IPA Biologi Kelas X - Bab 1 Keanekaragaman Hayati

0.0(0)
Studied by 0 people
call kaiCall Kai
learnLearn
examPractice Test
spaced repetitionSpaced Repetition
heart puzzleMatch
flashcardsFlashcards
GameKnowt Play
Card Sorting

1/34

flashcard set

Earn XP

Description and Tags

Kumpulan kartu kosakata biologi mengenai konsep keanekaragaman hayati, tipe ekosistem, persebaran flora-fauna Indonesia, ancaman biodiversitas, upaya konservasi, serta dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup untuk SMA/MA Kelas X.

Last updated 4:04 PM on 10/14/26
Name
Mastery
Learn
Test
Matching
Spaced
Call with Kai
Chat

No analytics yet

Send a link to your students to track their progress

35 Terms

1
New cards

Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas)

Variasi organisme hidup pada tiga tingkatan biologis, yaitu tingkat gen, tingkat spesies, dan tingkat ekosistem.

2
New cards

Keanekaragaman Gen

Perbedaan atau variasi genetik yang terjadi dalam satu spesies makhluk hidup yang memunculkan varietas atau ras.

3
New cards

Keanekaragaman Jenis (Spesies)

Perbedaan karakteristik yang dapat ditemukan pada suatu komunitas atau kelompok berbagai spesies yang hidup di suatu tempat.

4
New cards

Keanekaragaman Ekosistem

Keanekaragaman yang terbentuk akibat interaksi timbal balik antarkelompok spesies dengan lingkungan abiotik tempat hidupnya.

5
New cards

Bioma

Ekosistem darat yang meliputi area geografis yang sangat luas dengan karakteristik iklim dan vegetasi dominan tertentu.

6
New cards

Hutan Hujan Tropis

Bioma di wilayah khatulistiwa dengan curah hujan sangat tinggi, suhu 21–30⊥∘C21\text{--}30^\bot\circ\text{C}, serta vegetasi pohon tinggi berkanopi, liana, dan tumbuhan epifit.

7
New cards

Sabana

Bioma padang rumput di daerah tropis dengan curah hujan 90–150 cm/tahun90\text{--}150\,\text{cm/tahun} yang diselingi oleh sebaran pohon seperti Eucalyptus dan Acacia.

8
New cards

Padang Rumput

Bioma di wilayah tropis hingga beriklim sedang dengan curah hujan 25–50 cm/tahun25\text{--}50\,\text{cm/tahun} yang didominasi oleh komunitas rumput.

9
New cards

Gurun

Bioma kering dengan curah hujan kurang dari 25 cm/tahun25\,\text{cm/tahun} serta fluktuasi suhu ekstrem, mencapai 60∘C60^\circ\text{C} pada siang hari dan 0∘C0^\circ\text{C} pada malam hari.

10
New cards

Hutan Gugur

Bioma di wilayah dengan empat musim dengan curah hujan 75–100 cm/tahun75\text{--}100\,\text{cm/tahun} yang didominasi pohon yang meranggas pada musim dingin seperti elm, beech, oak, dan maple.

11
New cards

Taiga

Bioma di antara kawasan subtropis dan kutub dengan curah hujan 75–100 cm/tahun75\text{--}100\,\text{cm/tahun} yang didominasi oleh vegetasi pohon berdaun jarum (konifer).

12
New cards

Tundra

Bioma tanpa pohon di kawasan kutub utara (arktik) atau puncak gunung yang tinggi (alpin) yang didominasi lumut kerak (liken) dan lumut Sphagnum.

13
New cards

Negara Megabiodiversitas

Sebutan bagi negara yang memiliki tingkat keanekaragaman hayati dan spesies endemik yang sangat tinggi di dunia, meskipun luas daratan Indonesia hanya 1,3%1{,}3\% dari daratan dunia.

14
New cards

Spesies Endemik

Spesies organisme hidup yang persebaran geografis alaminya hanya ditemukan secara terbatas di daerah atau pulau tertentu.

15
New cards

Kawasan Malesiana

Kawasan biogeografi flora di Asia Tenggara yang mencakup wilayah Indonesia, Malaysia, Filipina, Papua Nugini, dan Timor Leste.

16
New cards

Garis Wallace

Garis imajiner yang memisahkan sebaran fauna Indonesia bagian barat (oriental) dengan kawasan peralihan, terletak di antara Kalimantan dan Sulawesi serta Bali dan Lombok.

17
New cards

Garis Lydekker

Garis imajiner yang membatasi sebaran fauna kawasan peralihan dengan fauna Indonesia bagian timur (australis) yang mencakup wilayah Papua.

18
New cards

Kawasan Peralihan (Wallacea)

Kawasan biogeografi kepulauan Indonesia (seperti Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara) yang dibatasi garis Wallace di barat dan garis Lydekker di timur, dengan percampuran fauna oriental dan australis.

19
New cards

Plasma Nutfah

Bagian tubuh tumbuhan, hewan, atau mikroorganisme yang mempunyai fungsi serta kemampuan mewariskan sifat genetik dari generasi ke generasi.

20
New cards

Spesies Invasif

Spesies pendatang dari luar habitat aslinya yang berkembang biak dengan cepat dan mendesak atau memangsa populasi spesies endemik lokal.

21
New cards

Konservasi In Situ

Upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilaksanakan di dalam habitat aslinya, seperti taman nasional, suaka margasatwa, dan cagar alam.

22
New cards

Konservasi Ex Situ

Upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang dilaksanakan di luar habitat aslinya, seperti kebun botani, taman safari, kebun binatang, dan kebun koleksi.

23
New cards

Cagar Alam

Kawasan suaka alam yang ditujukan untuk perlindungan keutuhan alam beserta flora, fauna, dan keindahan ekosistem di dalamnya.

24
New cards

Cagar Biosfer

Kawasan ekosistem asli, unik, atau terdegradasi yang dilestarikan serta diperuntukkan bagi kepentingan penelitian ilmiah dan pendidikan.

25
New cards

Taksonomi

Cabang ilmu biologi yang mempelajari prinsip, pengelompokan, penamaan, dan klasifikasi makhluk hidup.

26
New cards

Klasifikasi Sistem Alamiah

Sistem klasifikasi yang mengelompokkan organisme untuk membentuk takson-takson sesuai kehendak alam berdasarkan persamaan habitat, morfologi, struktur, dan perilaku.

27
New cards

Klasifikasi Sistem Artifisial (Buatan)

Sistem klasifikasi organisme yang didasarkan pada tujuan praktis tertentu, seperti kegunaan tanaman sebagai bahan pangan, obat, sandang, atau tanaman hias.

28
New cards

Klasifikasi Sistem Filogenetik

Sistem pengelompokan makhluk hidup yang didasarkan pada hubungan kekerabatan evolusioner antarorganisme dengan menganalisis kesamaan morfologi, anatomi, fisiologi, dan etologi.

29
New cards

Klasifikasi Sistem Modern

Sistem klasifikasi yang dibuat berdasarkan hubungan kekerabatan filogenetik, analisis genetik atau kromosom, serta karakter biokimia.

30
New cards

Tingkatan Takson

Unit atau tingkatan hierarkis pengelompokan makhluk hidup yang disusun mulai dari takson tertinggi hingga takson terendah.

31
New cards

Binomial Nomenklatur

Sistem tata nama ganda dua kata berbahasa Latin atau dilatinkan untuk setiap spesies organisme yang diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus.

32
New cards

Deskriptor

Orang atau ilmuwan yang pertama kali memberikan deskripsi resmi dan mempublikasikan nama ilmiah suatu spesies makhluk hidup.

33
New cards

Kultivar

Varietas secara agronomi berupa sekelompok tanaman dalam satu spesies yang memiliki ciri khas jelas dan dibudidayakan manusia, ditulis menggunakan tanda petik tunggal.

34
New cards

Kunci Determinasi

Petunjuk praktis yang berisi urutan ciri-ciri taksonomi untuk mengidentifikasi dan menempatkan organisme ke dalam tingkatan takson tertentu.

35
New cards

Kunci Dikotom

Format kunci determinasi yang setiap langkahnya disusun dari dua pernyataan alternatif yang saling berlawanan.