Hipotesis dan Error

HIPOTESIS DAN ERROR DALAM PENELITIAN

Definisi Hipotesis

Hipotesis, berasal dari kata “hipotesis”, adalah dugaan awal atau sementara, atau penjelasan yang mungkin untuk suatu peristiwa.

Jenis-jenis Hipotesis

Hipotesis Statistik
  • H0: Hipotesis nol

  • H1: Hipotesis alternatif

Hipotesis Penelitian
  • Positif: Menyatakan ada hubungan/pengaruh/ perbedaan.

  • Negatif: Menyatakan tidak ada hubungan/pengaruh/perbedaan.

Hipotesis dalam Penelitian

  • Hipotesis Statistik adalah jawaban dari uji statistik yang dilakukan.

  • Hipotesis Penelitian adalah jawaban sementara dari pertanyaan penelitian atau perumusan mengenai sifat atau hubungan yang terjadi dalam proposisi.

  • Terdapat dua macam hipotesis: negatif dan positif.

Penjelasan Hipotesis Negatif dan Positif

Hipotesis Negatif

Jawaban sementara yang menyatakan tidak ada hubungan/pengaruh atau perbedaan.

Hipotesis Positif

Ada hubungan/pengaruh/perbedaan:

  1. Ada beda status gizi siswa laki-laki dan perempuan.

  2. Berat badan lahir (BBL) bayi ibu merokok lebih kecil dari BBL bayi ibu yang tidak merokok.

Syarat Hipotesis yang Baik

  1. Mempunyai sifat deklaratif.

  2. Konsisten dengan pertanyaan penelitian.

  3. Untuk penelitian analitik.

  4. Menyatakan hubungan antar variabel.

  5. Hanya ada satu variabel tergantung.

  6. Dapat diuji, sederhana, sesuai dengan fakta, dan menerangkan fakta.

Error Dalam Penelitian

Definisi Error

Error adalah penyimpangan, ketidakakuratan, atau perbedaan antara nilai yang terukur/diperoleh dalam data dengan nilai sebenarnya dari populasi yang diteliti.

Error dapat bersifat acak atau sistematis.

Pengujian Keputusan
  1. Keadaan sebenarnya: H0 benar/tidak ada (benar (1-α)) vs H0 salah/ada.

  2. Menerima H0:
       - Benar (1-α)
       - Tipe II (β)

  3. Menolak H0:
       - Tipe I (α)
       - Benar (1-β)

Confidence Interval

Confidence interval adalah rentang antara dua nilai di mana rerata sampel ada ditengah-tengahnya. Tujuannya untuk mengetahui seberapa akurat suatu rerata sampel mewakili rerata populasi.

Tipe Kesalahan I

  • Kesalahan menolak H0 padahal H0 benar.

  • Menyatakan ada beda/pengaruh/hubungan walau sebenarnya tidak ada (α).

  • Tingkat signifikansi/kemanakan.

Batasan Kesalahan Tipe I

Nilai α merupakan nilai batas toleransi peluang salah dalam menolak H0, di mana batas maksimal kesalahan menolak H0 adalah batas maksimal salah menyatakan adanya perbedaan. Jika derajat kepercayaan (confidence interval) adalah 95%, maka:
1CI=0,051-CI = 0,05
Artinya 5 dari 100 kesimpulan/pengujian akan menolak hipotesis yang seharusnya diterima, atau 95% percaya bahwa kesimpulan yang dibuat benar.

Kejadian Dianggap Terlalu Banyak

Bila terjadi lebih dari 5 kali, maka dianggap terlalu banyak untuk menolak H0. Nilai maksimal yang masih dapat ditolerir pada α komunitas ilmiah adalah 5% atau 0,05

Tipe Kesalahan II

  • Kesalahan dalam menerima H0 padahal H0 seharusnya ditolak.

  • Peneliti berdasarkan uji statistik menyatakan tidak ada beda/pengaruh/hubungan padahal di dalam populasi sebenarnya ada.

  • Kesalahan tipe II maksimal yang dapat ditolerir adalah 20% atau 0,2.

Rumus untuk Menentukan Power Penelitian

Power penelitian adalah kemampuan menolak H0 di mana H0 memang harus ditolak, jadi kemampuan menyatakan ada beda/pengaruh/hubungan dengan rumus:
1β1 - \beta

Nilai Z

  • Z adalah nilai baku.

  • Besar z di mana α = 0,05 adalah 1,96 dua arah

  • Untuk satu arah 1,64.

  • Besar zβ di mana β = 0,20 adalah 0,84.

Rumus Besar Sampel

Rumus untuk menghitung besar sampel adalah:
n=racZ2(1p)pNd2(N1)+Z2p(1p)n = rac{Z^2(1-p)pN}{d^2(N-1) + Z^2 p(1-p)}

Jenis Penelitian
  1. Non eksperimen (komparasi)

  2. Non eksperimen (korelasi)

  3. Non eksperimen kategori

  4. Rule of Thumb (ZZBI)