1/25
Kumpulan kartu memori kosakata mengenai kaidah penggunaan tanda baca, proses pembentukan kata serapan, serta hakikat, struktur, dan jenis kalimat efektif dalam bahasa Indonesia.
Tanda Baca
Tanda-tanda yang digunakan dalam bahasa tulis agar kalimat-kalimat yang ditulis dapat dimengerti oleh banyak orang serta mempermudah pemahaman dalam membaca.
Tanda Titik (.)
Tanda baca yang dipakai pada akhir kalimat yang bukan berupa pertanyaan atau seruan.
Tanda Koma (,)
Tanda baca yang dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilang.
Tanda Titik Koma (;)
Tanda baca yang dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
Tanda Titik Dua (:)
Tanda baca yang dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian.
Tanda Hubung (-)
Tanda baca yang dipakai untuk menyambung suku kata dasar terpisah pergantian baris, menyambung kata ulang, merangkai unsur bahasa Indonesia dengan bahasa asing, serta merangkai angka dengan imbuhan.
Tanda Pisah (—)
Tanda baca yang dipakai untuk membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan tambahan di luar bangun kalimat.
Tanda Tanya (?)
Tanda baca yang dipakai pada akhir kalimat tanya untuk meminta keterangan atau respons.
Tanda Seru (!)
Tanda baca yang dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau emosi yang kuat.
Tanda Elipsis (…)
Tanda baca yang menggambarkan kalimat terputus-putus atau adanya bagian kutipan yang dihilangkan; ditulis empat titik jika berada di akhir kalimat.
Tanda Petik ("…")
Tanda baca yang mengapit petikan langsung dari pembicaraan atau naskah, judul karya/bab buku dalam kalimat, serta istilah ilmiah khusus yang kurang dikenal.
Tanda Petik Tunggal ('…')
Tanda baca yang mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain, serta mengapit terjemahan atau penjelasan kata asing.
Tanda Kurung ( )
Tanda baca yang mengapit tambahan keterangan/penjelasan, keterangan tambahan di luar bagian utama kalimat, serta angka atau huruf perincian urutan.
Tanda Garis Miring (/)
Tanda baca yang dipakai dalam nomor surat, nomor pada alamat, dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
Tanda Penyingkat (Apostrof)
Tanda baca yang menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Kata Serapan
Kosakata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah yang diserap dan digunakan ke dalam bahasa Indonesia.
Adopsi
Proses penyerapan bahasa asing yang diambil secara utuh tanpa mengubah lafal maupun ejaannya karena dianggap sudah sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Adaptasi
Proses penyerapan kata asing yang ejaan dan/atau lafalnya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.
Pungutan (Penerjemahan)
Proses penyerapan dengan mengambil konsep dasar dari bahasa sumber lalu menerjemahkan atau menciptakan padanan katanya, bukan menyerap bentuk aslinya.
Kalimat Efektif
Kalimat yang mampu menyampaikan informasi, pikiran, atau gagasan secara jelas, tepat, ringkas, mudah dipahami, dan tidak ambigu sehingga menciptakan kesepahaman.
Kesepadanan Struktur
Keseimbangan antara gagasan yang ingin disampaikan dengan struktur bahasa yang digunakan, ditandai oleh keutuhan informasi dan kejelasan fungsi unsur-unsur kalimat.
Kalimat Tunggal
Kalimat dasar yang hanya terdiri dari subjek dan predikat atau tersusun atas satu klausa saja.
Kalimat Deklaratif
Kalimat yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pernyataan, atau suatu peristiwa yang terjadi.
Kalimat Interogatif
Kalimat yang digunakan untuk memperoleh informasi, mengajukan pertanyaan, atau menuntut respons tertentu.
Kalimat Imperatif
Kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah, ajakan, larangan, atau permintaan guna mengarahkan individu dalam melakukan sesuatu.
Kalimat Ekslamatif
Kalimat yang digunakan untuk mengungkapkan perasaan atau emosi tertentu, seperti rasa kagum, terkejut, terharu, atau senang.