Komunikasi Massa Media
Hypodermic Needles Theory
Hypodermic needles theory menjelaskan bahwa media dapat mempengaruhi massa secaralangsung seakan-akan audiens tersebut disuntikkan informasi secara langsung ke otakmereka. Teori ini seringkali disebut juga sebagai magic bullet theory.
Konsep Teori
1. Audiens pasif dan mudah dipengaruhi
2. Pengaruh media langsung dan kuat
3.Media sebagai "peluru ajaib" yang menembakkan pesan ke audiens atau menyuntikkanpesan ke audiens
Sejarah
Dimulai dari munculnya Teori Behaviorisme pada awal tahun 1900-an yang mempelajariperubahan perilaku yang dapat diamati. Selain itu, pada perang dunia I mulai dilakukanpropaganda untuk memberitahukan kondisi perang, maupun agar masyarakat dari suatunegara Bersatu untuk membela negara mereka.
Seiring berjalannya waktu, radio memilliki peran dalam menguatkan teori ini. Hal inidisebabkan dari adanya Fireside Chats Franklin D Roosevelt yang mempengaruhi opinipublic terkait situasi politik pada masa itu. Franklin menyebutkan berbagai program dan idenya secara langsung pada publik.
Selain itu terdapat propaganda Nazi oleh Hitler yang menyebarkan paham anti-semitismeyang membuat masyarakat Jerman pada saat itu memiliki prasangka buruk dan bahkanmembenci kaum Yahudi.
Pada perkembangannya, teori ini mendapat kritikan dan penolakan. Muncullah teori Two-Step Flow Theory dan Limited Effect theory yang menyatakan bahwa audiens tidaklah pasifdan homogen. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat dan tidak hanya darimedia.
Agenda Setting Theory
Agenda Setting Theory adalah sebuah ide dimana media massa menunjukkan bahwa media dengan kemampuannya dalam mengidentifikasi dan mempublikasi kan isu yang dapatmenarik perhatian pemerintahan setempat dan organisasi international.
Penerapan Teori
1. Penekanan pada suatu topik (Berita disaring oleh media agar masyarakat fokus pada topik tertentu)
2. Pemberian bingkai berita (Media memilih kata, narasi dan pov untuk masyarakat)
3. Penentuan durasi dan jumlah berita (Waktu ditentukan agar suatu topik dianggappenting bagi masyarakat)
4. Penggunaan medsos (Media membentuk opini publik melalui medsos)
Tingkatan teori
1. Level pertama berupaya membangun isu umum dan membentuk cara masyarakatberpikir.
2. Level kedua menentukan isu umum penting dan bagaimana orang harus memikirkanisu tsb.
Proses Teori
1. Seleksi isu media
2. Penekanan/prioritas (frekuensi berita)
3. Pembingkaian (Cara media menyajikan isu)
Hal yang mempengaruhi teori ini: gatekeeping, Interaksi antara media, pemerintah, dan publik, Media Tradisional vs. Media Sosial
Contoh
1. Demo di Indonesia: Media dapat membentuk persepsi publik dengan pemberitaan yang berbeda.
2. Membangun citra perusahaan: Media dapat digunakan untuk membentuk citra positifperusahaan dan tokoh bisnis.
USES AND GRATIFICATIONS THEORY
Teori komunikasi massa yang membahas efek media pada manusia yang menjelaskanbagaimana seseorang menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Sejarah Teori
• sejarah teori Uses and Gratifications berakar pada tahun 1940-an, awalnya diamati padapendengar radio.
• Pada tahun 1948, Lasswell memperkenalkan perspektif makro-sosiologis.
• Tahun 1950-1970-an menandai pergeseran ke arah mengeksplorasi variabel sosial danpsikologis yang menunjukkan pola konsumsi kepuasan.
• tahun 1980-an-1990-an, penelitian U&G menanggapi kritik dengan menyempurnakanmetodologi, melakukan analisis komparatif, dan memperlakukan penggunaan media sebagai fenomena komunikasi dan fenomena komunikasi dan sosial yang terintegrasi.
Contoh
Penyesuaian tontonan dengan kebutuhan khalayak, misalnya:
• seseorang membutuhkan hiburan, maka ia akan memilih menonton film atau acara komedi.
• Seseorang menonton berita atau tayangan information untuk memenuhi kebutuhaninformasi.
Cultivation Theory
Teori kultivasi adalah teori sosial yang meneliti efek jangka panjang dari televisi pada khalayak Kata 'cultivation' sendiri merujuk pada proses kumulatif di mana televisimenanamkan suatu keyakinan tentang realitas sosial kepada khalayaknya.
Konsep Teori
TV sebagai Storyteller Dominan
Dalam masyarakat modern, televisi menggantikan peran cerita rakyat dan mitologi dalammembentuk pandangan orang tentang realitas. Hal ini karena TV terus menampilkan temayang sama penonton yang sering menonton akhirnya mulai mempercayai bahwa itu adalahgambaran dunia yang nyata.
Contohnya: Berita" yang selalu menampilkan Afrika sebagai lahan gersang dan orang orangnya masih primitif sedangkan aslinya lebih maju dari yang disampaikan.
Efek Jangka Panjang
Cultivation Theory menekankan pengaruh kumulatif. Jika seseorang menonton televisiselama bertahun-tahun, pandangannya terhadap dunia akan semakin dipengaruhi oleh kontenyang sering ia lihat.
Contohnya: anak2 yang sering menonton adegan kekerasan menjadi menormalisasi bermaindengan cara kekerasan atau fisik.
Proses Cultivation
1. Mainstreaming: Pemirsa dari berbagai latar belakang akan mulai memiliki pandanganyang lebih seragam karena terpapar konten media yang sama.
2. Resonance: Jika pengalaman seseorang sesuai dengan apa yang ditampilkan di media, pengaruh media menjadi lebih kuat.
3. Mean World Syndrome: yaitu ketika orang yang sering menonton kekerasan di TV mulai percaya bahwa dunia lebih berbahaya dari kenyataannya.
Cultural Imperialism Theory
Imperialisme budaya merupakan hegemoni ekonomi, teknologi dan budaya.
Hegemoni, dalam konteks politik dan sosial, adalah dominasi atau kepemimpinan yang kuatdari satu kelompok atau negara atas kelompok atau negara lain, yang dicapai melaluipengaruh budaya, ideologi, dan bukan hanya dengan kekuasaan fisik.
Budaya dominan, biasanya dari negara atau kelompok yang lebih kuat mendominasi budayalain yang lebih lemah.
Konsep/Pemahaman
Komunitas yang memaksakan dengan paksa. memperluas otoritas cara hidupnya terhadappopulasi lain dengan mengubah atau mengganti aspek-aspek.
Dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ada pada konsumsi media (film, berita), Konsumerisme (Merek dan produk global), Bahasa
Contoh Imperialisme Budaya
• Popularitas global film-film Hollywood dan acara TV Amerika
• Penyebaran tren mode Barat
• Dominasi bahasa Inggris dalam bisnis dan akademik internasional
• Pengaruh genre musik Amerika seperti pop dan hip-hop