Sistem Indera Manusia

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/28

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Kumpulan kosakata kunci mengenai anatomi dan fungsi sistem indera manusia (mata, telinga, hidung, lidah, kulit) beserta gangguannya berdasarkan materi biologi.

Last updated 3:15 AM on 5/19/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

29 Terms

1
New cards

Sistem Indera

Bagian dari sistem koordinasi yang berperan sebagai penerima rangsang atau reseptor dari lingkungan sekitarnya.

2
New cards

Fotoreseptor

Jenis reseptor yang peka terhadap rangsangan cahaya, yang terdapat pada retina mata, khususnya di fovea centralis.

3
New cards

Sklera (Tunika Fibrosa)

Lapisan terluar bola mata yang berwarna putih, bersifat tidak bening, dan berfungsi sebagai pelindung mata.

4
New cards

Koroid (Tunika Vaskulosa)

Lapisan tengah mata yang mengandung pembuluh darah untuk mensuplai nutrisi dan pigmen untuk menyerap refleksi cahaya.

5
New cards

Retina (Tunika Nervosa)

Lapisan terdalam mata yang mengandung sel-sel fotoreseptor seperti sel kerucut (konus) dan sel batang (basil).

6
New cards

Sel Kerucut (Konus)

Sel fotoreseptor yang peka terhadap intensitas cahaya tinggi dan warna; mengandung iodopsin (retinin) untuk melihat saat terang.

7
New cards

Sel Batang (Basil)

Sel fotoreseptor yang peka terhadap intensitas cahaya rendah dan tidak peka warna; menghasilkan rhodopsin untuk melihat saat gelap.

8
New cards

Kornea

Bagian sklera yang bening dan berfungsi untuk memfokuskan bayangan yang akan masuk ke dalam mata.

9
New cards

Aqueous Humor

Cairan yang mengisi bagian depan lensa, berfungsi memberi nutrisi bagi kornea dan lensa, serta membiaskan cahaya.

10
New cards

Iris (Selaput Pelangi)

Bagian koroid yang mengatur diameter pupil untuk mempengaruhi jumlah cahaya yang masuk ke mata melalui otot sfingter dan dilator.

11
New cards

Daya Akomodasi

Kemampuan lensa mata untuk mengubah kecembungannya agar bayangan benda jatuh tepat pada retina.

12
New cards

Vitreous Humor

Cairan yang mengisi bagian belakang lensa mata (isi bola mata) yang berfungsi menjaga bentuk dan tekanan bola mata.

13
New cards

Bintik Buta

Daerah awal saraf optik meninggalkan bola mata yang tidak mengandung sel-sel fotoreseptor sehingga tidak peka cahaya.

14
New cards

Fonoreseptor

Jenis reseptor yang peka terhadap rangsangan suara atau getaran, yang terdapat pada organ korti di dalam telinga.

15
New cards

Tulang Pendengaran

Rangkaian tulang yang terdiri dari martil (maleus), landasan (inkus), dan sanggurdi (stapes) untuk meneruskan getaran ke tingkap oval.

16
New cards

Saluran Eustachius

Saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan untuk menyeimbangkan tekanan udara di dalam dan luar telinga.

17
New cards

Kanal Semisirkuler

Tiga saluran setengah lingkaran yang berisi cairan endolimfe dan kupula sebagai reseptor keseimbangan saat kepala memutar.

18
New cards

Otolith

Batu kecil pada makula di dalam vestibula yang peka terhadap gerakan vertikal kepala berdasarkan gaya gravitasi.

19
New cards

Organ Korti

Struktur pada koklea yang mengandung sel rambut sebagai reseptor suara utama yang bersentuhan dengan membran tektorial.

20
New cards

Saraf Olfaktori (II)

Saraf yang bertanggung jawab sebagai indra pembau dengan menerima molekul gas (odoran) pada langit-langit rongga hidung.

21
New cards

Papilla

Tonjolan pada permukaan lidah yang mengandung tunas pengecap dan berfungsi sebagai kemoreseptor cair.

22
New cards

Kemoreseptor

Jenis reseptor yang peka terhadap rangsangan zat kimia, baik dalam bentuk gas (bau) maupun cair (rasa).

23
New cards

Korpus Paccini

Reseptor pada kulit yang berfungsi untuk merasakan rangsangan berupa tekanan kuat.

24
New cards

Korpus Meissner

Reseptor pada kulit yang berfungsi untuk merasakan rangsangan berupa sentuhan halus.

25
New cards

Miopi (Rabun Jauh)

Cacat mata di mana bayangan jatuh sebelum retina karena bola mata terlalu lonjong, ditolong dengan kacamata lensa cekung.

26
New cards

Hipermetropi (Rabun Dekat)

Cacat mata di mana bayangan jatuh setelah retina karena bola mata terlalu pipih, ditolong dengan kacamata lensa cembung.

27
New cards

Presbiopi

Cacat mata tua yang disebabkan menurunnya daya akomodasi mata akibat faktor usia; ditolong dengan lensa bifokal.

28
New cards

Anosmia

Gangguan pada indra pembau berupa ketidakmampuan total reseptor hidung dalam menerima atau merasakan bau.

29
New cards

Dermatitis

Peradangan kulit yang ditandai dengan ruam, gatal, dan inflamasi sebagai respon imun terhadap benda asing atau patogen.