Manajemen Informasi Medika
- Dosen: Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH, DEA, Norma Hermawan, Ph.D., Rasyida Shabihah Z.A. S.T., M.T.
- Bidang: Rekayasa Biomedis
- Tema: Perawatan Kesehatan Berorientasi Pasien
- Minggu: #5
Konsep Utama Dalam Perawatan Kesehatan Berorientasi Pasien
Perawatan Berorientasi Pasien (Personalized Medicine)
- Melihat pasien dari sudut pandang penyedia layanan kesehatan.
- Tujuan: Meningkatkan kepuasan pasien dan hasil medis yang baik.
Perawatan Kesehatan yang Dipimpin Pasien
- Melihat pasien dari sudut pandang pasien itu sendiri.
- Konsep ini mendukung peran aktif pasien dalam proses perawatan.
Perspektif Konseptual Untuk Perawatan Yang Dipimpin Pasien
Konsep Umum
- Pasien sering kali mengalami masa tunggu yang lama dalam menunggu layanan kesehatan. Ini mengindikasikan bahwa mereka mengalami rasa sakit atau ketidakberdayaan saat menunggu pertolongan medis.
Enam Perspektif Konseptual
Pemberdayaan & Keterlibatan
- Kesesuaian antara dokter dan pasien sangat penting untuk meningkatkan hasil yang baik.
- Aspek yang dianalisis:
- Keinginan untuk berbagi informasi
- Pengambilan keputusan
- Keterlibatan perilaku
- Dukungan emosional yang diperlukan dan diberikan
- Ukuran kepuasan pasien yang diperlukan dan diberikan.
- Faktor yang Mempredict Keterlibatan Tinggi: (Diidentifikasi oleh National Patient Safety Agency, Inggris)
- Demografi: Berusia lebih muda, wanita, dan pendidikan tinggi.
- Emosi dan penanganan: Memiliki keterampilan penanganan aktif (resiliensi tinggi).
- Severity of illness: Beragam tergantung individu dan mungkin lebih baik dibandingkan analisis populasi.
- Gejala penyakit: Respons individual terhadap gejala, jenis pengobatan, dan dampak partisipasi pada hasil.
- Pengalaman dan kepercayaan sebelumnya: Mempertimbangkan pengalaman masa lalu akan memengaruhi keinginan individu untuk berpartisipasi.
- Pengetahuan dan kepercayaan dokter: Persepsi dokter tentang keterlibatan pasien dan dampaknya terhadap pengobatan.
- Interaksi dokter-pasien: Interaksi positif meningkatkan keterlibatan pasien.
Koordinasi Perawatan Dan Komunikasi
- Lima topik penting dalam komunikasi dokter-pasien:
- Kehilangan konsentrasi dokter: Memahami sinyal non-verbal dan perilaku selama konsultasi.
- Kebutuhan pasien: Apa yang diinginkan pasien dalam konteks siapa dokter yang baik.
- Pentingnya mendengarkan apa yang diungkapkan pasien.
Apa yang Dapat Dilakukan Pasien | Langkah-langkah untuk mencegah atau mendeteksi kesalahan diagnosa:
- CERITERAKAN CERITA ANDA DENGAN BAIK: Komunikasikan gejala dan waktu secara akurat.
- JAGA CATATAN AKURAT: Catat gejala dan kapan mereka dimulai.
- PASTIKAN Anda tahu hasil tes Anda.
- JANGAN ASUMSI TIADA BERITA ADALAH BERITA BAIK: Tindak lanjuti jika tidak mendapat kabar setelah tes atau janji temu.
- DORONG dokter Anda untuk berpikir lebih luas.
- Mengetahui bahwa mungkin ada ketidakpastian dan diagnosis awal hanya sebagai diagnosis sementara.
- AJUKAN PERTANYAAN INI kepada dokter:
- Apakah Anda bisa meninjau kekhawatiran dan gejala utama saya?
- Seberapa yakin Anda dengan diagnosisnya?
- Tes tambahan apa yang mungkin membantu untuk lebih meyakinkan?
- Apakah tes yang Anda usulkan akan mengubah rencana perawatan?
- Apakah ada temuan atau gejala yang tidak sesuai dengan diagnosis Anda?
- Apa kemungkinan penyebab lain?
- Bisakah Anda memfasilitasi pendapat kedua dengan memberikan catatan medis?
- Kapan saya diharapkan melihat hasil tes saya?
- Sumber daya apa yang dapat Anda rekomendasikan bagi saya untuk mempelajari lebih lanjut tentang diagnosis?
Model Pembayaran Pasien
- Perawatan kesehatan yang tepat di AS (dan di negara lain) berarti memiliki asuransi untuk mengunjungi dokter dengan sedikit atau tanpa biaya dari kantong sendiri.
- Orang yang memiliki asuransi tidak dikenakan biaya sebanyak yang tidak memiliki asuransi.
- Bagi yang tidak memiliki asuransi, terdapat Affordable Care Act (ACA).
- Kekurangan ACA: Biaya dapat meningkat untuk banyak orang dengan adanya populasi yang tidak terjamin sebelumnya.
Tipe-Tipe Analisis Data Kesehatan
- Analisis Deskriptif: Memahami tren historis.
- Analisis Prediktif: Meramalkan masa depan.
- Analisis Preskriptif: Menemukan strategi baru.
- Analisis Penemuan: Menentukan apa yang akan dieksplorasi berikutnya.
Pendidikan Pasien dan Mandiri Dalam Mengambil Keputusan
- Pasien dapat melakukan tinjauan literatur sebelum mengunjungi dokter.
- Pengetahuan hasil studi analitik prediktif dapat membantu pasien membuat keputusan lebih baik.
- Pasien dapat sangat paham tentang penelitian dalam penyakit atau gangguan.