SAS AGAMA
1. Sikap Yesus Menghadapi Penderitaan
Yesus memberi teladan luar biasa dalam menghadapi penderitaan. Saat disalib, Ia tidak menghina atau menyumpahi para penyiksa-Nya, tetapi justru mengampuni dan mendoakan mereka. Ia juga tetap menunjukkan kasih dengan menghibur wanita-wanita Yerusalem yang menangisi-Nya (Luk 23:28).
Yesus meyakinkan bahwa salib yang dipikul-Nya menjadi ringan karena kasih-Nya kepada manusia dan kepercayaannya kepada Allah Bapa.
2. Dua Peristiwa Penting Sebelum Sengsara
Yesus mempersiapkan Perjamuan Paskah sebagai bentuk kebersamaan terakhir dengan murid-murid-Nya.
Setelah perjamuan, Yesus berdoa di Taman Zaitun, menunjukkan kedekatan dan penyerahan total pada Bapa sebelum menghadapi penderitaan.
3. Wafat Yesus
Wafat Yesus terjadi karena para pemimpin agama Yahudi menolak-Nya dan menuduh Yesus menghujat Allah saat berkata “Dosamu sudah diampuni.”
Walau ditolak, wafat Yesus menjadi tanda bahwa Ia menaati kehendak Allah sepenuhnya, bahkan sampai mati, dan melalui wafat-Nya, Kerajaan Allah hadir bagi manusia.
4. Orang yang Menerima Pewartaan Yesus
Orang miskin dan sederhana
Pendosa yang mau bertobat
Orang sakit
Wanita dan anak-anak
5. Orang yang Menolak Pewartaan Yesus
Imam & ahli Taurat
Orang Farisi
Para penguasa
Orang kaya dan merasa cukup
6. Sikap Murid Yesus dalam Menghadapi Penderitaan
Sebagai murid Yesus, kita diajak:
Tetap tabah dan menyerahkan diri pada kehendak Tuhan
Berani membela kebenaran meskipun berisiko
Solider terhadap orang miskin, menderita, dan tertindas
7. Bukti-Bukti Kebangkitan Yesus
Kitab Suci mencatat beberapa bukti penting:
Kubur Yesus ditemukan terbuka dan kosong
Kain kafan tertinggal
Malaikat memberi berita bahwa Yesus bangkit
Yesus menampakkan diri kepada para murid
Yesus menampakkan diri kepada Tomas
Yesus hadir bagi dua murid di jalan Emaus
8. Cara Menghidupi Semangat Kebangkitan
Bangkit dari kemalasan dan kelemahan
Peduli pada orang menderita
Meninggalkan sikap egois
Berani berjuang dan tidak takut gagal
Hidup dengan semangat dan penuh syukur
9. Makna Kebangkitan Kristus bagi Kita
Kita menerima hidup baru dalam rahmat Allah
Tanpa kebangkitan, iman menjadi sia-sia (1 Kor 15:17)
Yesus memimpin kita menuju kemuliaan surga
Yesus menjadi pengantara kita pada Bapa
Kita dipanggil menjadi saksi-Nya untuk mewartakan Injil
10. Kenaikan Yesus ke Surga
Yesus naik ke surga setelah 40 hari dari kebangkitan. Ia naik dengan tubuh dan jiwa-Nya, menunjukkan bahwa Ia benar-benar sehakikat dengan Allah.
Kenaikan-Nya menegaskan bahwa Ia menyediakan tempat bagi orang beriman, dan memberi tugas kepada murid-murid untuk menjadi saksi-Nya ke seluruh dunia.
11. Roh Kudus & Pentakosta
Sebelum naik ke surga, Yesus menjanjikan Roh Penolong. Janji ini digenapi pada Pentakosta, yaitu saat Roh Kudus turun dalam rupa angin kencang dan lidah api.
Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang:
Mengajarkan kebenaran Allah
Menuntun Gereja menuju kekudusan
Menguatkan dan menggerakkan Gereja
Membimbing kita pada seluruh kebenaran
Menjamin bahwa pewartaan Gereja berasal dari Allah
Peran Roh Kudus bagi para rasul
Memberikan keberanian
Menyertai perjuangan mereka
Memberikan kekuatan dalam pewartaan
Peran Roh Kudus bagi kita
Memampukan memberi kesaksian hidup
Mendorong melakukan pelayanan
Peran Roh Kudus bagi Gereja
Menghidupkan, mengajar, dan menguduskan Gereja
Memberi semangat untuk mewartakan Kerajaan Allah
12. Tujuh Karunia Roh Kudus (Doa St. Bonaventura)
Kebijaksanaan – mengenal Allah secara mendalam
Pengertian – mencerahkan akal budi
Nasihat – mengikuti jejak Kristus
Keperkasaan – menghadapi godaan dengan kuat
Pengenalan – membedakan baik dan jahat
Kesalehan – hidup dalam belas kasih
Takut akan Allah – menjauh dari kejahatan dan menghormati Allah
13. Godaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Mencari kesempurnaan dengan cara yang salah
Berbuat demi pamrih
Menginginkan pujian dan merasa paling berjasa