Mutasi
Mutasi
Pengertian Mutasi
- Mutasi adalah perubahan susunan atau jumlah materi genetik (DNA atau kromosom) yang bersifat menurun.
- Mutasi terjadi jika ada perubahan materi genetik (DNA), perubahan ini dapat diperbaiki atau tidak, dan diwariskan secara genetik.
- Proses terjadinya mutasi disebut mutagenesis.
- Organisme yang mengalami mutasi dan menunjukkan fenotipe baru disebut mutan.
- Faktor penyebab mutasi disebut mutagen.
Macam-Macam Mutasi
Mutasi Gen (Mutasi Titik)
Perubahan Jenis Basa Nitrogen
- Transisi: Penggantian pasangan basa nitrogen dengan pasangan basa nitrogen sejenis.
- Contoh:
- DNA Asli:
- DNA Mutan:
- Contoh:
- Transversi: Penggantian pasangan basa nitrogen dengan pasangan basa nitrogen yang tidak sejenis.
- Contoh:
- DNA Asli:
- DNA Mutan:
- Contoh:
Perubahan Jumlah Basa Nitrogen
- Adisi (Penambahan)
- Contoh:
- Contoh:
- Delesi (Pengurangan)
- Contoh:
- Contoh:
- Insersi (Penyisipan)
- Contoh:
- Contoh:
- Duplikasi (Penggandaan)
- Contoh:
- Contoh:
Perubahan Letak Urutan Basa Nitrogen
- Terjadi karena transposisi, yaitu perubahan letak basa-basa nitrogen pada rantai nukleotida.
- Contoh:
- Contoh:
Mutasi Kromosom
- Perubahan materi genetik pada kromosom akibat perubahan struktur dan jumlah kromosom.
Aneusomi
- Perubahan jumlah kromosom karena gagal berpisah (nondisjunction).
- Macam-macam:
- Monosomi:
- Triasomi:
- Tetrasomi:
- Nullisomi:
- Macam-macam:
Aneuploidi
- Perubahan jumlah set kromosom karena non-disjunction.
- Sel somatis normal memiliki kromosom diploid , pada aneuploidi menjadi haploid , triploid , tetraploid , atau poliploid.
Perbedaan Mutasi, Mutan, dan Mutagen
- Mutasi: Perubahan pada materi genetik (DNA) suatu organisme.
- Contoh: Perubahan urutan basa dalam gen karena kesalahan replikasi DNA atau pengaruh lingkungan.
- Mutan: Organisme yang mengalami mutasi.
- Contoh: Tikus yang berubah warna bulunya karena mutasi genetik.
- Mutagen: Faktor yang menyebabkan mutasi.
- Contoh: Radiasi, bahan kimia tertentu, atau virus.
Syarat Mutasi
- Adanya perubahan materi genetik (DNA).
- Perubahan tersebut dapat diperbaiki atau tidak.
- Hasil perubahan tersebut diwariskan secara genetik.
Berdasarkan Sel yang Bermutasi
- Mutasi Somatik: Terjadi pada sel tubuh.
- Mutasi Gamet (Germinal): Terjadi pada sel gamet.
Aspek Mutasi dan Mutagen
| Aspek | Mutasi | Mutagen |
|---|---|---|
| Pengertian | Perubahan permanen pada urutan DNA suatu organisme | Agen atau faktor yang menyebabkan terjadinya mutasi |
| Sifat | Proses atau hasil | Penyebab atau pemicu |
| Jenis | Mutasi gen, kromosom, atau genetik lainnya | Fisik, kimia, atau biologis |
| Contoh | Mutasi titik, delesi, duplikasi, inversi | Radiasi UV, zat kimia seperti benzena, virus tertentu |
Mutasi Spontan dan Mutasi Terinduksi
- Perubahan bahan genetik, baik mutasi tingkat gen maupun kromosom, dapat terjadi secara alami (spontan) atau buatan (terinduksi).
- Bahan-bahan yang menyebabkan terjadinya mutasi disebut mutagen.
Mutasi Spontan
- Mutasi alami yang terjadi dengan sendirinya tanpa campur tangan manusia dan tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
- Umumnya berlangsung lambat dan jarang terjadi.
- Biasanya bersifat merugikan dan seringkali menyebabkan makhluk hidup tidak mampu bertahan hidup.
- Jika dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifat barunya, maka keturunannya menjadi varietas baru.
- Kemungkinan penyebab mutasi alami:
- Radiasi sinar ultraviolet.
- Radiasi sinar kosmik dari luar angkasa.
- Zat-zat radioaktif yang terdapat di alam.
- Kesalahan pada proses replikasi DNA.
Mutasi Terinduksi
- Mutasi buatan yang disengaja dibuat untuk kepentingan manusia.
- Untuk merangsang mutasi, digunakan mutagen, umumnya berupa radiasi sinar-sinar yang dihasilkan dari unsur-unsur radioaktif.
- Contoh: berbagai gelombang cahaya pada sinar matahari seperti ultraviolet, infra merah, dan sinar-sinar radioaktif seperti sinar alfa, beta, dan gamma.
- Sinar alfa memiliki daya tembus rendah, sinar beta dapat menembus kulit, dan sinar gamma memiliki daya tembus paling tinggi.
- Mutagen kimia:
- Senyawa-senyawa kimia yang bersifat racun bagi tubuh.
- Contoh: pestisida (DDT), asam nitrit, asam nitrat, agen alkilasi (gas mustard dan dimetil sulfat), benzopyrene, zat digitonin, kolkisin, dan akridin.
- Mutagen biologi:
- Virus dan bakteri.
- Contoh: Virus hepatitis menyebabkan aberasi pada darah dan sumsum tulang. Bakteri patogen pada DNA sel tubuh inangnya.
- Virus dan bakteri.