Materi UAS Tes Kognitif[1]
TIKI, TKD, TIU, TINTUM
1. Pengertian
TIKI: Tes Intelligensia Kognitif Indonesia
TKD: Tes Kemampuan Dasar
TIU: Tes Intelegensia Umum
TINTUM: Tes Inteligensi Umum
2. Sejarah TIKI
Penyusunan dilakukan di Indonesia, hasil kerjasama antara Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran dan Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda.
Dipublikasikan pada tahun 1976.
Ditulis oleh 5 ahli (Prof. Dr. P. J. D. Drent, B. Dengah, Dr. N. Bleichodt, Soemarto, P. Poespadibrata).
Tujuan: Mengukur standar inteligensi di Indonesia dengan alat tes berdasarkan norma Indonesia.
TIKI dibagi menjadi tiga: TIKI Dasar (untuk SD), TIKI Menengah (SMP dan SMA), dan TIKI Tinggi (mahasiswa dan dewasa).
3. Sejarah TKD dan TINTUM
TINTUM "66": Tes Inteligensi Umum pertama kali diperkenalkan pada 1966.
Direvisi menjadi TINTUM "69" pada 1969.
TINTUM "69" terbukti valid untuk mengukur kemampuan diferensial.
Dikenal sebagai Tes Kemampuan Diferensial (TKD).
Berdasarkan teori ‘multiple-factor’ Thurstone.
4. Sejarah TIU
Digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual atau akademis.
Mempersiapkan seleksi masuk sekolah, CPNS, BUMN, dsb.
Belum banyak sumber yang menjelaskan sejarah TIU.
5. Aspek yang Digali oleh TIKI
Arithmetic: Kecepatan dan ketepatan berhitung.
Component: Daya konsentrasi.
Word Relation: Penilaian realitas.
Figure Classification: Kemampuan klasifikasi dan abstraksi non-verbal.
Number Series: Daya berpikir induktif.
Accuracy and Speed: Ketelitian dan ketajaman persepsi.
Visualization: Daya bayang ruang.
Spatial Orientation: Kemampuan membayangkan.
Verbal Analogies: Fleksibilitas dan kedalaman berpikir.
6. Aspek yang Digali oleh TKD
Spatial: Kemampuan ruang.
Verbal Comprehension: Penalaran verbal.
Perceptual Speed: Kecepatan persepsi.
General Reasoning: Penalaran umum.
Numerical: Kemampuan numerik.
7. Aspek yang Digali TIU
Menilai kemampuan verbal, numerik, dan figural.
8. Spesifikasi TIKI
Terdiri dari tiga kelompok: TIKI Dasar, Menengah, dan Tinggi.
Mengukur tingkat kecerdasan dengan standar Indonesia dalam bentuk IQ.
9. Spesifikasi TKD
Mengukur kemampuan umum diferensial.
Terdapat 10 subtes yang mengukur 5 kemampuan mental primer.
10. Administrasi Tes
A. Administrasi Test TIKI
Memerlukan buku soal, lembar jawaban, dan instruksi pengisian.
Waktu total 100 menit untuk semua subtes TIKI.
B. Administrasi Test TKD
Memerlukan buku soal, lembar jawaban, dan manual.
Tidak ada penulisan di buku soal.
C. Administrasi Tes TIU
Membutuhkan buku soal, lembar jawaban, dan alat tulis.
11. Skoring
A. Skoring TIKI
Hitung jawaban benar dan bandingkan dengan norma untuk menentukan IQ.
B. Skoring TKD
Menilai berdasarkan kunci jawaban dari subtes.
Terdapat nilai tertinggi di setiap subtes.
C. Skoring TIU
Setiap jawaban benar diberi nilai 1; salah diberi nilai 0.
12. Interpretasi IQ
Menentukan taraf kecerdasan berdasarkan total raw score.
Kesimpulan
TIGA alat tes: TIKI, TKD, TIU, masing-masing memiliki tujuan dan spesifikasi yang berbeda.
Pentingnya pengadministrasian, skoring yang akurat untuk hasil yang valid dan relevan sesuai konteks Indonesia.