Obat Angina_dr Herni

PERAWATAN ANGINA PECTORIS

DR Herni Suprapti dr MKes
Maret 2026

Definisi Angina Pectoris

  • Angina pectoris adalah rasa sakit yang menyerupai tercekik atau tekanan yang disebabkan oleh iskemia jantung.

  • Lokasi nyeri biasanya di daerah substernal, tetapi terkadang dapat dirasakan di leher, bahu dan lengan, atau epigastrium.

  • Wanita cenderung mengembangkan angina pada usia yang lebih tua dibandingkan pria dan kurang mungkin mengalami nyeri substernal klasik.

Strategi Pengobatan Angina

  • Obat yang digunakan dalam pengobatan angina menerapkan dua strategi utama:

    • Pengurangan kebutuhan oksigen.

    • Peningkatan aliran oksigen ke miokardium.

Obat yang Digunakan dalam Angina Pectoris

  • Vasodilator

  • Depresan jantung

  • Bloker kalsium

  • Nitrates

    • Durasi lama (nitrogliserin transdermal)

    • Durasi menengah (nitrogliserin oral)

    • Durasi pendek (nitrogliserin sublingual)

  • Obat lain

    • Modifikator metabolisme; penghambat laju.

Istilah Penting yang Perlu Dipelajari

  • Angina Effort: angina pectoris yang disebabkan oleh usaha, lega setelah istirahat.

  • Angina Vasospastik: angina yang dipicu oleh spasme reversibel pembuluh koroner, sering kali saat istirahat.

  • Nitrate Tolerance, Tachyphylaxis: kehilangan efek vasodilator setelah paparan berkepanjangan.

  • Unstable Angina: peningkatan frekuensi dan keparahan serangan angina, dapat menjadi sindrom koroner akut.

PATOFISIOLOGI ANGINA

Jenis-jenis Angina
  1. Angina Aterosklerotik (Classic Angina)

    • Dikenal sebagai angina usaha, terkait dengan plak atheromatous yang menyumbat satu atau lebih arteri koroner.

    • Muncul saat aktivitas meningkat, menghasilkan akumulasi metabolit yang merangsang nyeri miokardium.

    • Biasanya lega dengan istirahat dalam waktu 15 menit.

  2. Angina Vasospastik (Prinzmetal Angina)

    • Menghasilkan kurang dari 10% kasus angina.

    • Melibatkan spasme reversibel arteri koroner, biasanya di sekitar plak aterosklerotik.

    • Spasme ini dapat terjadi kapan saja, bahkan saat tidur.

  3. Angina Tidak Stabil (Crescendo Angina)

    • Merupakan manifestasi sindrom koroner akut.

    • Ditandai dengan peningkatan frekuensi dan keparahan serangan.

    • Diperkirakan sebagai pendahulu MI (infark miokard) dan dianggap sebagai keadaan darurat medis.

DETERMINAN KEBUTUHAN OKSIGEN KARDIAK

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Oksigen
  • Preload: tekanan pengisian diastolik, tergantung pada volume darah dan nada vena.

  • Afterload: hambatan terhadap ejeksi volume darah, tergantung pada tekanan darah arteri dan kekakuan arteri.

  • Kekuatan Kontraksi Jantung: mempengaruhi kebutuhan oksigen miokardium.

STRATEGI TERAPI ANGINA

Peningkatan Aliran Oksigen
  • Dapat dilakukan melalui revascularisasi, bypass grafting, atau penggunaan nitrates.

Pengurangan Kebutuhan Oksigen
  • Tercapai melalui penggunaan nitrates, beta-blockers, dan calcium channel blockers untuk mengurangi beban kerja jantung.

Obat Nitrates
  • Klasifikasi dan Farmakokinetik

    • Nitrogliserin, bentuk sublingual untuk serangan akut (10-20 menit).

    • Bentuk transdermal untuk profilaksis (8-10 jam).

Mekanisme Kerja Nitrates
  • Melepaskan nitrat oksida (NO) yang menyebabkan relaksasi otot polos melalui peningkatan cGMP.

Efek Sistem Organ
  1. Kardiovaskular: Relaksasi pembuluh darah mengurangi ukuran jantung dan meningkatkan aliran darah koroner.

  2. Organ Lain: Relaksasi otot polos di saluran pernapasan dan saluran pencernaan, tetapi efek ini tidak signifikan secara klinis.

Efek Samping dan Interaksi
  • Efek samping umum dari nitrates meliputi takikardia, hipotensi ortostatik, dan sakit kepala.

  • Interaksi dengan sildenafil dapat menyebabkan hipotensi berbahaya.

Toksisitas Nitrates dan Nitrites

  • Nitrit dapat menyebabkan methemoglobinemia pada konsentrasi darah tinggi.

  • Nitrates tidak menyebabkan methemoglobinemia, tetapi dapat menyebabkan "Monday disease" akibat paparan kronis.

Terapi Non-Farmakologis

  • Reseptor koroner dapat dibaik melalui CABG dan angioplasty, yang merupakan tindakan penting dalam pengobatan angina berat.