Video Ke-4: Tahap Self Reward/Jumawa dan Cara Mengatasinya
Tahap Self Reward/Jumawa
- Tahap ini muncul setelah melewati fase sakau.
- Merasa jumawa atau seakan-akan otak memberitahu bahwa relapse tidak apa-apa.
- Muncul setelah berhenti PMO selama 2 minggu atau lebih.
- Secara spiritual, disebut sebagai godaan.
- Secara saintifik/logis, ini adalah fase yang umum terjadi pada orang dengan kecanduan impulsif.
- Orang yang kecanduan narkoba membutuhkan rehabilitasi untuk mengontrol kebiasaan mereka.
- Perasaan self-reward ini berbeda dengan sakau.
- Sakau adalah adaptasi tubuh, sedangkan self-reward adalah kompensasi.
- Berpikir, "Gapapa sehari doang, gua udah nahan 2-3 minggu."
- Mindset seperti itu salah besar.
Counter the Anxious (Melawan Rasa Cemas)
- Fokus pada hal yang sifatnya otak dan soft skill.
- Self-reward dan anxious berada dalam satu garis, tetapi di level yang berbeda.
- Self-reward berada di level atas, merasa percaya diri dengan apa yang sudah dilewati.
- Anxious adalah kebalikannya, merasa panik/cemas karena hal yang ingin ditinggalkan/dicapai terasa jauh.
- Lakukan kegiatan yang selama ini membuat nervous.
- Lakukan kegiatan yang ingin dilakukan, tetapi malu, takut, atau tidak percaya diri.
Contoh Kegiatan: Meningkatkan Skill Komunikasi
- Untuk orang yang kecanduan PMO, diasumsikan memiliki masalah dengan skill komunikasi.
- Fokus untuk berbicara dengan lawan jenis.
- Fokus pada kontak mata dan hal-hal penunjang komunikasi lainnya.
- Mungkin menjadi trigger PMO.
- Lakukan hal yang membuat cemas, ini akan berdampak pada self-reward.
- Otak akan merasa bahagia karena mencoba melakukan kegiatan yang membuat nervous.
Pola Distraksi
- Ketika otak fokus pada self-reward, jangan mengiyakan.
- Cari kegiatan lain yang membuat nervous.
- Terjadi peralihan fokus secara badan, otak, atau emosional.
Disclaimer
- Komunikasi dengan lawan jenis mungkin tidak berlaku bagi yang sudah terbiasa.
- Cari kegiatan lain yang ingin dicapai, tetapi takut atau tidak percaya diri untuk melakukannya.