Catatan Kuliah Tamu: Pengelolaan Sistem Informasi di Universitas Indonesia
Perkenalan
Pada sesi kuliah tamu kali ini, Bapak Daru Kusumo dari Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi (DSTI) Universitas Indonesia (UI) menyampaikan materi mengenai pengelolaan sistem informasi dan teknologi informasi di lingkungan UI.
Konteks Mata Kuliah
Mata kuliah yang dibahas adalah Manajemen Sistem Informasi, yang diampu oleh dua dosen: Bu Nilam untuk kelas A dan Pak Daru untuk kelas B. Mahasiswa diharapkan dapat menyimak materi dengan baik dan membuat rangkuman setelahnya.
Tren Teknologi dan Perkembangan Organisasi
Pak Daru menjelaskan tentang perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat sejak tahun 2010 hingga sekarang. Beberapa contoh perusahaan yang bertransformasi digital termasuk DBS Bank, Gojek, Netflix, dan banyak perusahaan teknologi lainnya.
Waktu untuk Mencapai Pengguna
Lebih jauh, Pak Daru membahas bagaimana waktu yang dibutuhkan oleh aplikasi untuk mencapai satu juta pengguna semakin berkurang. Misalnya, Netflix membutuhkan waktu 35 tahun untuk mencapai satu juta pengguna, sedangkan aplikasi seperti Spotify hanya membutuhkan lima bulan, dan aplikasi baru seperti Trade hanya membutuhkan satu jam.
Generatif AI dan Dampaknya
Salah satu pembahasan penting adalah munculnya aplikasi Generatif AI, seperti ChatGPT dan DeepSik, yang mengubah cara pengguna memanfaatkan teknologi.
DeepSik
DeepSik dianggap lebih cerdas dan cepat dibandingkan dengan AI lainnya. Memiliki biaya operasional yang lebih rendah dan didukung oleh startup dari Tiongkok. Ini berlawanan dengan investasi besar yang dibutuhkan oleh OpenAI untuk ChatGPT. Keberhasilan DeepSik menarik perhatian investor dan merubah peta industri teknologi.
Kasus Intel dan Nvidia
Pak Daru juga menyoroti perbandingan antara Intel dan Nvidia, di mana Intel mengalami penurunan karena kesalahan strategisnya, sementara Nvidia berhasil mengambil posisi pasar yang lebih baik dengan berfokus pada GPU dan AI. Intel, yang dulu mendominasi pasar, kini kalah oleh Nvidia yang memiliki nilai pasar yang jauh lebih tinggi.
Pentingnya Inovasi
Inovasi dan adaptasi terhadap perubahan pasar adalah kunci kesuksesan, dan ketidaksiapan Intel untuk beradaptasi menjadi pelajaran mengenai pentingnya tetap relevan dalam teknologi.
Visi dan Misi UI 2025-2029
Berbicara mengenai UI, Pak Daru mengungkapkan bahwa ada rencana strategis untuk periode 2025-2029 yang lebih fokus pada pengembangan infrastruktur TI dan digital kampus.
Fokus pada Financial dan Tata Kelola
Dengan menggunakan metode balance scorecard, UI berupaya mengubah pandangan bahwa keuangan hanya sebagai pendukung. Prioritas sekarang adalah bagaimana UI bisa mandiri secara finansial melalui aktivitas yang meningkatkan kewirausahaan.
Transformasi Digital
Dari sisi transformasi digital, UI harus bisa melakukan reengineering pada proses bisnis agar bisa bersaing secara global. Ini termasuk memperkuat infrastruktur TI dan menjamin bahwa setiap proses dalam bisnis bisa terintegrasi sempurna.
Business Process Reengineering
Proses ini penting agar fungsi-fungsi yang ada di dalam UI bisa berjalan dengan lebih efisien dan efektif. Pak Daru menekankan bahwa perlu ada konsolidasi data dan sistem agar tidak terjadi redundansi dan kesalahan informasi.
Sistem dan Infrastruktur
Dalam usaha UI untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, berbagai inisiatif telah dirancang untuk memperkuat sistem dan infrastruktur TI, termasuk penggunaan teknologi terbaru.
Tata Kelola dan Keamanan
Bapak Daru juga menjelaskan pentingnya tata kelola yang baik terkait dengan manajemen risiko dan keamanan data agar tidak terjadi insiden seperti kebocoran data yang pernah dialami UI di masa lalu.
Penutup
Sesi diskusi yang diadakan setelah pemaparan menunjukkan bahwa mahasiswa sangat antusias dan banyak bertanya mengenai praktis implementasi teknologi di dalam kampus. Dengan pembaruan teknologi yang terus dilakukan, Pak Daru berharap UI bisa terus bersaing dan memberikan yang terbaik bagi mahasiswanya.