1/43
HELYA
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
TESTIS
Menghasilkan sperma dan hormon testosteron.
EPIDIDIMIS
Tempat penyimpanan sementara sperma
KELENJAR AKSESORI
Kelenjar prostat, vesikula seminalis, dan kelenjar Cowper yang menghasilkan cairan untuk menunjang kehidupan sperma.
VAS DEFERENS
Saluran yang membawa sperma dari epididimis ke uretra
URETRA
Saluran yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma dan urine.
PENIS
Bagian luar reproduksi pria berfungsi untuk mengeluarkan sperma dan urine
OVARIUM
Menghasilkan sel telur dan hormon estrogen dan progesteron.
TUBA FALLOPI
Saluran yang menghubungkan
ovarium dengan uterus, tempat terjadinya fertilisasi.
UTERUS
Organ berbentuk buah pir yang berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin.
VAGINA
Saluran penghubung uterus dengan dunia luar, juga berfungsi sebagai saluran lahir.
Testosteron
Hormon utama dari testis yang mengembangkan ciri fisik pria dan memproduksi sperma.
FSH
Merangsang produksi sperma
LH
Menstimulasi testis untuk menghasilkan hormon testosteron
Estrogen
Mengatur siklus menstruasi dan perkembangan ciri fisik wanita
Progesteron
Membantu mempersiapkan rahim untuk kehamilan
FSH
Mengatur perkembangan folikel
LH
merangsang ovulasi (pengeluaran ovum dari ovarium)
Perubahan pada laki laki
Tumbuh jakun, tumbuh rambut di wajah dan tubuh, suara membesar, mengalami mimpi basah.
Perubahan pada perempuan
Payudara membesar, menstruasi, tumbuh rambut di kemaluan dan ketiak, pinggul melebar.
Tujuan Mitosis
Pertumbuhan dan Regenerasi
Tujuan Meiosis
Gametogenesis
Sel Somatik
Sel mitosis
Sel gamet
Sel meiosis
Diploid / Kromosom anak dan ibu sama
Jumlah kromosom sel anak mitosis
Haploid / Kromosom sel anak setengah dari sel induk
Jumlah kromosom sel anak meiosis
Satu kali proses
Proses pembalahan mitosis
dua kali proses
Proses pembalahan meiosis
2 sel anak
jumlah sel anak mitosis
4 sel anak
jumlah sel anak meiosis
Definisi Gametogenesis
Proses pembentukan Gamet
Interphase-Prophase-Metaphase-Anaphase-Telophase-DIPLOID CELLS
Phase pembelahan sel mitosis
Interphase-Prophase 1-Metaphase 1-Anaphase 1-Telophase 1-Prophase 2-Metaphase 2-Anaphase 2-Telophase 2-HAPLOID CELLS
Phase pembelahan sel mitosis
Mentruasi, Folikular, Ovulasi. Luteal
Menstrual Cycle
Ciri fase menstruasi
Hari ke 1-7, Estrogen & Progesteron menurun, Ovum tidak dibuahi, Dinding rahim menipis & meluruh
Ciri fase folikular
Hari ke 8-13, FSH & estrogen naik, Sudah terbentuk folikel, Dinding rahim mulai menebal
Ciri phase ovulasi
Hari ke 14, LH naik, Ovum keluar dari folikel, Dinding rahim menebal
Ciri phase luteal
Hari ke 15-28, Progesteron & estrogen naik dan FSH & LH turun, Folikel berubah menjadi korpus luteum, Dinding rahim semakin menebal
Fertilisasi/ Pembuahan
peleburan antara sperma dan sel telur
Embrio
Hasil perkembangan dari zigot di uterus kemudian jadi janin
Korion
membran lapisan di luar amnion, mengandung banyak pembuluh darah & terhubung dengan plasenta
alantois
menyalurkan nutrisi dan oksigen ke janin
plasenta
jaringan penghubung ibu dan janin, memberi nutrisi dan oksigen
yolk sac
cadangan makanan ketika embrio, pembentukan sel darah pada janin
amnion
membran pelindung bayi dari goncangan, menghasilkan amniotic fluid (air ketuban)