Catatan Fisiologi untuk Persiapan Ujian
- Nama Dosen: Dr. Anthony Liu
- Departemen: Fisiologi, AHMU
- Kontak: 15956964174 (Tel/Wechat), QQ: 370099601, Ruang: 305/306 BMB
Penghargaan Nobel
- Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran diberikan sejak 1901 kepada penelitian luar biasa yang berkaitan dengan fisika, kimia, fisiologi, sastra, perdamaian, dan ilmu ekonomi.
- Alfred Nobel: (1833-1896)
Pentingnya Fisiologi
- Fisiologi mendukung berbagai bidang kedokteran, seperti:
- Dermatologi
- Oftalmologi
- Psikiatri
- Stomatologi
- Anaestesiologi
- Neurologi
- Ginekologi
- Bedah
- Pediatri
- Ilmu Keperawatan
Definisi dan Pembelajaran Fisiologi
- Fisiologi adalah studi mekanisme (fungsi) dari organisme hidup.
- Asal kata: Dari kata Yunani "physis" (alam) dan "logos" (kata).
- Cara belajar: Dari struktur ke fungsi dan dari generalitas ke individualitas.
Sistem Organ dalam Tubuh
- Terdapat 11 sistem organ:
- Sistem integumen
- Sistem pernapasan
- Sistem musculoskeletal
- Sistem saraf
- Sistem endokrin
- Sistem imun
- Sistem pencernaan
- Sistem sirkulasi
- Sistem urin
- Sistem reproduksi
Tingkatan Penelitian Fisiologi
- Tingkatan dasar:
- Sel sebagai unit kehidupan terkecil.
- Setiap organ terdiri dari banyak sel
- Setiap jenis sel khusus untuk fungsi tertentu.
Karakteristik Dasar Organisme Hidup
- Metabolisme
- Excitability
- Reproduksi
Excitability dalam Fisiologi
- Kemampuan organisme hidup untuk merespons rangsangan ditentukan sebagai "excitability".
- Excitability mengacu pada kemampuan untuk menghasilkan Action Potential (AP).
Distribusi Cairan Tubuh
- Total massa tubuh: 70 kg
- Cairan tubuh:
- Kadar Air Total: 42 L (60%)
- Cairan Intraseluler (ICF): 28 L (40%)
- Cairan Ekstraseluler (ECF): 14 L (20%)
- Plasma: 3.5 L
- Cairan interstitial: 11 L
Homeostasis
- Definisi: Stabilitas variabel fisiologis dalam cairan ekstraseluler.
- Variabel fisiologis yang perlu dipertahankan:
- PO2 dan PCO2
- Nilai pH
- Konsentrasi elektrolit dan glukosa
- Suhu
- Volume darah, osmolaritas, dan tekanan darah
Pentingnya Homeostasis
- Mempertahankan homeostasis penting untuk kesehatan tubuh.
- Ketidakstabilan homeostasis dapat menyebabkan patofisiologi.
Sistem Umpan Balik dalam Fisiologi
- Sistem Umpan Balik Negatif:
- Mengembalikan variabel ke level normal.
- Sistem Umpan Balik Positif:
- Memperkuat respon fisiologis, misalnya pada proses melahirkan.
Umpan Balik Negatif dalam Peningkatan Tekanan Darah
- Tekanan darah jatuh (stimulus).
- Reseptor merespons dan mengirim sinyal.
- Pusat pengintegrasian di otak mengatur aktivitas efektor untuk meningkatkan tekanan darah.
Regulasi Hormonal vs. Saraf
- Sistem Saraf: Mengatur aktivitas otot dan sekresi (respon cepat).
- Sistem Hormonal: Mengatur banyak fungsi metabolik (respon lambat).
- Hubungan keduanya saling melengkapi.
Regulasi Otomatis
- Contoh: Otomatisasi aliran darah ginjal.
Kesimpulan
- Fisiologi sangat penting dalam kedokteran dan pemahaman kesehatan tubuh, dengan berbagai sistem interaksi dan regulasi yang kompleks.