Materi kelas 10-11
Materi Persiapan Ujian
Kelas 10 & 11
Manusia dan Sejarah
Sejarah: Berasal dari bahasa Arab "syajarotun", arti pohon.
Sejarah mencatat perkembangan masyarakat dan peradaban.
Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli
Herodotus: "Bapak Ilmu Sejarah", sejarah berputar seperti lingkaran.
Aristoteles: Studi kejadian dalam kronologi.
Ibnu Khaldun: Catatan tentang masyarakat dan peradaban.
Sartono Kartodirjo: Sejarah dibagi jadi objektif (kejadian nyata) dan subjektif (konstruksi penulis).
Tiga Unsur Utama Kajian Sejarah
Manusia
Waktu
Tempat
Perubahan dalam Sejarah
Heraclitus: Segala sesuatu berubah.
Jenis perubahan:
Evolusi (lambat)
Revolusi (cepat, berpengaruh)
Progresif (menuju kemajuan)
Regresif (menuju kemunduran).
Historiografi
Publikasi peristiwa masa lampau, "Historia" (sejarah) dan "Graphe" (tulisan).
Jenis Historiografi
Tradisional: Fokus pada raja dan agama.
Kolonialisme: Fokus pada pandangan Eropa.
Modern: Sejarah Indonesia berperspektif nasional.
Teori Teori Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Teori Yunan: Nenek moyang dari Yunan, Tiongkok Selatan.
Teori Nusantara: Nenek moyang sudah ada di Nusantara.
Teori Out of Africa: Manusia modern muncul di Afrika.
Teori Out of Taiwan: Bangsa Austronesia migrasi dari Taiwan ke Pasifik.
Gelombang Migrasi Nenek Moyang
Proto Melayu: Kebudayaan pertanian sederhana, datang sekitar 1500 SM.
Deutro Melayu: Kebudayaan lebih maju, datang sekitar 500 SM.
Asal Usul Hindu-Buddha
Awal mula agama Hindu dari Bangsa Arya.
Struktur masyarakat Hindu dibagi menjadi kasta.
Penyebaran Islam di Nusantara
Melalui perdagangan, pendidikan, dan seni budaya.
Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme: Upaya memperluas wilayah.
Imperialisme: Menguasai politik negara lain.
Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara
Portugis: Ekspedisi 1487, menaklukkan Malaka.
Spanyol: Ekspedisi Magellan ke Filipina dan Tidore.
Belanda: Mendirikan VOC tahun 1602.
Perang Dunia I dan II
Perang Dunia I (1914-1918): Aliansi Sekutu vs Sentral.
Dampak: Perubahan politik, ekonomi, dan sosial dunia.
Nasionalisme dan Pergerakan Nasional Indonesia
Kebangkitan nasional dipicu ketidakadilan penjajahan.
Tokoh penggerak: Soekarno, Hatta, dan Tjokroaminoto.
Proklamasi Kemerdekaan
17 Agustus 1945, di rumah Soekarno, ditulis oleh Soekarno dan Hatta.
Perbandingan Golongan Tua dan Muda
Golongan Tua: Kooperatif dengan Jepang.
Golongan Muda: Mendesak proklamasi segera, anti intervensi Jepang.