1/19
Looks like no tags are added yet.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Q: Apa yang dimaksud keadaan pasti dalam teori keputusan
A: Keadaan di mana semua informasi sudah diketahui dengan pasti, tidak ada kejutan, sehingga keputusan bisa diambil berdasarkan perhitungan yang akurat.
Q: Apa perbedaan tujuan tunggal dan tujuan ganda dalam pengambilan keputusan
A: Tujuan tunggal hanya memiliki satu sasaran (misal: minimumkan biaya). Tujuan ganda memiliki banyak sasaran sekaligus (misal: maksimumkan penjualan, laba, DAN harga saham) yang diselesaikan dengan sistem bobot.
Q: Apa rumus nilai total berbobot pada tujuan ganda
A: N_i = a_i1(b_1) + a_i2(b_2) + … + a_in(b_n), di mana a = hasil/persentase yang diperoleh dari strategi tersebut, dan b = bobot yang diberikan untuk tiap tujuan.
Q: Bagaimana cara menentukan waktu optimal penggantian mesin
A: Hitung rata-rata biaya per tahun (penurunan harga mesin + total biaya pemeliharaan dibagi jumlah tahun). Pilih tahun dengan rata-rata biaya paling rendah.
Q: Apa yang dimaksud keadaan mengandung risiko
A: Keadaan di mana kemungkinan-kemungkinan yang terjadi sudah diketahui DAN probabilitasnya juga diketahui, namun tidak tahu pasti mana yang akan terjadi.
Q: Apa rumus nilai harapan (expected value)
A: NH_i = P_1(X_1) + P_2(X_2) + … + P_m(X_m), di mana P = probabilitas kejadian dan X = hasil yang diperoleh pada kejadian tersebut.
Q: Dalam kondisi risiko, bagaimana cara memilih alternatif terbaik
A: Hitung nilai harapan (NH) untuk setiap alternatif, lalu pilih alternatif dengan nilai harapan TERTINGGI.
Q: Apa itu pohon keputusan dan apa saja elemennya
A: Pohon keputusan adalah representasi visual pengambilan keputusan berlapis. Elemennya: Kotak (□) = titik keputusan (kita yang pilih), Lingkaran (○) = titik kejadian (alam/pasar yang menentukan), Cabang = alternatif/kejadian yang mungkin, Ujung = hasil akhir (payoff).
Q: Bagaimana arah perhitungan dalam pohon keputusan
A: Dihitung dari kanan ke kiri (rollback). Hitung nilai harapan di titik kejadian terlebih dahulu, baru dibandingkan di titik keputusan.
Q: Apa yang dimaksud keadaan tidak pasti (uncertain)
A: Keadaan di mana kemungkinan-kemungkinan diketahui, TETAPI probabilitasnya tidak diketahui sama sekali.
Q: Sebutkan 5 model pengambilan keputusan dalam keadaan tidak pasti
A: 1) Maximax (optimistis), 2) Maximin (konservatif), 3) Criterion of Realism/Hurwicz, 4) Equally Likely/Laplace, 5) Minimax Regret.
Q: Jelaskan metode Maximax dan untuk siapa metode ini cocok
A: Ambil hasil MAKSIMUM dari tiap alternatif, lalu pilih yang paling besar. Cocok untuk pengambil keputusan yang optimistis dan berani mengambil risiko demi hasil terbesar.
Q: Jelaskan metode Maximin dan untuk siapa metode ini cocok
A: Ambil hasil MINIMUM (terburuk) dari tiap alternatif, lalu pilih yang paling besar di antara minimum tersebut. Cocok untuk pengambil keputusan yang konservatif dan menghindari risiko.
Q: Jelaskan metode Hurwicz (Criterion of Realism)
A: Nilai Hurwicz = α × (hasil terbaik) + (1-α) × (hasil terburuk). Alpha (α) adalah koefisien optimisme (0 sampai 1). Makin mendekati 1 = makin optimis. Pilih alternatif dengan nilai Hurwicz tertinggi.
Q: Jelaskan metode Equally Likely (Laplace)
A: Karena probabilitas tidak diketahui, semua kondisi dianggap punya peluang yang SAMA. Hitung rata-rata hasil tiap alternatif, lalu pilih yang rata-ratanya paling tinggi.
Q: Jelaskan metode Minimax Regret
A: Buat tabel penyesalan: tiap sel = nilai maksimum di kolom tersebut DIKURANGI nilai alternatif itu. Ambil penyesalan maksimum tiap baris, lalu pilih baris dengan penyesalan maksimum yang TERKECIL.
Q: Dari data berikut: Pabrik Besar (200, -180), Pabrik Kecil (100, -20), Tidak Buat (0, 0) — apa hasil keputusan tiap metode
A: Maximax = Pabrik Besar (200). Maximin = Tidak Buat (0). Hurwicz α=0.8 = Pabrik Besar (124). Laplace = Pabrik Kecil (40). Minimax Regret = Pabrik Kecil (penyesalan maks = 100).
Q: Apakah metode yang berbeda bisa menghasilkan keputusan yang berbeda dari data yang sama
A: Ya, bisa. Setiap metode punya asumsi berbeda tentang karakter pengambil keputusan, sehingga wajar menghasilkan pilihan yang berbeda dari data yang sama.
Q: Apa perbedaan antara keadaan berisiko dan keadaan tidak pasti
A: Keadaan berisiko: probabilitas setiap kemungkinan DIKETAHUI. Keadaan tidak pasti: kemungkinan diketahui tapi probabilitasnya TIDAK DIKETAHUI sama sekali.
Q: Dalam metode Minimax Regret, bagaimana cara membuat tabel penyesalan
A: Untuk setiap kolom kondisi, cari nilai tertinggi. Nilai penyesalan tiap sel = nilai tertinggi di kolom itu MINUS nilai alternatif tersebut. Nilai penyesalan selalu 0 atau positif.