Neural Network - Fungsi Aktivasi dan Proses Pembelajaran
Fungsi Aktivasi Neural Network
Argumen Fungsi Aktivasi
Argumen dari fungsi aktivasi adalah net masukan, yang merupakan kombinasi linear dari masukan dan bobotnya.
Jika , maka fungsi aktivasinya adalah .
Jenis-Jenis Fungsi Aktivasi
Fungsi Biner Hard Limit
Fungsi Biner Threshold
Fungsi Bipolar (Symmetric Hard Limit)
Fungsi Bipolar Threshold
Fungsi Linear (Identitas)
Fungsi Saturating Linear
Fungsi Symmetric Saturating Linear
Fungsi Sigmoid Biner
Fungsi Sigmoid Bipolar
Fungsi Sigmoid dan Tanh Non Linear
Fungsi ReLU Non Linear
Fungsi Biner Hard Limit
Definisi:
Biner Threshold / Fungsi Heaviside
Definisi:
Bipolar (Symmetric Hard Limit)
Definisi:
Threshold
Definisi:
Linear (Identitas)
Dapat dianggap sebagai fungsi aktivasi “default” dari sebuah neuron.
Jika sebuah neuron menggunakan fungsi linear, maka keluarannya adalah weighted sum dari input + bias.
Fungsi Saturating Linear
Definisi:
Fungsi Symmetric Saturating Linear
Definisi:
Fungsi Sigmoid Biner
Definisi:
Turunan:
Fungsi Sigmoid Bipolar
Definisi:
Turunan:
Fungsi Sigmoid dan Tanh (Non Linear)
Sigmoid memiliki rentang antara 0 hingga 1.
Tanh memiliki rentang antara -1 hingga 1.
Keduanya sering digunakan untuk klasifikasi 2 class atau kelompok data.
Fungsi Aktivasi untuk Arsitektur Convolusion (ReLU - Non-Linear)
ReLU pada dasarnya melakukan “threshold” dari 0 hingga infinity.
ReLU dapat menutupi kelemahan Sigmoid dan Tanh.
Pelatihan Jaringan
Klasifikasi Jaringan Saraf Tiruan
Berdasarkan cara memodifikasi/encoding/decoding:
Supervised-Feedforward: JST dibimbing dalam penyimpanan pengetahuan, sinyal diteruskan tanpa umpan balik.
Unsupervised-Feedforward: JST tidak dibimbing, sinyal diteruskan tanpa umpan balik.
Unsupervised-Feedback: JST tidak dibimbing, sinyal diteruskan dengan umpan balik.
Supervised-Feedback: JST dibimbing, sinyal diteruskan dengan umpan balik.
Konsep Pelatihan Neural Network
Jaringan menerima input data dan menghasilkan output (prediksi).
Output dibandingkan dengan target/truth untuk menghitung loss/error.
Backpropagation digunakan untuk memperbarui bobot berdasarkan error.
Konsep JST yang Diawasi (Supervised)
JST diberi masukan, dan keluarannya ditentukan oleh pengajar.
JST menyesuaikan bobot sinapsis selama proses.
Konsep JST Tanpa Diawasi (Unsupervised)
Kebalikan dari supervised, JST mengatur keluarannya secara mandiri sesuai aturan yang dimiliki.
Konsep JST Feedforward
Hasil outputnya sudah dapat diketahui sebelumnya.
Konsep JST Feedback
Lebih dinamis, kondisi jaringan selalu berubah sampai diperoleh keseimbangan.
Model Pembelajaran JST
Pembelajaran dengan supervised:
Contoh Model: McCulloch Pitts, Perceptron, Multi Layer Perceptron, Backpropagation, ADALINE, MADALINE
Pembelajaran Unsupervised:
Contoh Model: model Hebbian, Kohonen, Learning Vector Quantization (LVQ), Hopfield.