Pengaruh Lingkungan:
- Kejadian Penyakit.
- Hippocrates: "Air, Water and Places".
Penggunaan Data Kuantitatif dan Statistik:
- Tokoh yang diangkat:
- Lord Kelvin.
- Thomas Kuhn.
- Francis Galton.
- Menyatakan sesuatu dalam bentuk angka.
Penggunaan Data Statistik
Pencatatan Kelahiran & Kematian:
- Rasio kelahiran bayi laki-laki lebih tinggi dibandingkan bayi perempuan.
- Tingkat kematian lebih tinggi terjadi pada bayi.
- Tingkat kematian bervariasi menurut musim.
- Terdapat perbedaan angka kematian antara kota dan desa.
- Kematian dapat disebabkan oleh penyakit akut dan kronis.
- John Graunt: Pelopor dalam pencatatan statistik.
Penularan Penyakit
Teori “De Contagione”:
- Menjelaskan penularan penyakit melalui jasad renik.
Pengisolasian Penyakit:
- Contoh: Kusta.
Tokoh Terkenal:
- William Farr
- John Snow: Epidemi kolera.
- Francastorius.
Eksperimen pada Manusia
Studi Observasi:
- James Lind pada kasus Scorbut: Penggunaan Ascorbic Acid (vitamin C).
Faktor Etis:
- Pemberian oksigen bertekanan pada bayi prematur dapat menyebabkan retrolental fibroplasia (mata juling).
Era Pandemi
Pandemi Kolera:
- Mengguncang dunia antara 1816-1826.
Influenza Besar:
- Terjadi antara 1918-1919.
Peristiwa Lain:
- Era Romawi: The Black Death, Cacar, dan Vaksinasi oleh E. Jenner (1749–1823).
Perkembangan Epidemiologi
Era Humoralisme:
- Hippocrates (377-260 SM).
Kemajuan Terbesar dalam Ilmu Epidemi:
- Berkman (2009): Epid sosial sudah mengalami kemajuan terbesar dalam 3 dekade terakhir, terutama mengingat kesenjangan kesehatan di banyak negara.
Tokoh penting dalam Perkembangan Epidemiologi Modern:
- John Snow (1813-1858).
- William Farr (1807-1883).
Era Statistik Vital:
- John Graunt (1620-1674).
Teori Kuman:
- Anton van Leeuwenhoek (1632-1723).
- Louis Pasteur (1822-1895).
- Robert Koch (1843-1910).
- Ilya Ilyich Mechnikov (1845-1916).
Era Epidemi Penyakit Kronis:
- Richard Doll (1912-2004).
- Bradford Hill (1897-1991).
- Richard Peto (1943-).
Edward Jenner (1749–1823):
- Penemu metode vaksinasi yang lebih aman; Bapak Imunologi.
Antonie van Leeuwenhoek (1632–1723):
- Bapak Mikrobiologi, menemukan bakteri dan parasit yang hidup bebas.
William Farr (1807-1883):
- Mengembangkan sistem surveilans kesehatan masyarakat dan klasifikasi penyakit.
John Snow (1813-1858):
- Penemu metode statistik untuk life table dan identifikasi mikroorganisme penyebab TBC & kolera.
Analisis Epidemiologi
Tiga Aspek Utama:
- FREQUENSI:
- Analisis frekuensi kejadian penyakit.
- DISTRIBUSI:
- Menunjukkan bagaimana penyakit tersebar di masyarakat.
- DETERMINAN:
- Faktor yang memengaruhi terjadinya penyakit.
Tujuan dan Peran Epidemiologi
Analisis Data:
- Mencatat kejadian dan mengidentifikasi perubahan dalam kesehatan masyarakat.
Aspek Akademik dan Praktis:
- Usaha pencegahan penyebaran penyakit pada individu dan masyarakat.
Aspek Klinik:
- Deteksi dini perubahan insidensi dan prevalensi melalui penemuan klinis dan laboratorium.
Aspek Administrasi:
- Mengidentifikasi status kesehatan masyarakat dan perencanaan pelayanan kesehatan yang efektif.
Tantangan dalam Epidemiologi
Teknologi Kedokteran:
- Banyak faktor penyebab penyakit yang belum terungkap.
Keberhasilan Klinik dan Laboratorium:
- Harus diuji keampuhannya di masyarakat.
Distribusi Penyakit di Rumah Sakit:
- Harus disesuaikan dengan keadaan di masyarakat.
Mengapa Epidemiologi Diperlukan Oleh Petugas Kesehatan?
Data Penting:
- Misalnya: menentukan penyebab penyakit, studi epidemi untuk mencari hubungan antara asbes dan kanker paru, serta antara rokok dan kanker paru.
Hipotesis Penyebab Penyakit:
- Dihasilkan dari percobaan hewan di laboratorium, harus konsisten dengan data epidemi.
Peranan Epidemiologi dalam Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran
Mengungkap Penyebab Penyakit:
Menentukan Hubungan Kausal Penyakit:
Mengetahui Perjalanan Penyakit:
Intervensi Manusia & Alam:
Pengembangan Indeks Deskriptif:
- Untuk menunjukkan tinggi-rendahnya penyakit di suatu wilayah.
Ruang Lingkup Epidemiologi
Penyakit Potensi Wabah:
Penyakit Infeksi Non Wabah:
Penyakit Non Infeksi:
Aspek Bukan Penyakit:
- Mulai mempelajari aspek fertilitas, kontrasepsi, menopause, dan kecelakaan.