BAB II: SUMBER RADIASI
1. Dasar Fisika Radiasi
Sumber Radiasi Alam
- Radiasi terbagi menjadi beberapa kategori:
- Radiasi Kosmik
- Radiasi Terestrial
- Radiasi Internal
2. Sumber Radiasi Kosmik
- Terdiri dari partikel dan sinar berenergi tinggi, bisa mencapai .
- Menghasilkan radionuklida cosmogenic seperti:
- (Karbon-14)
- (Berilium-7)
- (Natrium-22)
- (Tritium)
- Intensitas radiasi tergantung ketinggian:
- Semakin tinggi posisi, semakin besar radiasi
- Dipengaruhi oleh medan magnet bumi:
- Medan magnet bumi di daerah kutub lebih kuat, maka radiasi yang diterima di kutub lebih kecil daripada di daerah katulistiwa.
3. Sumber Radiasi Terestrial
- Dipancarkan secara alami oleh radionuklida dalam kerak bumi.
- Disebut primordial dengan waktu paruh .
- Sudah ada sejak terbentuknya bumi.
- Sumber terbesar dari radiasi terestrial adalah Radon () dan Thoron ().
- Intensitas radiasi bergantung kepada konsentrasi sumber radiasi dalam kerak bumi.
4. Sumber Radiasi Dalam Tubuh
- Radiasi hadir dalam tubuh manusia sejak lahir atau masuk melalui makanan, minuman, pernapasan, atau luka.
- Terutama berasal dari radionuklida berikut:
- (Karbon-14)
- (Tritium)
- (Kalium-40)
- Radon
- Sumber lain seperti:
- (Timah-210)
- (Polonium-210)
- Unsur lain seperti biasanya ditemukan dalam buah-buahan.
5. Sumber Radiasi Buatan
- Zat Radioaktif:
- Pembuatan radionuklida dapat dilakukan melalui:
- Reaksi inti antara nuklida yang tidak radioaktif dengan neutron (reaksi fisi di dalam reaktor atom)
- Aktivasi neutron
- Penembakan nuklida yang tidak radioaktif dengan partikel atau ion cepat.
- Biasanya memancarkan jenis radiasi: Alpha, beta, gamma, dan neutron.
6. Contoh Reaksi Radiasi Buatan
- Reaksi berikut memproduksi jenis dari berbagai pemancar:
- ^{13} ext{Al}{27} + ext{n} ightarrow ^{11} ext{Na}{24} + ext{α} (Pemancar Alpha)
- ^{14} ext{Si}{31} + ext{n} ightarrow ^{15} ext{P}{32} + ext{β}^{-} (Pemancar Beta)
- ^{27} ext{Co}{59} + ext{n} ightarrow ^{28} ext{Ni}{60} + ext{β}^{-} + ext{γ} (Pemancar Gamma)
- ^{95} ext{Am}{241} ightarrow ^{93} ext{Np}{237} + ext{α}
- ^{4} ext{Be}{9} + ext{α} ightarrow ^{6} ext{C}{12} + ext{n} (Pemancar Neutron)
RADIOISOTOP
- Beberapa radionuklida dan waktu paruhnya:
- : 12.26 tahun
- : 57.30 tahun
- : 1.28 x tahun
- : 5 x tahun
- : 1.41 x tahun
- : 7.1 x tahun
- : 4.51 x tahun
- : 15 hari
- : 8.2 hari
- : 5.26 tahun
- : 28.1 tahun
- : 55 detik
- : 8.07 hari
- : 30.23 tahun
- : 24.4 tahun
7. Pembangkit Radiasi Pengion
- Alat untuk mempercepat partikel bermuatan (ion).
- Produksi zat radioaktif dengan proton berenergi tinggi serta sinar-X berenergi tinggi.
- Contoh:
- Akselerator Linier (LINAC): lintasan garis lurus.
- Cyclotron: lintasan berbentuk lingkaran.
8. Pembangkit Sinar-X
- Menggunakan tabung untuk menghasilkan sinar-X.
- Menghasilkan sinar-X melalui interaksi elektron dengan target.
9. Mekanisme Pembangkitan Sinar-X
- Saat arus elektron menembak target, energi kinetik diubah menjadi energi lain (terutama panas), dan sebagian kecil menjadi sinar-X.
- Elemen kunci:
- Katoda: menghasilkan elektron.
- Anoda: tempat tumbukan elektron.
- Percepatan elektron sesuai dengan bedan potensial antara katoda dan anoda.
10. Proses Pembangkitan Sinar-X
- Mekanisme:
- Arus elektron difokuskan pada anoda.
- Elektron dipercepat menuju anoda.
- Energi kinetik sebagian besar menjadi panas, sebagian kecil menjadi sinar-X.
11. Kuantitas Sin-X
- Mengukur intensitas mentransmisikan radiasi, diukur dalam satuan:
- atau
- Dapat juga diukur dalam , , atau , , .
12. Faktor yang Mempengaruhi Kuantitas Sinar-X
- Pengaruh yang dihasilkan dari pembangkitan sinar-X adalah:
- Arus tabung (mA) mempengaruhi kuantitas, tidak mempengaruhi kualitas.
- Tegangan tabung (kV) mempengaruhi baik kuantitas maupun kualitas.
- Penambahan filtrasi menurunkan kuantitas sinar-X dan meningkatkan kualitas.
13. Rangkuman
- Sumber Radiasi dapat dibedakan atas sumber radiasi alam dan buatan.
- Sumber Radiasi alam terdiri dari sumber kosmik, terestrial, dan internal.
- Sumber Radiasi buatan mencakup radionuklida, pesawat sinar-X, akselerator, dan reaktor nuklir.
- Radionuklida buatan dihasilkan melalui reaksi fisi, aktivasi neutron, dan penembakan partikel.