1/17
Flashcard kosakata komprehensif mengenai golongan obat antivirus dan antiretroviral, mekanisme kerja spesifik, serta contoh obat berdasarkan catatan log book farmakologi.
Antiretroviral - NRTI (Analog Nukleosida)
Golongan obat antiretroviral yang bekerja dengan menghambat enzim reverse transcriptase secara kompetitif sebagai analog nukleosida. Contoh obatnya adalah Zidovudin, Lamivudin, Abacavir, Stavudine, dan Emtricitabine.
Antiretroviral - NRTI (Analog Nukleotida)
Golongan obat antiretroviral yang bekerja menghambat enzim reverse transcriptase secara kompetitif sebagai analog nukleotida. Contoh obatnya adalah Tenofovir Disoproxil Fumarat (TDF) dan Tenofovir Alafenamide (TAF).
Antiretroviral - NNRTI
Golongan obat antiretroviral yang bekerja menghambat reverse transcriptase secara nonkompetitif (alosterik) → mengubah konformasinya → enzim tidak bisa bekerja. Contoh obatnya meliputi Nevirapin, Efavirenz, dan Etravirine.
Antiretroviral-Integrase Inhibitors (INSTIs)
Golongan obat antiretroviral dengan mekanisme menghambat enzim integrase → menghalangi penyatuan DNA HIV ke genom sel inang. Contoh obatnya adalah Dolutegravir.
Antiretroviral-Protease Inhibitor
Golongan obat antiretroviral yang bekerja menghambat enzim protease HIV sehingga virion tidak matang. Contoh obatnya meliputi Ritonavir dan Lopinavir.
Antiinfluenza-Neuraminidase Inhibitor
Golongan obat antiinfluenza yang bekerja menghambat enzim neuraminidase sehingga mencegah pelepasan virus influenza baru. Contoh obatnya adalah Oseltamivir.
Antivirus Hepatitis B-NRTI
Golongan obat hepatitis B yang bekerja menghambat reverse transcriptase virus HBV. Contoh obatnya meliputi Entecavir, Lamivudin, Adefovir, dan Tenofovir Disoproxil Fumarat.
Antivirus Hepatitis B-Interferon
Golongan obat hepatitis B yang bekerja menghambat replikasi virus dan meningkatkan respon imun. Contoh obatnya meliputi Interferon alfa-2a dan Pegylated Interferon alfa-2a.
Antivirus Hepatitis C-Direct Acting Antivirus (DAAS)
Golongan obat hepatitis C yang bekerja dengan menghambat replikasi virus. Contoh obatnya meliputi Sofosbuvir dan Velpatasfir.
Antihepes – Analog Nukleosida
Golongan obat antiherpes yang bekerja menghambat DNA polimerase virus. Contoh obatnya meliputi Acyclovir, Valacyclovir, dan Valganciclovir.
Antivirus imunomodulator
Golongan obat antivirus yang mekanisme kerjanya adalah meningkatkan respon imun. Contoh obatnya adalah Methisoprinol dan Isoprinosine.
Dolutegravir
Obat antiretroviral golongan Integrase Inhibitors (INSTIs) yang menghalangi penyatuan DNA HIV ke genom sel inang dengan menghambat enzim integrase.
Oseltamivir
Obat golongan Antiinfluenza-Neuraminidase Inhibitor yang bekerja menghambat enzim neuraminidase guna mencegah pelepasan virus influenza baru.
Ritonavir dan Lopinavir
Obat golongan Antiretroviral-Protease Inhibitor yang berfungsi menghambat enzim protease HIV sehingga virion tidak mengalami pematangan.
Sofosbuvir dan Velpatasfir
Obat golongan Antivirus Hepatitis C-Direct Acting Antivirus (DAAS) yang bekerja menghambat proses replikasi virus hepatitis C.
Methisoprinol dan Isoprinosine
Obat golongan antivirus imunomodulator yang memiliki mekanisme kerja utama meningkatkan respon imun tubuh.
Acyclovir, Valacyclovir, dan Valganciclovir
Obat-obat golongan Antihepes – Analog Nukleosida yang bekerja secara spesifik menghambat enzim DNA polimerase virus.
Nevirapin, Efavirenz, dan Etravirine
Obat-obat golongan Antiretroviral - NNRTI yang menghambat reverse transcriptase secara nonkompetitif pada sisi alosterik sehingga enzim tidak berfungsi.