1/26
Kumpulan kartu perbendaharaan kata (vocabulary) berdasarkan kisi-kisi Sumatif Tengah Semester Ganjil mata pelajaran Biologi Kelas XI Kurikulum Merdeka, mencakup struktur dan fungsi sel, transpor membran, jaringan tumbuhan, anatomi organ, dan respons tumbuhan terhadap rangsangan.
Name | Mastery | Learn | Test | Matching | Spaced | Call with Kai | Chat |
|---|
No analytics yet
Send a link to your students to track their progress
Teori Sel
Konsep dasar biologi yang menyatakan bahwa sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil penyusun semua makhluk hidup, serta semua sel berasal dari sel sebelumnya.
Sel Prokariotik
Tipe sel sederhana yang tidak memiliki membran inti (nukleus) maupun sistem organel bermembran, seperti pada bakteri.
Sel Eukariotik
Tipe sel kompleks yang memiliki membran inti pelindung materi genetik serta organel-organel seluler bermembran di dalam sitoplasmanya.
Vakuola
Organel bermembran besar pada sel tumbuhan yang berfungsi mempertahankan turgiditas sel, menyimpan cadangan makanan, air, dan metabolit sekunder seperti minyak atsiri.
Jaringan Gabus (Periderm)
Jaringan pelindung sekunder yang menggantikan fungsi perlindungan epidermis saat epidermis batang mengalami kerusakan atau pecah akibat pertumbuhan menebal.
Trikoma
Derivat atau modifikasi sel epidermis berupa rambut-rambut halus yang berfungsi mengurangi transpirasi, melindungi tanaman dari herbivora, serta menyekresi zat tertentu.
Totipotensi Parenkim
Kemampuan sel parenkim berdinding tipis untuk membelah dan berdiferensiasi kembali membentuk individu utuh, menjadi dasar perbanyakan pada teknik kultur jaringan.
Difusi
Peristiwa perpindahan molekul zat terlarut dari larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) ke daerah berkonsentrasi rendah (hipotonik) secara spontan tanpa memerlukan energi.
Osmosis
Perpindahan molekul pelarut (air) melintasi membran semipermeabel dari larutan berkonsentrasi zat terlarut rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi zat terlarut tinggi (hipertonik).
Larutan Hipertonik
Larutan yang memiliki konsentrasi zat terlarut lebih pekat dibanding cairan dalam sel, sehingga memicu keluarnya air dari sel melalui osmosis dan menurunkan massa jaringan.
Stele (Silinder Pusat)
Bagian terdalam dari struktur anatomi akar dan batang yang memuat berkas pengangkut (xilem dan floem) serta jaringan parenkim empulur.
Lentisel
Celah atau pori pada periderm batang berkayu yang terbentuk akibat pengelupasan jaringan gabus, berfungsi sebagai tempat pertukaran gas selain stomata.
Auksin
Hormon pertumbuhan tumbuhan yang terakumulasi di sisi batang yang tidak terpapar cahaya langsung, memicu pemanjangan sel di sisi tersebut sehingga batang membengkok menuju cahaya.
Mitokondria
Organel bermembran ganda pada sel eukariotik yang bertindak sebagai pusat respirasi seluler untuk memproduksi molekul energi berbentuk ATP.
Kloroplas
Organel plastida bermembran ganda pada tumbuhan yang mengandung klorofil dan menjadi tempat terjadinya proses fotosintesis.
Model Mosaik Cair
Konsep struktur membran plasma yang tersusun atas dua lapis molekul fosfolipid yang dinamis dan fleksibel (cair) dengan berbagai protein membran yang tertanam di dalamnya (mosaik).
Xilem
Jaringan pengangkut yang tersusun atas sel-sel mati berlignin (trakea dan trakeid) yang mengalirkan air serta mineral dari akar menuju ke daun.
Floem
Jaringan pengangkut beranggotakan sel-sel hidup (pembuluh tapis dan sel pengiring) yang bertugas mentranslokasikan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
Sel Penjaga (Guard Cells)
Pasangan sel modifikasi epidermis yang memiliki kloroplas dan mengatur mekanisme membuka serta menutupnya lubang pori stomata.
Kutikula
Lapisan lilin hidrofobik yang menutupi permukaan luar jaringan epidermis untuk mencegah kehilangan air berlebih melalui penguapan.
Tigmonasti (Seismonasti)
Gerak nasti pada tumbuhan yang diinduksi oleh rangsangan sentuhan atau mekanik tanpa dipengaruhi arah datangnya rangsangan, seperti pada daun putri malu (Mimosa pudica).
Sklerenkim
Jaringan penyokong permanen pada organ tumbuhan dewasa yang tersusun atas sel-sel mati dengan penebalan dinding sekunder berlignin tebal, misalnya pada serat goni.
Meristem Apikal (Primer)
Jaringan meristematik di pucuk batang dan ujung akar yang sel-selnya aktif membelah secara mitosis untuk mendukung pertumbuhan memanjang (primer).
Aerenkim
Modifikasi jaringan parenkim dengan ruang antarsel yang sangat besar membentuk rongga udara, berfungsi membantu pengapungan dan pertukaran gas pada tumbuhan air.
Rambut Akar
Modifikasi atau perpanjangan dari sel epidermis akar muda berbentuk silinder halus yang berfungsi memperluas area permukaan untuk penyerapan air dan unsur hara.
Kambium Vaskuler
Jaringan meristem lateral yang membelah ke arah dalam membentuk xilem sekunder dan ke arah luar membentuk floem sekunder (termasuk pembuluh lateks pada pohon karet).
Parenkim Air
Jaringan parenkim berdinding tipis dengan vakuola besar penampung cadangan air, berfungsi mempertahankan kelangsungan hidup tumbuhan di lingkungan kering (xerofit) seperti kaktus.