PSAS BINDO

Teks Rekon (Recount Text)

Teks rekon adalah teks yang menceritakan kembali peristiwa atau pengalaman di masa lampau dengan urutan waktu yang jelas.

Ciri-ciri Teks Rekon
  1. Menceritakan Pengalaman Masa Lalu: Fokus pada kejadian atau pengalaman pribadi yang sudah terjadi.

  2. Disajikan Secara Kronologis: Peristiwa diurutkan berdasarkan waktu kejadiannya.

  3. Fokus pada Partisipan Tertentu: Biasanya berpusat pada penulis atau tokoh utama.

  4. Struktur: Meliputi orientasi (pengenalan), rangkaian peristiwa (event), dan reorientasi (kesimpulan/kesan, opsional).

Kebahasaan Teks Rekon
  1. Penggunaan Kata Kerja Tindakan (Action Verbs): Contoh: pergi, melihat, melakukan, makan.

  2. Penggunaan Konjungsi Temporal: Kata penghubung yang menunjukkan urutan waktu, contoh: kemudian, lalu, setelah itu, pada akhirnya.

  3. Penggunaan Keterangan Waktu dan Tempat: Contoh: kemarin, minggu lalu, di sekolah, di rumah.

  4. Penggunaan Past Tense (Bentuk Lampau): Contoh: Saya pergi (went), kami melihat (saw).

Teks Deskripsi (Description Text)

Teks deskripsi adalah teks yang melukiskan atau menggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa secara rinci, sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan sendiri apa yang dideskripsikan.

Ciri-ciri Teks Deskripsi
  1. Menggambarkan Objek Secara Rinci: Melukiskan ciri-ciri fisik atau non-fisik objek dengan detail.

  2. Melibatkan Panca Indra: Mengandung kata-kata yang merangsang indra penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa.

  3. Tujuan Menggambarkan: Agar pembaca atau pendengar dapat membayangkan objek tersebut dengan jelas.

  4. Menjelaskan Ciri-ciri Khusus: Fokus pada karakteristik unik dari objek, tempat, atau peristiwa.

Kebahasaan Teks Deskripsi
  1. Penggunaan Kata Sifat (Adjectives): Untuk menggambarkan objek, contoh: indah, tinggi, merah, lembut, harum.

  2. Penggunaan Frasa Nomina (Noun Phrases) yang Mendetail: Contoh: "sepatu kulit berwarna cokelat tua", "pemandangan pegunungan yang hijau asri".

  3. Penggunaan Kata Kerja Penghubung/Kopulatif: Contoh: adalah, merupakan (misalnya, "pemandangan itu adalah…"), terlihat, terasa.

  4. Penggunaan Kata Keterangan Tempat dan Cara: Contoh: di utara, dengan hati-hati.

Teks Prosedur (Procedure Text)

Teks prosedur adalah teks yang berisi petunjuk tentang cara melakukan atau membuat sesuatu melalui serangkaian langkah-langkah yang berurutan.

Ciri-ciri Teks Prosedur
  1. Berisi Langkah-langkah/Tahapan: Menjelaskan urutan kegiatan yang harus dilakukan.

  2. Tujuan Memberikan Petunjuk: Agar pembaca dapat mencapai suatu tujuan atau membuat sesuatu dengan benar.

  3. Disajikan Secara Sistematis dan Berurutan: Langkah-langkah disusun secara logis dari awal hingga akhir.

  4. Terdapat Alat/Bahan (Opsional): Jika teks prosedur berkaitan dengan pembuatan sesuatu, biasanya disebutkan alat dan bahan yang diperlukan.

Kebahasaan Teks Prosedur
  1. Penggunaan Kalimat Imperatif (Perintah): Kalimat yang berisi ajakan atau perintah, contoh: campurkan, masukkan, aduklah, potonglah.

  2. Numeralia: Menyatakan jumlah, urutan, ukuran. Contoh: dua sendok, sentimeter, setengah.