1/17
Ibu dan Bapak yang tercinta
Beloved mother and father
Temanku yang baik
My good friend
Maaf, suratmu belum dibalas sampai sekarang karena saya sibuk sekali bekerja.
Sorry, your letter hasn't been answered until now because I'm very busy at work.
Terima kasih atas foto yang Nyoman kirimkan. Memang, kakakmu ganteng sekali!
Thank you for the photo that Nyoman sent. Indeed, your brother is very handsome!
Suratmu baru kuterima dengan senang hari kira-kira seminggu yang lalu.
I just received your letter with pleasure about a week ago.
Pertama-tama saya harus mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas foto-foto yang Nyoman kirimkan.
First of all, I have to say a thousand thanks for the photos that Nyoman sent.
Sudah lama Toni tidak menulis surat. Maaf, ya.
It's been a long time since Toni wrote a letter. I'm sorry.
Aduh, malu sekali saya menerima suratmu sebelum saya sempat menyurat. Maklumlah, saya sangat sibuk dengan...
Oh, what a shame I received your letter before I had time to write. You know, I'm very busy with...
Kami sekeluarga sehat-sehat dan bahagia. Bagaimana kabar keluargamu?
Our family is healthy and happy. How is your family?
Mudah-mudahan sehat-sehat selalu.
Hopefully you will always be healthy.
Betulkah begitu?
Is that true?
Betul tidak?
Correct? Is it right?
Kalau bisa, kirimkanlah foto-foto lagi. Terima kasih sebelumnya.
If possible, send more photos. Thank you in advance.
Nah, saya sudah cukup mengganggu....
Well, I've been annoying enough....
Sampaikan salam hangatku kepada orang tua dan adik-adikmu.
Convey warm greetings to your parents and younger siblings.
Sampaikan salam saya kepada keluargamu.
Convey my regards to your family.
Nah, sekian dulu sampai lain kali.
Well, that's all for now until next time.
Salam hangat temanmu
Warm greetings to your friend