Catatan tentang Bacaan Gharib dan Ilmu Qira'at dalam Al-Qur'an
BAB 1: BACAAN GHARIB DALAM AL-QUR'AN
Definisi Al-Qur'an
Al-Qur'an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.
Disebutkan dalam hadis Imam Bukhari, "Sesunnguhnya al-Qur'an ini diturunkan atas tujuh huruf, maka bacalah (al-Qur'an) itu yang mudah darinya."
Variasi Bacaan
Variasi bacaan dalam Al-Qur'an adalah karunia Allah untuk umat Nabi Muhammad Saw..
Permudah umat untuk melafalkan dan membaca Al-Qur'an.
Studi tentang variasi bacaan dikenal sebagai Ilmu Qira'at.
Ajaran Pada Masa Nabi
Para sahabat menerima bacaan Al-Qur'an secara langsung dengan versi qira'at dari Nabi.
Beberapa ahli qira'at dari kalangan sahabat:
Ubay bin Ka'ab
Abdullah bin Mas'ud
Abu Darda'
Ustman bin Affan
Ali bin Abi Thalib
Abu Musa Al-Asy’ariy
Zaid bin Tsabit
Penyebaran Bacaan Al-Qur'an
Setelah Nabi Saw. wafat, sahabat mengajarkan bacaan Al-Qur'an ke berbagai daerah kepada generasi tabi'in.
Ahli qira'at dari generasi tabi'in mengajarkan bacaan sesuai versi yang mereka kuasai hingga masa kini.
Pernyataan Zaid bin Tsabit: "الْقِرَاءَةُ سُنَّةٌ مُتَّبَعَهُ" (Artinya: Bacaan (Al-Qur'an) itu adalah sunnah yang (harus) diikuti).
Qira'ah Sab'ah
Ada tujuh versi qira'at yang dinyatakan mutawatir.
Disandarkan kepada 7 Imam Qira'at:
Imam Nafi' bin Abdurrahman
Imam Abdullah bin Katsir
Imam Abu Amr Zabban bin al-Ala' al-Bashriy
Imam Abdullah Ibnu Amir Al-Syamiy
Imam Ashim bin Abi al-Najud al-Kufiy
Imam Hamzah bin Al-Zayyat
Imam Ali bin Hamzah Al-Kisa'i
Ilmu Qira'at
Merupakan ilmu yang jarang diajarkan.
Sebagian besar umat Islam menggunakan qira'at jalur Hafsh dari Imam Ashim yang berasal dari Ali bin Abi Thalib ra.
Banyak kalimat dalam Al-Qur'an memiliki cara bacaan yang asing, contohnya: imalah, tashil, isymam, dll.
PENGERTIAN GHARIB
Definisi Gharib
Gharib berasal dari kata "gharaba yaghribu" yang artinya tersembunyi atau samar.
Menurut ulama Qurra', gharib berarti bacaan yang perlu penjelasan khusus karena kerumitan dari segi huruf, lafadz, arti, atau pemahaman.
Bacaan gharib yang akan dikaji meliputi: imalah, isymam, tas-hil, naql, mad/Qashr.
BACAA POKOK Gharib
A. IMALAH
Definisi Imalah
Berasal dari lafadz (إمالة). Artinya: mencondongkan bacaan harakat fathah pada harakat kasrah.
Menurut istilah, Imalah adalah mencondongkan bacaan harakat fathah pada harakat kasrah sekitar dua pertiga.
Macam Bacaan Imalah
Imalah Sughra: Bacaan imalah yang diwashal pada kalimat lain, tidak berhenti pada lafadz tersebut.
Imalah Kubra: Bacaan imalah yang diwaqafkan.
Kriteria: Lafadh di akhir dengan Alif Maqsurah (alif bengkong).
Pendapat Imam Warasy:
Bacaan imalah pada todas lafadz berakhiran Alif Maqsurah, kecuali nama orang.
Contoh menurut Imam Hafs: Hanya satu dalam QS. Hud: 41 - "وَقَالَ أَرْكَبُواْ فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ تَجْرِنَهَا وَمُرْسَهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ."
B. ISYMAM
Definisi Isymam
Berasal dari lafadz (إشْمَام) yang bermakna menggabungkan.
Dalam istilah, isymam adalah mencampurkan dhummah pada sukun, dengan memoncongkan bibir.
Menurut Imam Hafs, hanya ada satu dalam QS. Yusuf: 11 - "قَالُوا يَأْبَانَا مَالَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلَى يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَتَنصِحُونَ."
C. TASHIL
Definisi Tashil
Berasal dari lafadz (تسهيل). Artinya: meringankan.
Dalam istilah, membaca antara hamzah dan alif; hamzah pertama dibaca tahqiq (jelas) dan pendek, huruf kedua dibaca tashil.
Contoh dari QS. Fushilat: 44 - "…وَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبيٌّ.."
D. NAQL
Definisi Naql
Berasal dari lafadz (نقل). Artinya: memindah.
Dalam istilah, memindahkan harakat hamzah ke huruf mati sebelumnya, dan setelah itu hamzah dibuang.
Contoh dalam QS. Al-Hujurat: 11 - "يَّأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَى أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَى أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَبِّ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَنْ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولئكَ هُمُ الظَّلِمُونَ."
E. MAD / QASHR
Definisi Mad
Artinya: memanjangkan dan memendekkan bacaan Al-Qur'an.
Hukum Mad: memanjangkan suara huruf mad.
Macam-macam bacaan mad:
Mad Thabi'i
Mad 'Iwadh
Mad Tamkin
Mad Badal
Mad Shilah
Mad Wajib
Mad 'Aridh Lissukun
Mad Layyin
Mad Lazim
Panjang Bacaan Mad
Mad dibaca panjang 1 alif (dua ketukan/harakat).
Bacaan Qashr: di mana bacaan seharusnya panjang, dipendekkan. Kebiasaan ini juga ditandai dengan simbol tertentu.
Contoh Bacaan Qashr:
Surat dan Ayat:
Al Kahfi : 23
Yusuf: 87
Al A'raf : 103
Yunus : 75
Hud: 97
Al-Mukminun :46
Al-Qashash : 32
Az-Zukhruf: 46
Perhatian: Tidak semua bacaan qashr memiliki tanda, banyak bacaan qashr yang lazim digunakan oleh Imam Hafs di berbagai surat dan ayat.