BAB 3-(masa orde baru)

Pemerintahan Masa Orde Baru

Bab 3: Pembacaan Sumpah Jabatan Soeharto sebagai Presiden RI pada 1968

  • Tujuan Pembelajaran:

    • Menjelaskan latar belakang lahirnya pemerintahan Orde Baru.

    • Mengidentifikasi kondisi politik, ekonomi, dan sosial masa Orde Baru.

    • Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan pemerintahan Orde Baru.

    • Menganalisis keberhasilan pemerintahan Orde Baru.

    • Menganalisis sebab-sebab berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Hubungan Peristiwa dan Latar Belakang Orde Baru

  • Mencari keterkaitan antara berbagai peristiwa dan kelahiran Orde Baru.

Tahun 1965 dan Pengaruhnya pada Sukarno

  • Kebijakan Presiden Sukarno:

    • Ambisius dengan berbagai proyek yang membebani anggaran negara.

    • Proyek yang signifikan: Mercusuar, Ganefo, dan Conefo.

  • Peristiwa Penting:

    • Pemberontakan PKI (peristiwa G30S/PKI).

  • Transisi Dari Orde Lama ke Orde Baru:

    • Dikeluarkannya Supersemar (Surat Perintah 11 Maret).

Proses Lahirnya Supersemar

  • Sidang Kabinet 100 Menteri:

    • Diboikot oleh demonstran.

    • Pasukan tanpa identitas berkumpul di sekitar Istana Presiden.

  • Pengancaman Keamanan:

    • Terancamnya keselamatan Presiden Soekarno.

  • Pembuatan Naskah Supersemar:

    • Penyusunan oleh Dr. Leimena dan beberapa perwira TNI AD.

  • Implementasi Supersemar:

    • Ditandatangani oleh Presiden Soekarno dengan Soeharto sebagai pelaksana.

Dua Versi mengenai Supersemar

  • Misteri Supersemar:

    • Ada dua versi berbeda tentang Supersemar dan keabsahannya.

  • Diskusi Tindakan Penumpasan PKI oleh Mayjen Soeharto.

Timeline Transisi dari Orde Lama ke Orde Baru

  • Tahun 1965:

    • G30S dan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat).

  • Tahun 1966:

    • Dikeluarkannya Supersemar.

  • Tahun 1967:

    • Laporan pertanggungjawaban Sukarno ditolak.

    • Suharto diangkat sebagai Plt. Presiden.

  • Tahun 1968:

    • MPRS melantik Suharto sebagai Presiden kedua Indonesia.

Demokrasi Pancasila Masa Orde Baru (1966-1998)

  • Rencana Pembangunan:

    • Pembangunan bertahap melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

  • Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945:

    • Tujuan: menjalankan pemerintah berdasarkan konstitusi.

  • Ciri-ciri Demokrasi Pancasila:

    • Pemilu setiap lima tahun.

    • Penghargaan terhadap HAM dan perlindungan hak-hak minoritas.

Penerapan Demokrasi Pancasila

  • Dasar Hukum:

    • Segala aturan didasarkan pada UUD 1945.

  • Tanggung Jawab Presiden:

    • Melaksanakan keputusan MPR dan bertanggung jawab pada Sidang Umum MPR.

  • Pembagian Kedaulatan:

    • MPR membagi kedaulatan kepada lembaga lain.

Pelantikan Soeharto sebagai Presiden RI

  • Tanggal 27 Maret 1968:

    • MPRS mengangkat Soeharto sebagai presiden dengan tugas utama menyelenggarakan pemilu.

    • Masa kepemimpinan disebut sebagai Orde Baru.

Mind Map Perkembangan Politik Orde Baru

  • Stabilitas Politik:

    • Dasar pembangunan nasional.

  • Kebijakan Dalam dan Luar Negeri:

    • Pembentukan Kabinet Pembangunan I.

  • Pemilu, Fusi Partai, dan Dwifungsi ABRI.

Stabilitas Politik dalam Pembangunan Nasional

  • Kondisi Politik Masa Orde Lama:

    • Ketidakstabilan, pertikaian antar elit.

    • Inflasi saat itu mencapai 600%.

  • Upaya Orde Baru:

    • Fokus pada stabilitas politik untuk mendukung pembangunan.

Kebijakan Politik Masa Orde Baru (1968-1998)

  • Pembubaran PKI:

    • Resmi dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

  • Simpulan Rakyat:

    • Tuntutan pembubaran PKI dan penyederhanaan partai politik.

Partai Politik Era Orde Baru

  • Partai Persatuan Pembangunan (PPP):

    • Gabungan dari beberapa ormas.

  • Partai Demokrasi Indonesia (PDI):

    • Gabungan dari banyak partai.

  • Golongan Karya (Golkar):

    • Kumpulan pegawai negeri dan TNI.

Penyederhanaan Partai Politik

  • Tindakan Penyederhanaan:

    • Dilakukan lewat Sidang Umum MPR 1973.

    • Larangan cabang partai di kecamatan.

  • Monoloyalitas Golkar:

    • Pegawai negeri diwajibkan mendukung Golkar.

Pemilu Masa Orde Baru

  • Enam kali pemilu dilaksanakan (1971-1997).

  • Asas Luber:

    • Langsung, Umum, Bebas, Rahasia.

  • Golkar sebagai pemenang dalam setiap pemilu.

Pelaksanaan Pemilu

  • Ketentuan Pemilu:

    • Pemilu direncanakan tetapi baru dilaksanakan pada 1971.

  • Lembaga Pemilu dibentuk di bawah Departemen Dalam Negeri.

  • Kesan Demokrasi yang baik diperoleh dari pelaksanaan pemilu.

Kebijakan politik ABRI

  • Dwi Fungsi ABRI:

    • Fungsi militer dan sosial politik.

  • Intervensi dalam Politik:

    • Penempatan militer di lembaga legislatif.

  • Gerakan ABRI Masuk Desa (AMD).

Penataran P4

  • Program Penataran P4 sejak 1978.

  • Asas Tunggal Pancasila: semua organisasi wajib menerapkannya.

Pancasila sebagai Identitas

  • Pancasila dalam Masyarakat:

    • Sosialisasi pemahaman mengenai Pancasila.

    • UU No.3/1985 dan UU No.8/1985.

Kebijakan Luar Negeri

  • Keanggotaan PBB:

    • Indonesia kembali menjadi anggota pada 1966.

  • Hubungan dengan Malaysia:

    • Pemulihan hubungan bilateral.

  • Pembekuan dengan Tiongkok:

    • Akibat peristiwa G30S/PKI.

Kesimpulan

  • Fondasi Orde Baru:

    • Berdasar pada Supersemar.

  • Kekuatan Politik:

    • Golkar dan ABRI sebagai pilar.

  • Pengontrolan Masyarakat:

    • Pembatasan partai, kontrol media, dan represi terhadap kritik.

  • Peran Teknokrat dan Konglomerat dalam pembangunan.

  • Identitas Pancasila sebagai asas tunggal bagi ormas.