Fisiologi | Homeostasis

PRODI S1 GIZI STIKES ANDALUSIA

KULIAH I: FISIOLOGI KONSEP FISIOLOGI MANUSIA DAN HOMEOSTASIS

Dosen Pengampu: Sonya Rosa, M.Gz

Capaian Pembelajaran
  1. Menjelaskan pengertian fisiologi manusia dan konsep homeostasis secara tepat.
  2. Mengidentifikasi komponen utama dalam mekanisme homeostasis.
  3. Menguraikan mekanisme regulasi dalam menjaga keseimbangan tubuh.
  4. Menganalisis contoh penerapan homeostasis pada sistem tubuh.
  5. Menghubungkan konsep homeostasis dengan fungsi normal sistem organ dalam tubuh manusia.
Diskusi Pertama
  • Apa sih arti fisiologi?
  • Kegunaannya belajar fisiologi untuk apa ya?
  • Apa hubungannya sama gizi?
Definisi Fisiologi
  • Fisiologi berasal dari kata FISIO (Physis) yang berarti fungsi/faal atau kerja (berhubungan dengan mekanisme) dan LOGI (Logos) yang berarti ilmu.
  • Definisi Fisiologi: Fisiologi adalah ilmu yang berusaha menjelaskan mekanisme fisik dan kimia yang bertanggung jawab atas asal usul, perkembangan, dan kehidupan.
Struktur Tubuh Manusia
  1. Sel: Satu unit dasar dari tubuh manusia. Setiap jenis sel secara khusus disesuaikan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi tertentu.
  2. Jaringan: Kumpulan sel dengan struktur dan fungsi khusus yang sama.
    • Jaringan Otot: Terdiri dari sel-sel yang memiliki spesialisasi untuk mampu berkontraksi dan menghasilkan kekuatan.
    • Jaringan Saraf: Tersusun atas sel-sel yang memiliki kemampuan untuk menginisiasi dan mentransmisikan rangsangan elektrik yang membawa materi informasi.
    • Jaringan Ikat: Ditandai dengan jumlah sel yang relatif sedikit dalam material ekstraselular yang banyak.
    • Jaringan Epitel: Terdiri atas sel-sel yang memiliki spesialisasi dalam pertukaran zat-zat antara sel dan lingkungannya.
  3. Organ: Terdiri dari dua atau lebih jenis jaringan yang tersusun dengan berbagai proporsi.
  4. Sistem Organ: Kumpulan organ yang bekerja sama untuk melaksanakan sebuah fungsi secara keseluruhan.
Contoh Penerapan Homeostasis
  • Diskusi: Kenapa tubuh tetap stabil meskipun kita makan, puasa, atau olahraga?
  • Apa yang terjadi jika suhu tubuh naik drastis?
  • Sistem apa yang mengatur itu semua?
Definisi Homeostasis
  • Asal kata: homeo (yang sama), stasis (diam).
  • Definisi Homeostasis: adalah kondisi variabel-variabel fisiologis tubuh dalam kondisi dinamis yang konstan (sama atau tetap dalam rentang tertentu).
Sistem yang Mengontrol Homeostasis
  1. Sistem Saraf:
    • Bekerja sangat cepat melalui impuls listrik.
    • Mengontrol respons jangka pendek.
  2. Sistem Endokrin:
    • Bekerja lebih lambat melalui hormon dalam darah.
    • Efeknya lebih lama bertahan.
Regulasi Homeostasis
  1. Reseptor: Mengidentifikasi perubahan.
  2. Pusat kontrol: Mengambil keputusan untuk mengatur respons.
  3. Efektor: Melaksanakan respons yang diperlukan untuk mengembalikan homeostasis.
Mekanisme Umpan Balik
  1. Umpan Balik Negatif:

    • Mempertahankan kestabilan.
    • Respon berlawanan dengan stimulus, berhenti saat kondisi sudah normal.
    • Contoh: Pengaturan Kadar Gula Darah.
      • Gula Darah Naik:
      • Reseptor Pankreas mendeteksi gula tinggi.
      • Pusat kontrol di otak (hipotalamus).
      • Insulin dilepaskan untuk menurunkan gula darah ke normal.
    • Gula Darah Turun:
      • Reseptor Pankreas mendeteksi gula rendah.
      • Glukagon dilepaskan untuk meningkatkan gula darah ke normal.
  2. Umpan Balik Positif:

    • Menguatkan respon awal hingga tujuan tercapai.
    • Contoh: Persalinan.
      • Tekanan kepala bayi ke serviks mengirimkan sinyal ke otak untuk melepaskan lebih banyak hormon oksitosin yang menguatkan kontraksi rahim.
Faktor Regulasi Homeostasis
  • Faktor yang turut serta dalam menjaga homeostasis meliputi suhu, osmoregulasi, gula, dan kalsium.
Peran Sistem Organ dalam Mempertahankan Homeostasis
  • Sistem Saraf: Pengendali cepat, misal berkeringat saat panas.
  • Sistem Endokrin: Pengatur hormon, misal insulin menurunkan gula.
  • Sistem Peredaran Darah: Transport zat, membawa O₂ ke jaringan.
  • Sistem Pernapasan: Regulasi O₂ & CO₂.
  • Sistem Ekskresi: Buang limbah, produksi urin.
  • Sistem Pencernaan: Menyediakan nutrisi.
  • Sistem Integumen: Perlindungan & suhu, mengeluarkan keringat.
  • Sistem Otot & Rangka: Gerak & panas, menggigil saat dingin.
  • Sistem Imun: Pertahanan tubuh, melawan infeksi.
  • Kerja sama sistem organ sangat penting untuk menjaga kondisi internal tetap stabil.
Adaptasi Tubuh terhadap Perubahan
  • Asupan Gizi:
    • Saat asupan berkurang (puasa): Energi dari lemak & protein, metabolisme menurun.
    • Saat asupan berlebih: Penyimpanan lemak, peningkatan hormon glukagon & kortisol, metabolisme meningkat.
  • Perubahan Makronutrien:
    • Karbohidrat rendah dan lemak tinggi dapat menyebabkan ketosis.
  • Keseimbangan Cairan & Elektrolit:
    • Hormon ADH berperan mengatur cairan dan elektrolit.
    • Adaptasi jangka panjang seperti sensitivitas hormon dan fungsi hati & ginjal.
Kesimpulan
  • Pernyataan Penutup: Tubuh manusia adalah sistem yang sangat teratur. Gizi membantu menjaga keseimbangannya.