Sistem Reproduksi Manusia 🦈๋࣭⭑

Sistem Reproduksi Manusia

Pubertas

  • Masa transisi dari anak ke dewasa, mempersiapkan tubuh untuk reproduksi.

  • Wanita: usia 11-15 tahun, Pria: usia 12-18 tahun.

  • Dipengaruhi oleh hormon.

  • Tanda-tanda pubertas bagi kedua gender:

    • Pertumbuhan meningkat

    • Rambut di kemaluan dan ketiak

    • Bau badan

    • Perubahan emosional

    • Mulai tertarik kepada lawan jenis

Tanda Pubertas pada Wanita
  • Pinggul membesar

  • Payudara membesar

  • Menstruasi

  • Tumbuh rambut di sekitar tubuh

Tanda Pubertas pada Pria
  • Suara mendalam

  • Alat reproduksi membesar

  • Testis mulai produksi sperma

  • Bahu melebar

  • Rambut di badan dan sekitar wajah & dada

Hormon

Hormon pada Wanita
  • FSH (Folicle Stimulating Hormone): Pematangan sel ovum

  • LH (Luteinizing Hormone): Memicu ovulasi

  • Estrogen & Progesteron: Menebal & mempertahankan dinding rahim, mempersiapkan kehamilan

Hormon pada Pria
  • Testosteron: Pengatur perkembangan organ reproduksi pria

Organ Reproduksi Wanita

  • Tuba Fallopi/Oviduk: Jalur dari ovarium ke uterus, tempat fertilisasi

  • Infundibulum: Menangkap sel telur matang

  • Ovarium: Menghasilkan sel telur & hormon estrogen

  • Vagina: Tempat keluarnya bayi

  • Fimbirae: Menangkap sel telur untuk diangkut oleh tuba fallopi

  • Uterus: Tempat berkembangnya janin

  • Dinding uterus/Endometrium: Melebur saat menstruasi, mempersiapkan janin

  • Serviks: Melindungi rahim dari bakteri & benda asing

Siklus Menstruasi

  1. Hari 1-4: Menstruasi, dinding rahim meluruh & berdarah

  2. Hari 6-14 (Folikular): Hormon dari otak sinyalkan folikel telur untuk tumbuh, estrogen keluar, dinding menebal lagi

  3. Hari 14/15-19 (Ovulasi): Hormon LH & FSH meningkat, sel telur dilepaskan

  4. Hari 20-28 (Luteal): Telur menuju uterus, hormon berbeda dikeluarkan dari folikel kosong, menahan ketebalan dinding uterus untuk embrio

Organ Reproduksi Pria

  • Penis: Alat kopulasi & tempat keluarnya urin & sperma

  • Skrotum: Kulit testis, mengatur suhu untuk produksi sperma

  • Vas deferens: Menyalurkan sperma ke urethra

  • Urethra: Saluran kencing & sperma

  • Kelenjar prostat: Menghasilkan nutrisi bagi sel sperma

  • Vesikula seminalis: Menghasilkan cairan menunjang sel sperma/semen

  • Testis: Menghasilkan sperma & hormon Testosteron

  • Epididimis: Tempat menahan/pematangan sperma

Gangguan & Penyakit Manusia

HIV/AIDS

  • Penyebab: Virus HIV

  • Gejala:

    • Demam berulang

    • Sakit kepala

    • Kelelahan

    • Pembengkakan kelenjar getah bening

    • Ruam & nyeri otot

    • Hilang nafsu makan

    • Sariawan

    • Radang tenggorokan

    • Diare lebih dari 1 minggu

  • Pencegahan:

    • Tidak melakukan seks bebas

    • Tidak berganti-ganti pasangan

    • Menghindari narkoba

    • Menjaga kebersihan pribadi

Chlamydia

  • Penyebab: Bakteri Chlamydia trachomatis

  • Gejala:

    • Cairan keluar dari organ kemaluan

    • Luka pada organ kemaluan

    • Rasa terbakar saat BAK

  • Pencegahan:

    • Tidak berganti-ganti pasangan

    • Pemeriksaan rutin

    • Menghindari douching

    • Menggunakan alat pengaman saat berhubungan

Herpes

  • Penyebab: Virus Herpesviridae

  • Gejala:

    • Luka & kedekatan kulit terinfeksi

    • Rasa gatal/iritasi

    • Cairan bening melepuh

    • Ruam lepuh di beberapa sisi tubuh

    • Sensasi gatal & panas terbakar

  • Pencegahan:

    • Jangan berbagi barang yang dapat menyebarkan virus

    • Tidak melakukan seks saat gejala muncul

    • Menggunakan proteksi saat berhubungan

    • Membersihkan diri secara rutin

Gonorea

  • Penyebab: Bakteri Nisseria Gonorrhea

  • Gejala:

    • Kencing nanah

    • Sensasi terbakar saat BAK

    • Pembengkakan testis

    • Keputihan tidak biasa

    • Nyeri perut/panggul

    • Pendarahan luar siklus menstruasi

    • Gatal nyeri & cairan dari anus

  • Pencegahan:

    • Tes IMS rutin

    • Menggunakan kondom/proteksi lain

    • Antibiotik (oral/suntikan)

Sifilis

  • Penyebab: Bakteri Treponema pallidum

  • Gejala:

    • Luka pada alat kelamin, dubur, bibir, atau mulut

    • Pembengkakan kelenjar getah bening

    • Ruam pada telapak tangan dan kaki

  • Pencegahan:

    • Menghindari hubungan seks sembarangan

    • Tidak mengonsumsi alkohol & NAPZA

    • Screening sifilis

    • Menggunakan proteksi saat berhubungan