PSKA PAI 2024/2025 Notes

Materi PSKA PAI 2024/2025

  • 01 Al-Quran dan Hadits
  • 02 Aqidah & Akhlak
  • 03 Fiqh
  • 04 Sejarah

AL-QURAN DAN HADITS

  • 01 Q.S. An-Nisa ayat 1
  • 02 Hadits Keragaman

Q.S. An-Nisa Ayat 1

  • Ayat:
    یٰۤاَیُّھَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍۚ وَّخَلَقَ مِنْھَا زَوْجَھَا وَبَثَّ مِنْھُمَا رِجَالاً كَثِیْرًا وَّنِسَاۤءًۚ وَّاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِھٖ وَالْاَرْحَامَۗ اِنَّ اللهَ كَانَ عَلَیْكُمْ رَقِیْبًا ۝١

Arti Potongan Ayat

  • Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Dia menciptakan darinya pasangannya (Hawa). Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.

Pesan Pokok Surat An-Nisa Ayat 1

  • Allah Swt. memerintahkan untuk bertakwa.
  • Allah Swt. selalu menjaga dan mengawasi setiap hamba-Nya.
  • Semua manusia berasal dari satu sumber, yaitu Adam AS.
  • Allah Swt. menciptakan manusia dengan keragaman suku, bangsa, warna kulit dan Bahasa agar saling mengenal dan mencintai
  • Menjalin silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat

Penerapan Q.S. An-Nisa Ayat 1 dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Menanamkan kasih sayang antarsesama
  • Menjalin persatuan dan kesatuan
  • Bertakwa kepada Allah Swt. dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya
  • Memelihara hubungan kekeluargaan dengan bersilaturahmi
  • Saling membantu sesama dengan cara saling memberi

Hadits Keragaman

  • Rasulullah Saw. bersabda:
    عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قِیْلَ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَیْھِ وَسَلَّمَ أَيُّ الأْ َذْیَانِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ قَالَ الْحَنِیْفِیَّةُ السَّمْحَةُ (رواه البخاري)

Arti Hadits Keragaman

  • Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata; Ditanyakan kepada Rasulullah Saw. "Agama manakah yang paling dicintai oleh Allah?" Rasulullah Saw. bersabda: Yang lurus lagi toleran

Isi Pokok Hadits Keragaman

  • Agama yang paling dicintai Allah Swt. adalah agama yang lurus lagi toleran
  • Islam merupakan agama yang lurus, yaitu agama yang mengajarkan pada jalan yang baik dan benar
  • Islam mengajarkan umatnya untuk menerapkan toleransi terhadap keragaman

Penerapan Hadits Keragaman

  • Berbuat baik kepada siapa saja tanpa memandang suku dan agama
  • Saling menghargai dan menghormati perbedaan.
  • Melaksanakan ajaran agama dengan baik dan benar
  • Mengakui persamaan derajat setiap manusia
  • Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain

AQIDAH DAN AKHLAK

  • Asmaulhusna; As-Samad, Al-Muqtadir, Al-Muqoddim, Al-Baqi’
  • Iman Kepada Qadha dan Qadar
  • Pentingnya pendapat yang logis, introspeksi diri dan menerima perbedaan pendapat
  • Iman Kepada Hari Akhir

ASMA’UL HUSNA

A. AS-SAMAD (Maha Dibutuhkan)
  • Allah Swt. tempat meminta semua kebutuhan, permohonan dan harapan semua makhluk. Orang yang meyakini sifat Allah Swt. ini dirinya tidak meminta, memohon dan berharap kecuali hanya kepada Allah Swt.
  • Allah Swt. memenuhi segala kebutuhan makhluk-Nya karena segala sesuatu bergantung pada-Nya. Allah Swt. selalu ada, tidak makan, minum dan tidur. Allah juga tidak dilahirkan dan melahirkan, tidak ada yang setara dengan-Nya.
  • Firman Allah Swt. tentang As-Samad :
    • Q.S. Al-Ikhlas ayat 1-4
Cara Meneladani Sifat As-Samad
  • Menjadikan Allah Swt. sebagai satu-satunya tempat meminta segala sesuatu
  • Hidup sederhana dan tidak kikir dalam membelanjakan harta
  • Suka membantu orang lain yang membutuhkan
  • Bersikap rendah hati dan tidak sombong kepada orang lain
B. AL-MUQTADIR (Yang Maha Kuasa)
  • Allah Swt. Maha menentukan segala sesuatu menurut kehendak-Nya.
  • Ingatlah, bahwa kekuasaan Allah Swt. meliputi segala sesuatu.
  • Firman Allah Swt. tentang Al-Muqtadir : Q.S. Al-Kahfi ayat 45
Cara Meneladani Asmaulhusna Al-Muqtadir
  • Menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk berbuat kebaikan
  • Meningkatkan kualitas diri
  • Disiplin dalam memanfaatkan waktu
  • Selalu semangat dalam belajar
  • Tidak malu bertanya ketika belajar di kelas
C. AL-MUQADDIM (Maha Mendahulukan)
  • Allah Swt. sebagai Al-Muqaddim selalu mendahulukan petunjuk sebelum peringatan-Nya. Mendahulukan peringatan sebelum siksa-Nya.
  • Setiap hamba yang meneladani sifat Allah Al-Muqaddim hendaklah selalu mendahulukan sesuatu yang mendatangkan kemaslahatan serta menghindari sesuatu yang mendatangkan kemudharatan bagi diri sendiri, keluarga, orang lain dan lingkungan sekitar.
  • Sebagaimana firman Allah Swt. dalam Q.S. Al-Isra ayat 18
Cara Meneladani Sifat Al-Muqaddim
  • Lebih banyak berbuat daripada banyak berangan-angan
  • Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan sendiri
  • Menunjukan kerja keras daripada berputus asa
  • Menunjukan niat belajar yang sungguh-sungguh sebelum menuntut hasil yang baik
  • Menunjukan prestasi yang tinggi sebelum mengharap menjadi juara kelas
  • Melakukan hal-hal yang bermanfaat
D. AL-BAQI’ (Maha Kekal)
  • Keberadaan Allah Swt. kekal dan abadi. Seluruh makhluk akan berakhir masanya bersama waktu yang telah ditentukan untuknya.
  • Sebagaimana Firman Allah Swt. terdapat dalam Q.S. Ar-Rahman ayat 26-27
Cara Meneladani Sifat Al-Baqi’
  • Cinta kepada Allah Swt. lebih besar daripada cinta kepada yang lain
  • Beribadah sebagai bekal untuk kehidupan akhirat
  • Berhati-hati dalam melakukan sesuatu
  • Tidak mencintai dunia secara berlebihan

IMAN KEPADA QADHA DAN QADAR

  • Iman kepada qadha dan qadar termasuk rukun iman yang ke enam.
  • Iman Kepada Qadha Dan Qadar Berarti Mempercayai Dengan Sepenuh Hati Bahwa Allah Swt. Telah Menetapkan Segala Sesuatu Yang Akan Terjadi Pada Setiap Makhluknya.
  • Secara garis besar Qadha dan Qadar kita kenal dengan Taqdir.
Taqdir terbagi 2
  • Taqdir Mubram: Ketentuan dari Allah Swt. yang tidak dapat diubah oleh manusia.
    • Contoh Taqdir Mubram : kematian, jodoh, kelahiran, hari kiamat, bumi itu bulat, jenis kelamin.
  • Taqdir Mu’allaq: Ketentuan Allah Swt. yang dapat diubah oleh manusia dengan cara usaha (ikhtiar) dan berdo’a.
    • Contoh: Orang yang memiliki rezeki sedikit bisa menjadi banyak jika rajin bekerja dan bekerja keras.

IMAN KEPADA HARI AKHIR

  • Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima.
  • Iman kepada hari akhir berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa suatu saat seluruh kehidupan akan hancur. Dan saat itu manusia tidak mempunyai kesempatan lagi untuk melakukan apapun termasuk bertaubat
Nama-nama lain Hari Akhir
  • Yaumul Hisab (Hari Perhitungan)
  • Yaumul Mahsyar (Hari Berkumpulnya manusia)
  • Yaumul Ba’ats (Hari Kebangkitan)
  • Yaumul Qiyaamah (Hari Kiamat)
  • Yaumul Miizan (Hari Pertimbangan)
  • Yaumul Jazaa (Hari Pembalasan)
HARI AKHIR/HARI KIAMAT TERBAGI 2
  • KIAMAT SUGHRO (KIAMAT KECIL)
  • KIAMAT KUBRO (KIAMAT BESAR)
Tanda-tanda kiamat sughro atau kiamat kecil
  • Kejahatan semakin banyak terjadi
  • Perempuan menyerupai laki-laki begitupun sebaliknya
  • Minuman keras menjadi minuman sehari-hari
  • Banyak ‘ulama atau ahli ilmu agama yang meninggal dunia
  • Banyak orang berlomba-lomba mencari kesenangan dunia
  • Banyaknya bencana alam
Tanda-tanda kiamat kubro atau kiamat besar
  • Keluarnya Dajjal
  • Datangnya Imam Mahdi
  • Turunnya Nabi Isa a.s.
  • Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
  • Keluarnya hewan melata yang bisa berbicara
  • Keluarnya api dari Negeri Aden Yaman
  • Dukhon (Kabut asap) selama 40 hari 40 malam
  • Terbitnya matahari dari arah Barat

Pentingnya Pendapat Yang Logis, Introspeksi Diri dan Menerima Perbedaan Pendapat

A. Pentingnya Pendapat Yang Logis
  • Suatu pendapat harus disampaikan dengan logis, artinya pendapat tersebut sesuai dengan logika, benar menurut penalaran dan masuk akal.
  • Pendapat yang disampaikan secara logis harus berdasarkan pada fakta atau kebenaran yang ada. Oleh karena itu, pendapat yang logis dapat dengan mudah dipahami dan diterima oleh orang lain.
B. Introspeksi Diri
  • Introspeksi Diri adalah Peninjauan atau koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, dan kesalahan yang dilakukan oleh diri sendiri
C. Menerima dan Menghargai Perbedaan Pendapat
Contoh Sikap Menghargai Perbedaan Pendapat
  • Tidak mengejek atau menghina pendapat orang lain
  • Mendengarkan orang lain yang sedang berbicara
  • Hindari menganggap pendapat diri sendiri yang paling benar
  • Menerima hasil diskusi atau musyawarah dengan lapang dada

FIQH

  • Ketentuan Puasa Sunah
  • Halal dan Haram dalam Islam
  • Zakat, Infak, Sedekah, dan Hadiah
  • Haji dan Kurban

KETENTUAN PUASA SUNAH

  • Puasa menurut bahasa adalah menahan atau mencegah.
  • Menurut istilah puasa adalah menahan diri dari makan, minum dan hal yang membatalkan puasa serta mengendalikan hawa nafsu dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.
  • Puasa sunah adalah puasa yang tidak diwajibkan, tetapi dianjurkan pelaksanaannya. Umat Islam yang mengerjakan puasa sunah akan mendapatkan pahala dari Allah Swt. dan yang tidak mengerjakan tidak berdosa.
Beberapa Ketentuan Puasa Sunnah yang harus dilakukan:
  • Niat
  • Makan Sahur
  • Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari
  • Menjaga perbuatan dan lisan dari hal-hal yang mengurangi pahala puasa.
  • Memperbanyak amal ibadah
  • Menyegerakan berbuka
  • Dilakukan pada waktu yang diperbolehkan puasa
HIKMAH PUASA SUNAH
  • Meningkatkan iman dan taqwa
  • Melatih kedisplinan, kejujuran dan kesabaran diri
  • Memelihara kesehatan
  • Melatih kesederhanaan dalam hidup

Halal dan Haram dalam Islam

Sebab-sebab Halal dan Haram
  • Zat Makanannya
  • Proses Pengolahannya
  • Proses Mendapatkannya
Makanan yang dilarang di dalam Q.S. Al-Maidah ayat 3
  • Karena Zatnya/wujudnya
    • Bangkai
    • Darah
    • Daging babi
  • Karena sebab
    • yang disembelih atas nama selain Allah Swt.
    • yang tercekik
    • yang dipukul
    • yang terjatuh
    • yang diterkam binatang buas
    • yang disembelih untuk berhala

ZAKAT, INFAK, SEDEKAH, DAN HADIAH

Pengertian Zakat
  • Harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (mustahiq zakat)
Menghitung Zakat fitrah
  • Pak Ari memiliki seorang isteri, 5 orang anak serta seorang kakek dan nenek. Pada akhir bulan Ramadhan, Pak Ari harus mengeluarkan zakat fitrah dan harga beras yang selalu dikonsumsi Pak Ari adalah Rp. 10.000,-/liter. Zakat fitrah yang harus dikeluarkan Pak Ari sebesar . . . .
    9×3,5 L=31,5 L9 \times 3,5 \text{ L} = 31,5 \text{ L}
    31,5 L×Rp. 10.000 = Rp. 315.00031,5 \text{ L} \times \text{Rp. 10.000 = Rp. 315.000}
Infaq
  • Mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki yang mengandung kemaslahatan atau manfaat untuk banyak orang
Yang berhak menerima infaq:
  • Orang tua
  • Kerabat/saudara
  • Anak-anak yatim
  • Orang fakir dan miskin
  • Ibnu sabil (musafir)
Sedekah
  • Pemberian harta secara sukarela kepada seseorang atau suatu lembaga baik berupa materi maupun non materi
Hibah (Hadiah)
  • Adalah pemberian yang diberikan tanpa mengharapkan balasan atau imbalan

HAJI DAN KURBAN

Pengertian Haji
  • Berkunjung ke Baitullah untuk menunaikan beberapa amalan haji seperti ihram, tawaf, sai, dan wukuf di Padang Arafah.
Perintah Haji
  • “…(diantara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalananan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu apapun) dari seluruh alam.” (Q.S. Ali ‘Imran: 97)
Rukun Haji
  • Niat Ihram dari Miqat
  • Thawaf (Mengelilingi ka’bah dimulai dari Hajar Aswad
  • Wukuf di Arafah
  • Sa’i (Lari-lari kecil dari Shafa ke Marwah
  • Tahalul (Mencukur rambut)
  • Tertib (Berurutan)
Pengertian Kurban
  • Ibadah dengan menyembelih hewan kurban dengan niat mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Perintah Kurban
  • Q.S. Al-Kautsar ayat 2
    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ ۝٢
  • Artinya : Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!

SEJARAH

  • KHULAFAUR RASYIDIN (Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib)
  • PERAN MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI
  • PERJANJIAN HUDAIBIYAH DAN FATHU MAKKAH

KHULAFAUR RASYIDIN

1. Khalifah Abu Bakar As-Siddiq R.A.
Jasa-jasa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq
  • Memerangi orang Murtad
  • Memberantas Nabi Palsu
  • Menyadarkan orang yang menolak untuk membayar zakat
  • Pengumpulan dan penulisan ayat Al-Quran
2. Khalifah Umar bin Khattab R.A.
Jasa-jasa Khalifah Umar bin Khattab R.A.
  • Perluasan Wilayah Islam
  • Mengatur administrasi pemerintahan
  • Membuat kalender hijriah
3. Khalifah Usman bin Affan R.A.
Jasa-jasa Khalifah Usman bin Affan R.A.
  • Perluasan Dakwah Islam ke Armenia dan Tunisia (Afrika)
  • Menulis Kembali Mushaf Al-Qur’an
  • Membentuk armada Angkatan laut
4. Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.
Jasa-jasa Khalifah Ali bin Abi Thalib R.A.
  • Mengganti pejabat yang kurang cakap
  • Memajukan ilmu bahasa
  • Mengembalikan fungsi Baitulmal
  • Membangun kota Kufah

PERAN MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI

A. Pengertian Khalifah
  • Khalifah berasal dari kata Bahasa Arab, yang artinya adalah Pengganti / Pemimpin
B. Surah Al-Quran tentang Khalifah
  • Q.S. Al-Baqarah ayat 30
    وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلِٰٕۤكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى ا ارض خلیفة قالو ا اتجعل فیھا من یُّفسد فیھا ویسفك الدِّماء ونحن نسبِّح بحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ ۝٣٠ ل
  • Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Perjanjian Hudaibiyah dan Fathu Makkah

Perjanjian Hudaibiyah
  • Terjadi pada tahun 6 Hijriah.
Isinya:
  • Gencatan senjata selama 10 tahun
  • Rasulullah dan kaumnya harus pulang ke Madinah. Tidak boleh umroh. Umroh dibolehkan di tahun depan
  • Kaum muslimin wajib mengembalikan orang Makkah yang masuk Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW. di Madinah kepada walinya (keluarganya), sedangkan kaum kafir Quraisy tidak wajib mengembalikan orang Madinah yang menjadi pengikut mereka
  • Setiap orang diberi kebebasan untuk memilih menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW atau menjadi bagian dari kaum kafir Quraisy
Fathu Makkah
  • Penaklukan/pembebasan kota Mekah dari orang-orang kafir Quraisy
Cara meneladani peristiwa perjanjian Hudaibiyah dan Fathu Makkah
  • Bersabar dan bersyukur kepada Allah Swt.
  • Menjadi seorang pemaaf
  • Harus berbaik sangka (husnuzhon)