Flashcards Geografi - Tenaga Endogen dan Eksogen

Tenaga Endogen

Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat membangun relief permukaan bumi.

A. Tektonisme

Tektonisme adalah tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak atau bentuk batuan.

1. Gerakan Epirogenetik

Gerak lapisan kerak bumi yang relatif lambat dan meliputi daerah luas.

2. Gerakan Orogenetik

Gerak lapisan kerak bumi yang relatif cepat dan meliputi wilayah yang lebih sempit.

Lipatan

Terjadi akibat tenaga endogen mendatar dan bersifat plastis, menyebabkan pengerutan permukaan bumi.

  • Lapisan batuan mendapat tekanan hebat sehingga terjadi pelipatan.

  • Proses ini membentuk pegunungan lipatan, contohnya Himalaya.

  • Terbentuk perbukitan (antiklinal) dan lembah (sinklinal).

  • Antiklinorium: Deretan antiklinal berulang.

  • Sinklinorium: Rangkaian sinklinal.

Morfologi Lipatan
  • Lipatan tegak

  • Lipatan miring

  • Lipatan menggantung

  • Lipatan isoklinal

  • Lipatan rebah

  • Sesar sungkup

Morfologi Patahan
  • Horst: Bagian patahan yang meninggi.

  • Graben: Bagian patahan yang lebih rendah.

B. Vulkanisme

Vulkanisme adalah peristiwa naiknya magma dari dalam bumi.

  • Magma: Campuran batuan cair, liat, dan panas.

1. Intrusi Magma

Penerobosan magma melalui kulit bumi tanpa mencapai permukaan (Plutonisme).

2. Ekstrusi Magma

Penerobosan magma mencapai permukaan bumi.

  • Berdasarkan sifat erupsi:

    • Erupsi efusif: Magma keluar dengan meleleh.

    • Erupsi eksplosif: Magma keluar disertai letusan.

  • Berdasarkan bentuk lubang:

    • Erupsi sentral: Magma keluar melalui satu lubang.

    • Erupsi linier: Magma keluar melalui retakan memanjang.

    • Erupsi areal: Magma keluar dari dapur magma dekat permukaan.

  • Berdasarkan bentuk gunung api:

    • Gunung Api Maar: Kawah luas akibat letusan eksplosif (contoh: Gunung Lamongan).

    • Gunung Api Kerucut (Strato): Erupsi eksplosif dan efusif bergantian (banyak di Indonesia).

    • Gunung Api Perisai (Tameng): Lereng landai akibat lelehan (contoh: Maona Loa dan Maona Kea).

  • Material yang dikeluarkan gunung api:

    • Benda padat/eflata: Bom/batu besar, lapilli/kerikil, pasir, debu.

    • Benda cair: Lava, lahar panas, lahar dingin.

    • Benda gas: Solfatara/belerang, mofet/CO2CO_2, fumarol/uap air.

Tipe-Tipe Letusan Gunung Api

  • Plinian

  • Vulcanian

  • Pelean

  • Icelandic

  • Hawaiian

  • Strombolian

Ciri Gunung Meletus dan Manfaatnya

Gejala Pra Vulkanik
  • Suhu sekitar gunung meningkat.

  • Sumber mata air mengering.

  • Pohon-pohon kering.

  • Sering terjadi gempa kecil/besar.

  • Binatang liar mengungsi.

Gejala Post Vulkanik
  • Ekshalasi: Keluarnya gas-gas.

  • Mata air makdani: Sumber air panas mengandung mineral.

  • Geiser: Sumber air panas memancar periodik.

Manfaat Gunung Api
  • Menyuburkan tanah.

  • Tempat pariwisata dan sanatorium.

  • Mendatangkan hujan.

  • Pembangkit tenaga listrik (geotermal).

  • Memperluas daerah pertanian.

  • Memperbanyak jenis tanaman budidaya.

  • Mineral (barang tambang) dekat permukaan tanah.

C. Seisme

Gempa bumi adalah getaran permukaan bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam bumi. Kekuatan gempa diukur dengan seismograf.

1. Hiposentrum Gempa
  • Gempa Dalam: Hiposentrum 300-700 km di bawah permukaan.

  • Gempa Intermidier: Hiposentrum 100-300 km di bawah permukaan.

  • Gempa Dangkal: Hiposentrum < 100 km di bawah permukaan.

2. Berdasarkan Penyebab
  • Gempa Tektonik: Akibat dislokasi atau gerakan lempeng (berpotensi parah jika hiposentrum dangkal).

  • Gempa Vulkanik: Terjadi sebelum, saat, dan sesudah letusan gunung api.

  • Gempa Runtuhan: Akibat runtuhnya bagian atas litosfer (contoh: daerah kapur).

  • Gempa Buatan: Disebabkan oleh aktivitas manusia (contoh: ledakan dinamit).

Menentukan Jarak Episentrum

Rumus Laska: Δ=(SP)1×1.000 Km\Delta = {(S – P )} – 1′ \times 1.000 \text{ Km}

  • Δ\Delta = Jarak episentrum

  • S – P = Selisih waktu gelombang sekunder dan primer (menit)

  • 1' = Satu menit

Tenaga Eksogen

Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak.

  • Contoh: Hujan, panas matahari, angin, aliran air, gletser, makhluk hidup.

Komponen Tenaga Eksogen

  • Pelapukan (Weathering)

  • Erosi/Pengikisan

  • Sedimentasi

1. Weathering (Pelapukan)

Perubahan batuan karena pengaruh cuaca (air, suhu).

a. Pelapukan Fisis (Mekanik)

Pelapukan tanpa perubahan susunan kimia.

  • Penyebab:

    1. Insolasi (pengaruh sinar matahari) dan perubahan suhu.

    2. Pembekuan.

    3. Pengerjaan garam.

    4. Gelombang laut.

b. Pelapukan Kimia

Pelapukan dengan perubahan susunan zat.

  • Contoh: Hancurnya batuan kapur karena larutan air hujan mengandung CO2CO_2.

c. Pelapukan Biologis (Organik)

Pelapukan oleh organisme (tumbuhan, hewan, manusia).

  • Terbagi menjadi:

    1. Pelapukan biologis fisik: Tekanan akar, merayapnya cacing.

    2. Pelapukan biologis kimia: Pelapukan bunga tanah (humus), zat-zat dari jasad hidup.

2. Erosi (Pengikisan)

Pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yang melibatkan perpindahan benda-benda seperti air, es, angin, dan gelombang arus.

Macam-macam jenis erosi
  • Erosi Air Sungai/Ablasi: Air mengangkut batuan hancur (contoh: meander sungai).

  • Abrasi: Pengikisan batuan oleh air laut (contoh: cliff, relung, Pantai fyord, Pantai skeren).

  • Erosi oleh Angin/Deflasi: Erosi disebabkan tenaga angin (contoh: mushroom rock).

  • Pengikisan oleh Gletser/Eksarasi: Pengikisan oleh pengerjaan es.

  • Erosi Percik/Splash Erosion: Pengikisan oleh percikan air kecil.

  • Erosi Lembar/Sheet Erosion: Pengikisan tanah merata (mengancam produktivitas tanaman).

  • Erosi Alur/Rill Erosion: Pengikisan membentuk alur-alur.

  • Erosi Parit/Gully Erosion: Erosi alur yang sangat dalam.

  • Tanah Longsor/Landslide: Pengikisan tanah besar dan cepat.

3. Sedimentasi (Pengendapan)

Pengendapan material hasil pengikisan yang diangkut air, gletser dan angin.

Bentukan Bentang Alam Akibat Tenaga Gelombang Laut (Marine)
  • Pesisir (Beach): Pantai endapan pasir hasil erosi.

  • Sanddune: Bukit pasir akibat hembusan angin di daerah pasir luas.

  • Spit: Material endapan pasir memanjang, satu ujung menyatu dengan daratan.

  • Tombolo: Spit menghubungkan daratan dengan pulau di laut.

  • Bar: Penggunungan pasir dan kerikil di muara sungai.

  • Beting: Endapan pasir agak jauh dari pantai.

  • Nehrung: Beting yang memanjang.

  • Gosong: Endapan pasir di tengah laut.

Bentukan Bentang Alam Akibat Tenaga Air Sungai (Fluvial)
  • Dataran aluvial: Endapan lumpur di kanan kiri sungai.

  • Tanggul sungai: Bentang alam di sisi sungai dengan topografi lebih tinggi.

  • Dataran banjir/Flood Plain: Dataran terendam saat banjir.

  • Delta: Endapan di muara sungai.

Bentukan Bentang Alam Akibat Tenaga Gletser (Glasial)
  • Till plain: Dataran glasial yang luas.

  • Kame: Bukit pasir/kerikil diendapkan oleh air dari gletser mencair.

  • Drumlin: Bukit memanjang di bawah lapisan es.

  • Kettles: Cekungan tertutup oleh gletser.