Catatan tentang Alga (Rhodophyta, Phaeophyta, Bacillariophyta, Chrysophyta)
Rhodophyta (Alga Merah)
Ciri-ciri:
Disebut alga merah, namun warnanya bervariasi (merah, lembayung, ungu).
Memiliki kromatofora berbentuk cakram.
Pigmen: klorofil a, b, dan karotenoid.
Sebagian besar autotrof, sebagian kecil heterotrof.
Reproduksi:
Seksual: pembentukan dua anteredium di ujung talus.
Aseksual: pembentukan tetraspora.
Habitat:
Perairan air tawar (paling banyak).
Tanah.
Laut.
Contoh Spesies:
Gracillaria.
Palmaria.
Eucheuma spinosum (Gambar 1.10).
Phaeophyta (Alga Cokelat)
Ciri-ciri:
Disebut alga cokelat karena pigmen fukosantin mendominasi.
Pigmen lain: klorofil a, klorofil c, violasantin, beta karoten, dan diadinosantin.
Ukuran talus relatif besar, bisa mencapai 100 m.
Reproduksi:
Seksual: oogami atau isogami.
Aseksual: zoospora dan fragmentasi.
Habitat:
Sebagian besar di laut dengan suhu rendah atau sedang.
Contoh Spesies:
Sargassum vulgare.
Turbinaria decurrens.
Macrocystis pyrifera (Gambar 1.11).
Bacillariophyta (Alga Diatom)
Ciri-ciri:
Organisme uniseluler yang dibungkus oleh dinding sel silika.
Memiliki inti sel dan kloroplas berwarna cokelat keemasan, hijau kekuningan, dan cokelat tua.
Autotrof: memiliki klorofil a dan klorofil c.
Pigmen lain: karoten, fukosantin, diatoksantin, dan diadinoksantin.
Reproduksi:
Seksual: menghasilkan sel sperma dan sel telur.
Aseksual: mitosis, hipoteka dan epiteka memisah.
Habitat:
Perairan air tawar.
Laut.
Tanah lembap.
Contoh Spesies:
Chaetoceros sp. (Gambar 1.12).
Chrysophyta (Alga Keemasan)
Ciri-ciri:
Sebagian besar pigmen memperlihatkan warna emas.
Keragaman dalam susunan pigmen, dinding sel, dan tipe flagela sel.
Autotrof (dapat membuat makanan sendiri).
Reproduksi:
Aseksual: membelah diri.
Seksual: membentuk sel khusus yang disebut
Habitat:
Perairan air tawar.
Air laut.
Tanah basah.
Contoh Spesies:
Synura.
Isochrysis.
Prymnesium.
Lembayung adalah istilah yang dapat merujuk pada warna atau variasi warna yang terletak di antara ungu dan merah. Dalam konteks alga, seperti dalam kelas Rhodophyta (alga merah), lembayung dapat merujuk pada beberapa spesies alga yang memiliki warna ini sebagai hasil dari pigmen yang ada. Alga merah termasuk spesies yang warnanya bervariasi, termasuk lembayung, dan mereka biasanya memiliki kromatofora berbentuk cakram dan berbagai pigmen seperti klorofil a dan b.
Lembayung adalah istilah yang dapat merujuk pada warna atau variasi warna yang terletak di antara ungu dan merah. Dalam konteks alga, seperti dalam kelas Rhodophyta (alga merah), lembayung dapat merujuk pada beberapa spesies alga yang memiliki warna ini sebagai hasil dari pigmen yang ada. Alga merah termasuk spesies yang warnanya bervariasi, termasuk lembayung, dan mereka biasanya memiliki kromatofora berbentuk cakram dan berbagai pigmen seperti klorofil a dan b.
Fukosantin adalah pigmen yang mendominasi pada Phaeophyta (Alga Cokelat), memberikan warna cokelat pada alga tersebut. Selain fukosantin, alga cokelat juga memiliki
Fragmentasi adalah metode reproduksi aseksual yang terjadi pada Phaeophyta (Alga Cokelat).