TM 3 pengukuran langsung kebugaran

  • kebugaran: serangkaian karakteristik fisik yg dimiliki atau dicapai seseorang yg berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik

  • klasifikasi:

    • berhubungan dengan kesehatan

      • merendahkan risiko munculnya penyakit hipokinetik dini

      • usaha preventif dalam menghadapi ancaman beberapa penyakit

    • berhubungan dengan keterampilan

      • melakukan gerak-gerakan fisik dalam aktivitas atletik atau olahraga

  • faktor yang mempengaruhi kebugaran:

    • genetik

    • jenis kelamin

    • umur

    • status gizi

    • aktivitas fisik

    • asupan gizi

  • komponen dasar kebugaran fisik: daya tahan kardiorespiratori

    • ambilan oksigen maksimal (VO2Max) → standar emas untuk menilai → jumlah maksimal oksigen yg dapat digunakan oleh tubuh per menit latihan fisik

    • kemampuan utk melakukan latihan otot besar seluruh tubuh dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam jangka waktu lama

    • kemampuan jantung, paru-paru, dan pembuluh darah untuk menyuplai oksigen ke dalam sel-sel

  • jenis pengukuran kebugaran:

    • pengukuran aerobik

      • metode langsung dilakukan dengan pengukuran pada kapasitas aerobik

      • metode prediksi melalui detak jantung (tidak langsung)

    • pengukuran anaerobik

      • energi pd metabolisme anaerobik disalurkan pada jenis latihan yg berupa ledakan otot dan memiliki intensitas tinggi

      • mengarah pada komponen daya tahan dan kekuatan otot

pengukuran metode langsung

  • douglas bag

    • 2 kantung udara yg disambung dengan selang pada mulut dan hidung dengan cara dipanggul

    • mengukur volume udara yg dihirup dan dihembuskan sehingga VO2Max dapat diketahui

    • namun, membatasi ruang gerak individu sehingga kurang nyaman dan praktis utk digunakan

  • spirometer

    • terkomputerisasi → paling objektif

    • dapat dilakukan dgn pemberian beban latihan fisik (penggunaan treadmill/sepeda ergometer) yg telah dipasangi spirometer, secara progresif dinaikan hingga terjadi kelelahan

    • dipasang di mulut individu dan menghitung pertukaran gas serta detak jantung

    • membutuhkan peralatan lab yg mutakhir dan tenaga fisiologis khusus

    • biaya mahal

pengukuran VO2 Max

  • dinyatakan dalam ml/mnt atau ml/kgBB/mnt

    • ml/kgBB/mnt → membandingkan VO2max dengan memperhitungkan variasi ukuran tubuh dalam situasi lingkungan yg berbeda

  • mengukur O2 yg dikonsumsi:

    • tes maksimal (VO2 puncak/max) → diukur pada kondisi kelelahan maksimum sehingga sistem kardiorespiratori memang benar-benar sedang mengalami VO2max

    • submaksimal (perkiraan VO2 max)→ pengukuran sebelum mencapai kondisi kelelahan maksimum (berhenti saat merasa lelah, belum lelah maksimal). biasanya untuk anak-anak dan lanjut usia

    • metode lab → menggunakan treadmill berdasarkan protokol BASS yaitu dgn menggunakan cosmed fitmate pro dan menggunakan 181

  • rumus menghitung:

    • (jarak - 504,9) / 44,73

  • interpretasi:

    • 51-55,9 = sangat baik

    • 45,2 - 50,9 = baik

    • 38,4 - 45,1 = cukup

    • 35 - 38,3 = kurang

    • < 35 = sangat kurang