air kecil sebagai akibat kelebihan produksi urine.

32
New cards

Uremia

Keadaan toksik saat darah mengandung banyak urea karena kegagalan fungsi ginjal dalam membuang urea keluar tubuh.

33
New cards

Penyakit hati

Penyakit hati disebabkan infeksi virus, Amoeba penyebab disentri, cacing, dan Toxoplasma sp.

34
New cards

Sirosis hati

Berubahnya sel-sel hati menjadi jaringan ikat fibrosa sehingga kehillangan fungsinya.

35
New cards

Hemokromatosis

Kelainan genetik yang menyebabkan tubuh terlalu banyak menyerap zat besi dari makanan.

36
New cards

Anhidrosis

Kulit tidak mampu berkeringat, disebabkan oleh luka bakar, pengaruh obat-obatan, dan kelenjar keringat yang tidak berfungsi.

37
New cards

Kudis

Gatal akibat infeksi tungau dan kutu air.

38
New cards

Kalvus

Penyakit mata ikan yang disebabkan oleh virus atau bakteri atau gesekan secara terus menerus pada pemakaian sepatu.

39
New cards

Bromhidrosis

Keringat berbau yang disebabkan oleh bakteri atau kelenjar keringat apokrin yang bekerja lebih aktif.

40
New cards

Hemodialisis

Proses pembersihan darah dari zat-zat sisa metabolisme melalui proses penyaringan di luar tubuh, biasanya dilakukan pada penderita gagal ginjal.

41
New cards

ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)

Penghancuran batu saluran kemih dengan menggunakan gelombang kejut yang ditransmisikan dari luar tubuh.

42
New cards

Transplantasi ginjal

Terapi penggantian ginjal pasien dengan ginjal lain dari orang yang hidup atau sudah meninggal, biasanya diterapkan pada orang yang menderita gagal ginjal untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

43
New cards

Skin grafting (cangkok kulit)

Tindakan memindahkan sebagian atau seluruh ketebalan kulit dari donor ke resipien yang membutuhkan. Kulit yang diambil bisa berasal dari diri sendiri maupun orang lain.