Ringkasan Ajaran Sosial Gereja

Ajaran Sosial Gereja

  • Respon Gereja terhadap permasalahan sosial.
  • Hubungan Gereja dan Dunia:
    • Sebelum Konsili Vatikan II: Dunia dipandang negatif.
    • Setelah Konsili Vatikan II: Dunia dipelihara oleh kasih Tuhan.
    • Misi Gereja: Mewartakan Kerajaan Allah.
    • Gereja menjadi terang, garam, dan ragi bagi dunia.
  • Gaudium et Spes: Gereja bekerjasama membangun masyarakat yang baik.
  • Ensiklik:
    • Rerum Novarum: Kondisi kerja dan buruh (Paus Leo XIII, 1891).
    • Fratelli Tuti: Persaudaraan dan persahabatan sosial (Paus Fransiskus, 2020).
    • Laudato Si: Isu ekologi (Paus Fransiskus, 2015).
    • Quadragesimo Anno: Kritik kapitalisme dan komunisme (Paus Pius XI, 1931).
  • Manusia hidup setelah pembuahan.
  • 3 Hak Manusia: Asasi, Sipil, Gerejawi.
  • Budaya Kasih: Mengampuni, memaafkan, cinta damai.
  • HAM dalam Kitab Suci.

Budaya Kasih dan HAM

  • Yesus dan perempuan yang berzinah: Memberi kesempatan bertobat.
  • Hukum Yahudi: Perempuan dirajam.
  • Kekerasan bertentangan dengan kasih, hidup adalah milik Allah.
  • Jenis-jenis Kekerasan:
    • Psikologis: Gangguan psikis, contoh: kebohongan sistematis.
    • Gender: Pelecehan seksual, KDRT.
    • Agama: Fanatisme, fundamentalisme.
    • Struktural: Marginalisasi, korupsi.
  • Aborsi: Pelanggaran HAM, dosa besar.
    • Abortus Alamiah: Bukan tindak kriminal.
    • Abortus Provocatus: Tindak kriminal.
  • Ekskomunikasi Otomatis: Hukuman untuk dosa berat.
  • Euthanasia (pembunuhan penuh kasih):
    • Compulsory: Diputuskan orang lain.
    • Voluntary: Diputuskan pasien.
    • Aktif: Tindakan langsung.
    • Pasif: Pemberian dosis tinggi.
  • Hukuman Mati:
    • Hukum Sipil: Tergantung negara.
    • Hukum Positif/Moral: Tidak boleh.
    • Hukum Gereja: Tidak boleh (bertentangan dengan HAM).
  • Contoh Kasus: Dennisse, Felicia, dan dukun beranak mendapat Ekskomunikasi Otomatis.