ALIRAN SENI LUKIS
Perjalanan Seni Rupa
Perjalanan seni rupa terbagi dalam 4 masa:
Zaman Prasejarah
Zaman Klasik
Zaman Pertengahan
Zaman Renaissans
Zaman Prasejarah
Menggunakan alat sederhana, menggambar di dinding gua, batu, tulang, dan kulit hewan.
Pewarna berasal dari alam.
Tujuan karya lebih kepada komunikasi bukan keindahan.
Zaman Klasik
Menghasilkan karya yang meniru objek alami dengan akurasi tinggi.
Teknik yang berkembang: Teknik Impasto
Impasto adalah teknik melukis dengan lapisan cat tebal menghasilkan goresan yang jelas.
Tokoh penting: Rembrandt dan kemudian digunakan oleh Vincent Van Gogh.
Zaman Pertengahan
Seni berorientasi pada kepentingan agama.
Larangan meng gambarkan binatang/manusia menyerupai asli mendorong penggunaan simbolisasi.
Banyak seniman yang meninggalkan Eropa akibat pembatasan ini.
Zaman Renaissans
Muncul setelah periode kegelapan (Gotik).
Kembalinya seniman ke Eropa pasca kekalahan bangsa Turki.
Muncul aliran baru: Romantisme, Realisme, dan Impresionisme.
Tokoh terkenal: Donatello, Leonardo da Vinci, Michelangelo, Raphael.
Teknik yang berkembang:
Trompe-l’oel: menciptakan efek foto dengan detail nyata.
Sfumato: melapiskan warna untuk memberi kedalaman dan bentuk.
Gaya/Aliran Seni Rupa
Gaya seni rupa mencerminkan ide, pengalaman batin, dan ciri khas seniman.
Jenis Aliran Seni Lukis
Aliran Klasik:
Ciri: objek dekoratif dan mendetail, kesan elegan.
Tokoh: Mariset Boucher, Watteau, Ingres.
Aliran Neoklasik:
Ciri: terikat norma, seimbang, dan harmonis.
Aliran Romantisme:
Ciri: tema emosional, gerak dinamis, dan warna kontras.
Tokoh: Theodore Gericault, Raden Saleh, Eugene Delacroix.
Aliran Realisme:
Mencerminkan kenyataan hidup.
Tokoh: Hendra Gunawan, Gustave Courbet.
Aliran Natural:
Mengambil objek dari alam, cenderung fotografis.
Aliran Impresionisme:
Menggambarkan kesan sesaat.
Tokoh: Claude Monet, Edgar Degas.
Aliran Ekspresionisme:
Ungkapan jiwa secara cepat.
Tokoh: Affandi, Vincent Van Gogh.
Aliran Kubisme:
Objek berbentuk geometri.
Tokoh: Pablo Picasso.
Aliran Fauvisme:
Menekankan penggunaan garis dan warna berani.
Tokoh: Henri Matisse.
Aliran Surealisme:
Objek realitas yang dilebih-lebihkan.
Tokoh: Salvador Dali.
Aliran Dadaisme:
Objek lucu dan kadang menggelikan.
Tokoh: Paul Klee, Joan Miro.
Aliran Abstrak:
Tidak ada referensi alam.
Dua jenis:
Abstrak Geometri
Abstrak Ekspresif
Tokoh: Piet Mondrian, Kandinsky.
Aliran Pop Art:
Sindiran dan humor dalam seni.
Tokoh: Richard Hamilton.
Tugas Seni Lukis
Individu, jenis aliran bebas.
Kanvas sekitar 25cm x 40cm.
Media warna bebas (Cat Air, Acrylic, dll).