Kisi-Kisi Resmi ASAT Matematika Kelas 7 SMPN 6 Kota Bogor
Keterangan Umum Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT)
- Satuan Pendidikan: SMPN 6 Kota Bogor.
- Mata Pelajaran: Matematika.
- Kelas / Semester: 7 / 2 (Genap).
- Alokasi Waktu: 90 Menit.
- Jumlah Soal: 35 butir soal.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG).
- Penulis Soal: Siti Amalia.
Capaian Pembelajaran (CP)
Aljabar
- Peserta didik diharapkan mampu mengenali, memprediksi, serta menggeneralisasi pola dalam bentuk susunan benda maupun susunan bilangan.
- Kompetensi untuk menyatakan situasi kehidupan nyata ke dalam bentuk aljabar formal.
- Kemampuan menggunakan sifat-sifat operasi hitung seperti komutatif, asosiatif, dan distributif guna menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen atau setara.
Kesebangunan
- Penguasaan hubungan antar-sudut yang terbentuk dari dua garis yang berpotongan serta dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal.
- Penyelesaian masalah geometri terkait jumlah besar sudut dalam segitiga dan pencarian besar sudut yang tidak diketahui pada segitiga.
- Penjelasan dan penerapan sifat-sifat kekongruenan dan kesebangunan pada bangun datar segitiga serta segiempat dalam pemecahan masalah.
Data dan Diagram
- Kemampuan merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data, menyajikan, dan menganalisis data secara sistematis.
- Penyajian dan interpretasi data menggunakan bantuan diagram batang serta diagram lingkaran.
- Pengambilan sampel yang representatif terhadap suatu populasi untuk mendapatkan data diri dan lingkungan sekitar.
- Penentuan dan penafsiran parameter statistik: rata-rata (mean), median, modus, dan jangkauan (range).
- Pemanfaatan data untuk membandingkan kelompok, memprediksi hasil, dan membuat keputusan logis.
- Penyelidikan terhadap perubahan ukuran pemusatan data akibat adanya perubahan pada data asal.
Topik I: Aljabar
Unsur-Unsur Bentuk Aljabar
- Variabel: Lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui nilainya dengan jelas (biasanya dilambangkan dengan huruf kecil seperti x,y).
- Koefisien: Faktor konstanta dari suatu suku pada bentuk aljabar; angka yang menyertai variabel.
- Konstanta: Suku dari suatu bentuk aljabar yang berupa bilangan dan tidak memuat variabel.
- Suku: Bagian dari bentuk aljabar yang dipisahkan oleh tanda operasi jumlah (+) atau selisih (−).
- Aplikasi Soal:
- Menentukan variabel dari bentuk aljabar 2 suku.
- Mengidentifikasi koefisien pada bentuk aljabar 3 suku.
- Mengidentifikasi konstanta pada bentuk aljabar 3 suku.
- Menghitung jumlah suku pada bentuk aljabar berjumlah n suku.
Permodelan dan Operasi Aljabar
- Pemodelan Visual: Mengubah informasi dari gambar ke dalam bentuk aljabar yang sesuai.
- Penyederhanaan: Mengidentifikasi suku-suku sejenis (memiliki variabel dan pangkat variabel yang sama) dan menggabungkannya melalui operasi penjumlahan atau pengurangan.
- Operasi Perkalian Saklar dan Bangun Datar: Menghitung luas bangun datar (misalnya persegi panjang) di mana panjang dan lebarnya dinyatakan dalam variabel, kemudian mencocokkan hasil perkalian aljabar tersebut dengan representasi visualnya.
Aljabar dalam Konteks Kehidupan Sehari-hari
- Sisa Uang: Menyusun model aljabar untuk menghitung sisa uang setelah melakukan transaksi dengan variabel tertentu.
- Masalah Penjualan: Menghitung total jumlah barang atau nilai berdasarkan informasi penjualan yang dinyatakan dalam variabel.
- Dana Sponsor: Menghitung total perolehan dana berdasarkan model aljabar yang telah disusun dari skema pengumpulan dana.
- Analisis Biaya Perjalanan: Membandingkan beberapa opsi biaya perjalanan yang dinyatakan dalam aljabar untuk menentukan pilhan yang paling ekonomis (nilai terkecil).
Topik II: Kesebangunan dan Geometri
Konsep Dasar Kesebangunan dan Kekongruenan
- Fraktal: Objek di alam yang memiliki pola berulang dan sebangun pada berbagai skala. Karakteristik utama fraktal adalah kemiripan diri (self-similarity).
- Syarat Kesebangunan Bangun Datar:
- Sudut-sudut yang bersesuaian memiliki besar yang sama.
- Rasio atau perbandingan panjang sisi-sisi yang bersesuaian adalah tetap (proporsional).
- Transformasi: Memahami syarat kesebangunan saat melakukan pembesaran (dilatasi) atau pengecilan gambar.
Analisis Geometri dan Perhitungan Sisi/Sudut
- Kesebangunan Segitiga Sama Kaki: Menganalisis sudut-sudut pada dua segitiga sama kaki yang sebangun untuk menentukan besar sudut yang belum diketahui.
- Poligon (Segi Banyak): Menghitung panjang sisi x pada dua bangun segi lima sebangun dengan membandingkan sisi-sisi yang seletak.
- Segitiga Siku-siku: Menentukan pasangan segitiga siku-siku yang sebangun dengan membandingkan rasio sisi alas dan sisi tegak (alas2alas1=tegak2tegak1).
- Pengukuran Tak Langsung: Menggunakan konsep kesebangunan pada bayangan untuk menghitung tinggi objek nyata (misalnya tinggi tiang atau gedung).
- Kekongruenan: Jika dua segitiga kongruen, maka semua sisi dan sudut yang bersesuaian adalah sama persis. Hal ini digunakan untuk menghitung keliling bangun gabungan (misalnya dua segitiga yang membentuk segi empat).
Hubungan Antar Sudut
- Garis Sejajar dan Transversal:
- Sudut Sehadap: Besarnya sama.
- Sudut Berseberangan (Dalam/Luar): Besarnya sama.
- Sudut Bertolak Belakang: Besarnya sama.
- Sudut Sepihak (Dalam/Luar): Jumlah sudutnya adalah 180∘.
- Sudut Segitiga:
- Jumlah sudut dalam segitiga = 180∘.
- Sudut Luar Segitiga: Besar sudut luar segitiga sama dengan jumlah dua sudut dalam yang tidak berpelurus dengan sudut luar tersebut.
Topik III: Data dan Diagram
Jenis dan Penyajian Data
- Klasifikasi Data: Membedakan jenis data (kualitatif/kategorik vs kuantitatif/numerik) berdasarkan penyajian diagram batang.
- Literasi Data: Membaca artikel statistik dan memverifikasi apakah suatu klaim didukung oleh data yang tersedia.
Interpretasi Diagram dan Grafik
- Diagram Batang Bertingkat (Stacked Bar Chart): Menganalisis perubahan nilai kategori (misalnya jumlah kasus penyakit) dari waktu ke waktu (minggu ke minggu) untuk melihat penurunan atau kenaikan.
- Grafik Garis: Digunakan untuk memantau tren perkembangan, seperti data anak putus sekolah dari jenjang SD hingga SMA/SMK dalam rentang tahun 2016−2021. Analisis difokuskan pada mencari selisih dan kenaikan kasus.
- Persentase dan Bagian: Menggabungkan data teks dengan grafik batang untuk menentukan persentase suatu bagian terhadap keseluruhan (totalbagian×100%).
- Diagram Lingkaran: Menentukan besar sudut pusat untuk kategori tertentu dengan rumus: Sudut=Total DataData Kategori×360∘.
- Infografis: Mengambil informasi spesifik dari infografis, seperti menghitung jumlah orang yang tidak diterima berdasarkan persentase keterserapan.
Ukuran Pemusatan Data
- Mean (Rata-rata): Nilai yang diperoleh dari jumlah seluruh data dibagi dengan banyaknya data (xˉ=n∑x). Digunakan untuk mengevaluasi kebenaran pernyataan umum.
- Median (Nilai Tengah): Nilai tengah dari sekumpulan data yang telah diurutkan dari yang terkecil ke terbesar.
- Untuk data genap (seperti 6 kategori), median adalah rata-rata dari dua nilai tengah setelah satuan disamakan.
- Modus: Data yang paling sering muncul atau memiliki frekuensi tertinggi. Digunakan untuk menentukan kondisi dominan di suatu wilayah.
- Jangkauan (Range): Selisih antara nilai tertinggi dan nilai terendah dalam sekumpulan data.