BIAYA PELUANG
Ekonomi
Asal kata "ekonomi" dari bahasa Yunani:
Oikonomia: "Oikos" (rumah tangga) + "Nomos" (peraturan).
Definisi: Ilmu yang mempelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia.
Ilmu Ekonomi
Usaha menciptakan alternatif barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang tidak terbatas.
Manfaat Ekonomi
Menentukan cara memanfaatkan sumber daya langka:
Menggunakan alat pemuas kebutuhan dengan kombinasi yang paling memuaskan.
Memilih dan menetapkan urutan kebutuhan dari yang paling penting hingga kurang penting.
Penggolongan Ilmu Ekonomi
Ekonomi Deskriptif: Memaparkan keadaan ekonomi saat ini di suatu daerah atau negara (contoh: Ekonomi Indonesia tahun 2013).
Ekonomi Makro: Menganalisis permasalahan ekonomi secara keseluruhan.
Ekonomi Mikro: Menganalisis bagian kecil dari perekonomian.
Teori Ekonomi: Menjelaskan hubungan antara peristiwa ekonomi dan merumuskan hukum atau teori.
Tindakan Ekonomi: Ekonomi Terapan.
Teori Ekonomi
Ekonomi Mikro:
Menyelidiki:
Barang apa yang diproduksi?
Bagaimana cara memproduksinya?
Untuk siapa barang diproduksi?
Tiga teori:
Teori Harga
Teori Produksi
Teori Distribusi
Ekonomi Makro:
Mengatasi permasalahan ekonomi keseluruhan:
Faktor penentu tingkat perekonomian negara.
Penyebab pertumbuhan ekonomi tidak konstan.
Pengangguran dan inflasi.
Prinsip Ekonomi
Berusaha mendapatkan hasil terbesar dengan pengorbanan tertentu.
Motif Ekonomi:
Daya pendorong dalam kegiatan ekonomi (konsumsi, distribusi, produksi).
Politik Ekonomi: Paket tindakan untuk memperbaiki perekonomian dan meningkatkan kemakmuran rakyat.
Tindakan Ekonomi
Tindakan Rasional:
Dilakukan berdasarkan pertimbangan keuntungan.
Tindakan Irasional:
Dilakukan tanpa mempertimbangkan faktor penting.
Contoh:
Mencoba berhemat tapi berujung pada hasil yang tidak cukup.
Kelangkaan
Kelangkaan: kondisi sumber daya ekonomi terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas.
Biaya Peluang
Biaya: Semua pengorbanan dalam proses produksi, dinyatakan dalam satuan uang.
Ongkos Alternatif: Nilai yang hilang karena memilih alternatif lain.
Perbedaan Biaya Peluang dan Biaya Sehari-Hari
Biaya Sehari-hari:
Muncul dari kegiatan yang dilakukan.
Biaya Peluang:
Muncul dari alternatif lain yang tidak bisa dilakukan.
Biaya Implisit dan Eksplisit
Biaya Implisit:
Dihitung tetapi tidak dibayar secara langsung (contoh: uang kerja sendiri).
Biaya Eksplisit:
Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk faktor produksi.
Contoh Perhitungan Biaya Peluang
Contoh 1:
Pasangan suami istri: biaya transportasi dan tiket masuk.
Biaya peluang: Rp200.000 (penghasilan sehari).
Contoh 2:
Siswa setelah SMA melanjutkan kuliah memerlukan biaya dan kehilangan gaji.
Biaya peluang: Rp144.000.000 (gaji selama 4 tahun).
Contoh 3:
Pegawai: pilihan antara bus umum dan gocar.
Biaya peluang: Rp35.000.
Permasalahan dan Contoh
Soal 1
Deni: tawaran kerja dengan gaji berbeda.
Biaya peluang? Apakah keputusan tepat?
Soal 2
Pak Yosea: survei peluang usaha.
Biaya peluang per bulan?
Soal 3
Rincian kebutuhan barang dengan anggaran Rp150.000.
Skala Prioritas
Penting dan mendesak.
Penting tetapi kurang mendesak.
Kurang penting tetapi mendesak.
Kurang penting dan kurang mendesak.
Pertimbangan dalam Skala Prioritas
Tingkat kepentingan.
Kemampuan diri.
Mempertimbangkan masa depan.
Contoh Kasus Prioritas Kebutuhan
Alokasi uang Rp700.000 untuk memenuhi kebutuhan.
Analisis berdasarkan urgensi kebutuhan dan anggaran.
Tugas
Buat skala prioritas dari data kebutuhan.