k
KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
Klasifikasi makhluk hidup adalah proses pengelompokan organisme ke dalam kategori berdasarkan karakteristik yang sama. Klasifikasi ini mengacu pada berbagai karakeristik biologis seperti morfologi, fisiologi, dan genetika.
PEMBAGIAN KINGDOM
Klasifikasi makhluk hidup dibagi menjadi beberapa kingdom, termasuk:
- Plantae
- Animalia
- Protista
- Fungi
- Monera
Mirip Hewan (Protozoa)
- Rhyzopoda
- Flagellata
- Cilliata
- Sporozoa
Mirip Tumbuhan (Algae)
- Chlorophyta
- Rhodophyta
- Phaeophyta
- Chrysophyta
3 Divisi
- Porifera
- Coelenterata / Cnidaria
- Platyhelminthes
- Nemathelminthes
- Annelida
- Mollusca
- Arthropoda
- Echinodermata
- Chordata
9 Phylum
- Bryophyta
- Pteridophyta
- Spermatophyta
4 Divisi Jamur
- Zygomycotina
- Ascomycotina
- Basidiomycotina
- Deuteromycotina
2 Divisi Bakteri
- Archaebacteria
- Eubacteria
STRUKTUR SEL
Pada berbagai makhluk hidup, ditemukan struktur sel yang mungkin memiliki perbedaan, seperti:
- DNA
- Membran luar
- Dinding sel
- Ruang periplasm
- Membran plasma
- Sitosol
- Ribosom
- Pili
- Stigma (titik mata)
- Kloroplas
- Inti
- Nukleolus
- Flagellum
- Fotoreseptor (tubuh paraflagelar)
- Vakuola kontraktil
- Polisakarida yang tersimpan oleh fotosintesis
ANIMALIA
Apa Itu Hewan?
- Organisme Eukariot Multiseluler
- Tidak memiliki dinding sel dan klorofil
- Memperoleh makanan dari organisme lain (heterotrof)
- Umumnya dapat bergerak untuk bertahan hidup dan mencari makanan
Bentuk Tubuh Hewan
- Asimetrik: Tak beraturan
- Radial: Memiliki tubuh atas (dorsal) dan bawah (ventral) tapi tidak memiliki bagian depan (anterior) dan belakang (posterior)
- Bilateral: Memiliki tubuh atas (dorsal) dan bawah (ventral), dan memiliki bagian depan (anterior) dan belakang (posterior)
Struktur Tubuh Animalia
- Vertebrata: Memiliki tulang belakang
- Invertebrata: Tidak memiliki tulang belakang
- Parazoa: Tidak memiliki jaringan
- Eumetazoa: Sudah memiliki jaringan
Jenis Jaringan
- Diploblastik: Memiliki dua lapisan germinal
- Triploblastik: Memiliki tiga lapisan germinal
- Ektoderm
- Endoderm
- Mesoderm
PENYOKONG TUBUH
- Eksoskeleton: Kerangka luar
- Endoskeleton: Kerangka dalam, ditemukan pada semua vertebrata
PHYLUM: PORIFERA
Ciri-ciri:
- Tubuh tidak bergerak, melekat di dasar perairan
- Kerangka tersusun dari zat kapur, silikat, atau spongin
- Memiliki daya regenerasi tinggi
- Belum memiliki organ, jaringan saraf, ataupun mulut
- Makanan masuk melalui osteum dan sisa pencernaan dikeluarkan melalui osculum
- Reproduksi seksual atau aseksual
PHYLUM: COELENTERATA
Ciri-ciri:
- Triploblastik
- Simetris radial
- Sistem saraf jala atau difus
- Reproduksi seksual atau aseksual
- Pencernaan intraseluler atau ekstraseluler dalam rongga gastrovaskular
- Bentuk tubuh polip dan medusa
PHYLUM: PLATYHELMINTES
Ciri-ciri:
- Triploblastik acelomata
- Tubuh pipih tidak bersegmen, simetris bilateral
- Tidak memiliki sistem peredaran darah, sistem pernapasan, sistem rangka
- Pencernaan dengan gastrovaskular, mulut juga berfungsi sebagai anus
- Sistem saraf tangga tali
- Sistem ekskresi berupa sel api
- Reproduksi seksual dan aseksual, bersifat hermaprodit
Kelas Plathelminthes:
- Turbellaria (Contoh: Planaria)
- Trematoda (Contoh: Fasciola hepatica)
- Cestoda (Contoh: Taenia solium)
Siklus Hidup Cestoda
- Embrio cacing berubah jadi cacing muda (cysticercus) dalam jaringan otot hewan
- Manusia makan daging mentah atau setengah matang yang terinfeksi cacing
- Telur menetas menjadi embrio cacing di dalam usus inang hewan lalu bergerak lewat darah ke dalam jaringan lain
PHYLUM: NEMATHELMINTES
Ciri-ciri:
- Triploblastik pseudocoelomata
- Tubuh simetris bilateral
- Tidak bersegmen
- Permukaan tubuh dilapisi kutikula
- Sistem pencernaan sempurna
- Tidak memiliki sistem pernapasan dan peredaran darah; pertukaran gas melalui difusi
- Sistem saraf terdiri atas cincin saraf
- Sistem ekskresi berupa sel kelenjar ekskresi
- Dapat dibedakan jenis kelaminnya (gonokoris), fertilisasi internal
PHYLUM: ANNELIDA
Ciri-ciri:
- Triploblastik
- Simetris bilateral
- Tubuh bersegmen, setiap segmen dilengkapi seta (bulu-bulu kaku) untuk alat gerak, alat ekskresi, dan alat reproduksi
- Permukaan tubuh ditutupi kutikula
- Sistem pencernaan sempurna
- Sistem ekskresi terdiri dari nefridium
- Sistem peredaran darah tertutup, darah berwarna merah
- Reproduksi seksual untuk annelida hermaprodit; asexual untuk annelida gonokoris
- Sistem saraf terdiri sepasang ganglion kepala dan saraf tangga tali
- Pernapasan dengan kulit
PHYLUM: MOLLUSCA
Ciri-ciri:
- Tubuh tidak bersegmen
- Memiliki mantel
- Dapat membuat cangkang dari kalsium karbonat dan kelenjar lendir
- Sistem pencernaan sempurna
- Sistem saraf terdiri dari ganglion otak, padat, dan ganglion viseral
- Sistem peredaran darah terbuka, kecuali cephalopoda
- Alat ekskresi berupa ginjal
- Alat pernapasan berupa insang, pulmonum, epidermis, atau mantel
Kelas Mollusca:
- Amphineura (Contoh: Chiton)
- Scaphopoda (Contoh: Dentalium)
- Gastropoda (Contoh: Helix/Siput)
- Pelecypoda/Bivalvia (Contoh: Mytilus/Kerang)
- Cephalopoda (Contoh: Cumi/Gurita)
PHYLUM: ARTHROPODA
Ciri-ciri:
- Tubuh bersegmen
- Rangka luar (eksoskeleton) dari zat kitin
- Tubuh terdiri atas kepala, dada (toraks), dan badan (perut)
- Saluran pencernaan lengkap
- Alat pernapasan insang, trakea, atau paru-paru buku
- Sistem peredaran darah terbuka, dan darah berwarna biru
- Sistem saraf tangga tali
- Sistem ekskresi berupa kelenjar hijau dengan saluran Malpighi
- Memiliki mata majemuk kecuali arachnida (labah-labah)
- Jenis kelamin terpisah (gonokoris)
- Perkembangbiakan seksual
- Hidup bebas di tanah, dan air, serta sebagai parasit pada hewan dan tumbuhan
Kelas Arthropoda:
- Crustacea (Contoh: Udang)
- Myriapoda dibagi menjadi 2: Chilopoda (Contoh: Kelabang) dan Diplopoda (Contoh: Keluwing)
- Insecta (Contoh: Lalat)
- Arachnida (Contoh: Labah-labah)
Struktur Tubuh Crustacea
- Flagela: Alat gerak tambahan
- Antenule: Alat pencium
- Sefalotoraks: Gabungan kepala dan thorax
- Rostrum: Bagian depan tubuh
- Antena: Penginderaan
- Mata: Membantu dalam penglihatan
- Telson dan Uropoda: Struktur tambahan di bagian perut
PHYLUM: ECHINODERMATA
Ciri-ciri:
- Hidup di laut/pantai yang airnya jernih dan tidak terlalu bergelombang
- Memiliki kulit keras terbuat dari zat kapur/kitin
- Permukaan kulit terdapat duri-duri
- Memiliki 5 lengan, dengan sistem organ tubuh mengikuti jumlah 5 lengan
- Sistem gerak dengan sistem hidrolik
- Mulut terletak di bawah, anus di atas
- Bernapas dengan insang kulit, dengan tonjolan dilindungi oleh silia dan pediselaria
- Sistem saraf berupa cincin saraf mengelilingi mulut
- Jenis kelamin terpisah, fertilisasi eksternal
- Zigot berkembang menjadi larva bersilia disebut bipinnaria
Kelas Echinodermata:
- Asteroidea (Contoh: Bintang laut)
- Ophiuroidea (Contoh: Bintang ular)
- Crinoidea (Contoh: Lilia laut)
- Echinoidea (Contoh: Bulu babi/Landak laut)
- Holothuroidea (Contoh: Mentimun laut)
CIRI-CIRI HEWAN BERBILANG
| Ciri-ciri | Pisces (Ikan) | Amfibia | Reptilia | Aves (Burung) | Mamalia |
|---|---|---|---|---|---|
| Habitat | Air (tawar atau laut) | Air dan darat (dua alam) | Darat (beberapa di air) | Darat dan udara | Darat (beberapa di air) |
| Kulit | Bersisik licin dari zat lendir | Tipis, lembap, tidak bersisik | Bersisik kering dari zat tanduk | Ditutupi bulu | Ditutupi rambut atau bulu halus |
| Alat pernapasan | Insang | Insang (larva), paru-paru dan kulit (dewasa) | Paru-paru | Paru-paru dengan kantung udara | Paru-paru |
| Suhu tubuh | Poikiloterm (berdarah dingin) | Poikiloterm | Poikiloterm | Homoioterm (berdarah panas) | Homoioterm |
| Alat gerak | Sirip | Kaki (4), selaput renang kadang ada | Kaki (4), cakar | Kaki (2) + sayap (2) | Kaki (4), beberapa punya sirip depan (paus) |
| Reproduksi | Bertelur (ovipar), pembuahan eksternal | Bertelur, pembuahan eksternal/internal | Bertelur, pembuahan internal | Bertelur, pembuahan internal | Beranak (vivipar), pembuahan internal |
| Tempat perkembangan embrio | Di luar tubuh induk (air) | Di luar tubuh induk (air atau lembap) | Di dalam telur di darat | Di dalam telur bercangkang keras | Di dalam rahim induk |
| Jantung | 2 ruang (1 atrium, 1 ventrikel) | 3 ruang | 3 ruang (kecuali buaya: 4 ruang) | 4 ruang | 4 ruang |
| Contoh | Ikan mas, hiu, lele | Katak, salamander | Kadal, ular, buaya, kura-kura | Ayam, elang, penguin | Sapi, kucing, paus, manusia |